Cara Masak Daging Sapi Biar Empuk serta Tips Mengolah Daging Sapi

cara masak daging sapi biar empuk

Cara Masak Daging Sapi Biar Empuk- Saat mengolah daging sapi, tentu saja kita tidak bisa sembarangan karena selain harganya yang lumayan mahal, bahan pangan yang satu ini juga mudah sekali rusak.

Daging adalah salah satu sumber protein hewani yang banyak disukai dari mulai anak-anak sampai orang dewasa.

Selain sebagai sumber protein, daging sapi juga ternyata bisa menjadi sumber lemak lho. Dalam 100 gram daging ternyata ada sekitar 26 gram protein dan 15 gram lemak. Lumayan banyak bukan?

Jadi, tentu kita perlu hati-hati dalam mengonsumsi dan juga mengolah bahan yang satu ini.

Kalau bicara masalah kandungan gizi, daging memiliki banyak, mulai dari vitamin dan mineral. Daging mengandung vitamin D, zinc, fosfor, dan zat besi, dll, yang semua itu tentu sangat baik untuk tubuh kita.

Dengan banyaknya kandungan gizi yang baik untuk tubuh, maka kita perlu mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara memilih daging sapi yang baik.

Tips Memilih Daging Sapi

cara masak daging sapi biar empuk

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan saat akan memilih daging yang baik.

  • Ketika akan membeli daging sapi, jangan mudah tergoda dengan harga yang murah dari harga pasar. Karena, bisa saja harga yang murah itu kualitasnya kurang baik.
  • Pilih daging yang warnanya merah dan tidak berair.
  • Daging yang bagus memiliki tingkat kekenyalan yang cukup dan aromanya segar, kamu bisa mengetesnya dengan cara menekannya.
  • Sebaiknya pilihlah daging yang dipotong berdasarkan bagian tubuhnya. Karena, jika berbeda bagian tubuh daging tersebut, tentu akan berbeda pula cara mengolahnya dan akan dijadikan masakan apa.

Manfaat Daging Sapi

cara masak daging sapi biar empuk

1. Kaya protein dan zat besi

Protein hewani yang terkandung didalam daging sapi bermanfaat untuk memperbaiki sel tubuh yang rusak, sampai meningkatkan fungsi otak.

Sedangkan zat besi berfungsi sebagai pengikat oksigen dalam tubuh, membantu proses metabolisme, dan juga menjaga suhu tubuh agar tetap stabil.

2. Dapat mencegah stroke dan diabetes

Sel-sel syaraf dalam tubuh membutuhkan banyak oksigen. Dengan mengkonsumsi daging sapi secara rutin dan pengolahan yang tepat, kadar insulin bisa tercukupi, sehingga kita terhindar dari risiko diabetes.

3. Meningkatkan sistem imun

Gizi dan nutrisi dalam daging sapi sangat baik untuk semua orang, terutama yang aktif berkegiatan. Sebab, bisa meningkatkan daya tahan tubuh atau sistem imun, jadi tidak mudah terserang penyakit.

4. Menjaga berat badan ideal

Daging sapi mengandung banyak protein. Oleh sebab itu, memakan daging sangat disarankan untuk orang-orang yang sedang diet, karena kalori bisa terbakar oleh protein yang mampu meningkatkan metabolisme dan menahan rasa lapar.

Pilihlah daging sapi dengan lemak yang sedikit atau non-lemak, supaya diet lebih maksimal.

5. Mempercepat peyembuhan luka

Protein yang ada dalam daging sapi pun bisa mempercepat penyembuhan luka. Salah satu penyebab dari luka infeksi paling umum adalah terhambatnya penyaluran oksigen ke jaringan yang rusak.

Kekurangan mineral dapat menunda pembentukan dan perbaikan jaringan. Mineral berperan sangat penting dalam penyembuhan, karena berperan mendistribusikan oksigen lewat darah.

6. Membantu fungsi jantung

Dengan porsi yang tepat, daging sapi tanpa lemak sangatlah baik untuk kesehatan jantung. Memakan daging sapi dengan olahan yang benar, seperti direbus atau dipanggang, dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

7. Menjaga kesehatan kulit

Kandungan mineral dan nutrisi dalam daging sapi dapat membantu regenerasi kulit agar tidak kusam, menghilangkan noda hitam pada wajah, dan juga mencegah penuaan dini.

Zat antikarsinogenik yang ada didalam daging sapi juga mampu mencegah pertumbuhan kanker, termasuk kanker kulit.

Tetapi selain manfaat, daging sapi juga dapat memberikan efek negatif jika dikonsumsi berlebihan.

Efek Negatif Mengkonsumsi Daging Sapi Secara Berlebihan

cara masak daging sapi biar empuk

1. Dehidrasi

Menurut penelitian  dari University of Connecticut, terlalu banyak memakan daging sapidapat menyebabkan dehidrasi karena protein tinggi menyebabkan ginjal memproduksi urine yang lebih pekat. Dehidrasi dapat menyebabkan kulit menjadi kering, nafsu makan bertambah, dan tubuh mudah lemas. Selain itu, dehidrasi juga dapat menyebabkan sakit kepala.


2. Bau badan

Studi yang dipublikasi di jurnal Chemical Senses menunjukkan bahwa orang yang tidak memakan daging memiliki bau badan yang lebih baik daripada orang yang terlalu banyak memakan daging.


3. Sembelit

Menurut ahli diet Jenn LaVardera, terlalu banyak memakan daging dapat menyebabkan sembelit karena daging tidak memiliki serat yang dapat membantu melancarkan pencernaan. Karena itu, untuk mencegah sembelit setelah banyak memakan daging, kombinasikan masakan dagingmu dengan banyak sayuran dan makanlah buah-buahan setelah memakan daging.


4. Penglihatan yang memburuk

Lemak jenuh dalam daging bisa menjadi bahaya bagi pembuluh darah kecil pada mata sehingga dapat meningkatkan risiko kerusakan penglihatan, kata ahli gizi Julie Upton.


5. Tulang yang lemah

Terlalu banyak mengkonsumsi protein dapat menyebabkan kehilangan kalsium yang penting untuk kekuatan tulang. Karena itu, saat mengkonsumsi daging dalam jumlah yang banyak, maka asupan kalsiumnya juga harus diperhatikan.


6. Pusing dan cepat lelah

Ahli gizi Carrie Gabriel mengatakan bahwa daging sulit dicerna dan tubuh akan membutuhkan tenaga yang besar untuk mencerna daging. Karena itu, saat memakan terlalu banyak daging, tubuh akan cepat merasa lelah dan pusing.


7. Bau mulut

Ketika memakan terlalu banyak protein dan kurang karbohidrat, tubuh akan melepaskan zat yang disebut ketones yang menjadi sumber tenaga bagi tubuh. Ketones dapat terlepas melalui napas dan menyebabkan mulut menjadi berbau tidak sedap.


8. Masalah pencernaan

Organ pencernaan manusia menyimpan berbagai bakteri yang penting untuk tubuh. Bakteri-bakteri tersebut membutuhkan berbagai nutrisi seperti karbohidrat kompleks serta serat dari sayur, buah-buahan, dan biji-bijian. Apabila terlalu banyak memakan daging yang biasanya mengandung protein tinggi namun rendah serat, maka pencernaan akan bermasalah karena bakteri dalam perut yang tidak cukup mendapatkan nutrisi serat tersebut.

Sekarang kita masuk ke tips masak daging sapi biar empuk.

Tips Masak Daging Sapi Biar Empuk

1. Cara Mencuci Daging

cara masak daging sapi biar empuk

Tips masak daging sapi biar empuk yang pertama adalah cara mencuci daging. Ketika akan memasak daging, jangan merendam atau mencuci daging terlalu lama.

Perendaman dan pencucian yang lama bisa menghilangkan kandungan gizi yang ada pada daging sapi.

Daging yang direndam terlalu lama juga akan menjadi berwarna pucat dan juga terlihat tidak segar. Selain itu, ketika daging direndam terlalu lama, daging akan menjadi keras setelah dimasak.

Jika kamu membekukan daging di dalam freezer, lebih baik mendiamkan daging di dalam suhu ruang. Janganlah merendamnya di dalam air, karena daging akan berwarna pucat.

Kamu bisa mendiamkan daging pada bagian bawah kulkas ketika malam hari, baru kemudian mendiamkan daging di suhu ruang saat pagi hari sebelum daging dimasak.

2. Cara Memotong yang Baik

cara masak daging sapi biar empuk

Tips masak daging sapi biar empuk yang kedua adalah cara memotong yang baik. Saat masih mentah, daging memiliki takstur yang alot, contohnya saja seperti daging kambing, daging sapi, atau daging kerbau.

Ketika memotong daging yang mentah, potonglah daging secara melintang atau melawan arah serat. Hal ini dimaksudkan agar nanti saat dimasak, daging tidak menempel dan daging akan menjadi lebih empuk.

3. Cara Memasak Daging

cara masak daging sapi biar empuk

Tips masak daging sapi biar empuk yang ketiga  adalah cara memasak daging. Cara memasak daging ini tentu berbeda-beda sesuai dengan bagaimana kita akan memasaknya.

Contohnya saja seperti cara mengolah dengan merebus, tentu akan berbeda dengan menggoreng.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan ketika mengolah daging berdasarkan cara memasaknya.

1. Mengolah Daging Dengan Cara Direbus

Pertama-tama potong daging bagian sandung lamur atau bagian perut, karena bagian ini biasanya lebih liat dan keras teksturnya. Mengolah daging bagian ini tentu akan membutuhkan waktu yang lebih lama agar daging menjadi lebih lunak.

Memotong daging pun jangan terlalu besar agar lebih cepat empuk dan bumbunya juga akan cepat meresap.

Jangan masukkan daging ketika air belum mendidih. Masukkan daging ketika air sudah mendidih, kemudian setelah daging mulai lunak, masak menggunakan api kecil hingga daging matang dengan sempurna.

2. Mengolah Daging Dengan Cara Ditumis

Kalau kamu ingin memasak daging sapi dengan cara ditumis, pilihlah daging has dalam. Potong daging has dalam tersebut menjadi tipis, jangan  sampai terlalu tebal dan besar.

Sebelum ditumis, bumbui dulu dagingnya dengan garam, merica, dan minyak zaitun, baru kemudian masukkan daging ke dalam wajan.

Saat mulai menumis, gunakan api yang besar, agar tercipta suhu tinggi dan waktu menumis lebih cepat.

3. Mengolah Daging Dengan Cara Dipanggang

Cara mengolah daging dengan dipanggang lebih baik jika memilih bagian paha. Potong daging bagian paha tersebut dengan melawan serat dan dengan ukuran yang agak besar.

Rendam daging sapi yang sudah dipotong ke dalam bumbu selama kurang lebih 2 jam. Setelah itu, letakkan daging ke dalam wadah tahan panas dan masukkan ke dalam oven. Set oven pada suhu 190-200 °C dan waktu memanggangnya antara 2-3 jam.

4. Mengolah Daging Dengan Cara Dibakar

Bagian daging yang biasanya diolah dengan cara dibakar adalah daging has dalam. Setelah menyiapkan daging has dalam, potong kecil dan rendam di dalam bumbu selama 1-2 jam agar bumbu benar-benar meresap.

Tusuk daging menggunakan tusuk sate, satu tusuk bisa sampai 4 potong daging, tergantung pada ukuran potongan dagingnya. Setelah itu baru daging dibakar di atas bara api.

5. Mengolah Daging Dengan Cara Digoreng

Pilihlah bagian daging has dalam dan rebus dalam air yang sudah diberi bumbu sampai benar-benar empuk. Setelah itu potong daging dengan ketebalan antara 1,2-2 cm, potonglah dengan melawan serat daging.

Setelah dipotong, pukul-pukul daging menggunakan pemukul daging. Lalu goreng dalam minyak yang banyak pada temperatur yang sedang.

Cara Masak Daging Sapi Biar Empuk

Memasak daging sapi hingga empuk biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama. Tapi, dengan menggunakan beberapa tips menggempukkan daging, waktu untuk memasak bisa dipersingkat.

Memasak daging dan membuatnya jadi empuk tentu saja menjadi keinginan banyak orang. Tapi bagaimana caranya? Nah, berikut adalah cara-cara membuat daging menjadi empuk biar dimakan jadi lebih enak.

1. Jahe

cara masak daging sapi biar empuk

Ternyata jahe bisa digunakan untuk cara masak daging sapi biar empuk. Jahe mengandung enzim proteolitik atau protease yang dapat mengurai ikatan protein pada daging sapi.

Ketika protein di dalam daging sapi terurai, maka daging akan menjadi lebih empuk.

Pertama parut terlebih dahulu jahe, baru kemudian lumuri daging dengan parutan jahe dan diamkan selam 30 menit.

Setelah 30 menit barulah daging bisa kamu masak. Tapi ingat, agar tidak terlalu terasa jahenya, cuci dulu dagingnya sampai bersih.

2. Nanas

cara masak daging sapi biar empuk

Nanas juga bisa digunakan untuk cara masak daging sapi biar empuk. Salah satu cara yang sudah sangat lama dikenal dapat mengempukkan daging adalah dengan menggunakan nanas.

Nanas mengandung enzim yang bernama bromelin, enzim ini juga tentu dapat mengurai ikatan protein.

Kamu bisa mencampur potongan daging dengan parutan nanas, tapi jangan teralu lama. Karena, saya pernah punya pengalaman, ketika akan membuat sate, saya mencampurkan potongan daging dengan parutan nanas.

Ketika mendiamkan daging terlalu lama bersama dengan parutan nanas, dagingnya menjadi benar-benar empuk ketika dipanggang. Bahkan, daging menjadi sangat tipis setelah matang, kebanyakan meleleh saat dipanggang.

3. Daun Pepaya

cara masak daging sapi biar empuk

Selain nanas, kamu juga bisa menggunakan daun pepaya untuk mengempukkan daging saat dimasak nanti. Di dalam daun pepaya terdapat enzim papain yang juga dapat mengempukkan daging.

Cara menggunakan daun pepaya ini cukuplah mudah, kamu cuma perlu meremas daun pepaya muda kemudian membungkus daging menggunakan daun pepaya tersebut.

Diamkan selama kurang lebih 30 menit, setelah itu cuci sampai bersih lalu tiriskan.

4. Buah Kiwi

cara masak daging sapi biar empuk

Ya, buah kiwi memang merupakan salah satu buah yang juga bisa mengempukkan daging. Buah kiwi mengandung enzim actinidin yang mampu membuat daging jadi cepat empuk.

Caranya adalah dengan meremas-remas dan mengoleskan buah kiwi yang sudah hancur ke potongan daging yang akan dimasak. Untuk 1 kilogram daging biasanya diperlukan 1 hingga 1 ½ butir kiwi, dan diamkan selama 1-2 jam sebelum dimasak.

5. Kulit Pisang

cara masak daging sapi biar empuk

Alternatif lain untuk mengempukkan daging adalah dengan menggunakan kulit pisang. Kandungan bahan aktif alami di dalam kulit pisang bisa membantu menguraikan protein dalam daging, sehingga daging bisa empuk lebih cepat.

Untungnya lagi, selain mengempukkan daging, kulit pisang juga bisa membuat daging yang diolah tidak kering dan tidak berubah cita rasanya.

Caranya adalah ambil saja beberapa kulit pisang, lalu tutupkan pada daging dan diamkan selama 30 menit – 1 jam.

6. Beras

cara masak daging sapi biar empuk

Bila bahan-bahan untuk mengempukkan daging yang telah disebutkan di atas tidak ada, kita juga bisa memanfaatkan beras. Memasukkan segenggam beras pada air rebusan daging.

Bila beras itu hancur bercampur dengan daging sapi, berarti daging atau buntut sudah empuk.

Tata Cara Masak Daging Sapi Biar Empuk

1. Potong daging melintang

cara masak daging sapi biar empuk

Tata Cara Masak Daging Sapi Biar Empuk yang pertama adalah potong daging melintang. Cara memotong daging juga mempengaruhi empuk atau tidaknya.

Nah agar daging bisa empuk, potonglah daging melawan alur urat dan seratnya.

2. Pukul-pukul daging

cara masak daging sapi biar empuk

Cara lain agar daging sapi empuk yakni dipukul-pukul. Cara ini mampu melemaskan otot-otot daging sapi. Dengan cara dipukul-pukul serat-seratnya dapat lebih lembut dan empuk setelah dimasak.

Untuk alat pukulnya dapat menggunakan palu atau tangan kosong.

3. Beri bumbu

cara masak daging sapi biar empuk

Tata cara masak daging sapi biar empuk selanjutnya adalah beri bumbu. Membumbui daging sapi sebelum dimasak ternyata bisa membuat daging sapi lebih empuk.

Apalagi bumbu yang banyak mengandung asam seperti cuka. Bahan itu membuat daging sapi tidak alot.

4. Atur suhu saat masak

cara masak daging sapi biar empuk

Daging sapi yang dimasak terlalu matang akan membuat daging sulit dikunyah atau alot.

Untuk mendapatkan daging yang empuk masaklah daging dengan temperatur 145 derajat fahrenheit.

5. Masak perlahan

cara masak daging sapi biar empuk

Tata cara masak daging sapi biar empuk yang terakhir adalah masak perlahan. Masak lah daing sapi secara perlahan.Daging dapat lebih empuk dan sedap jika dimasak secara perlahan.

Namun hati-hati jangan dimasak terlalu lama karena justru membuat daging lebih alot.

Sekian cara masak daging sapi biar empuk yang bisa penulis lintas usaha berikan. Selain itu silahkan di cek juga resep makanan ringan untuk dijual. Semoga bermanfaat.