
Banyak orang yang mulai tergiur untuk melakukan ternak sapi perah. Peternak mulai sadar dengan keunggulan yang diberikan dari budidaya sapi perah. Untuk pemula Anda bisa mulai dengan sejumlah faktor penting mulai dari memilih bibit sampai perawatan yang cukup mudah.
Bagi Anda yang tertarik untuk budidaya sapi jenis ini, Anda perlu memahami jika ada sejumlah faktor kegagalan yang bisa menggagalkan budidaya sapi perah. Faktor selanjutnya, agar sapi perah tidak stres dan merasa nyaman Anda bisa mulai dengan lingkungan yang nyaman dan aman untuk ternak sapi.
Nah, berikut ini adalah beberapa cara merawat sapi perah yang baik dan benar untuk pemula yang bisa Anda lakukan.
Saat Anda mulai ingin membudidayakan sapi perah maka Anda bisa dengan mulai pada tahapan dasar untuk budidaya sapi perah. Misalnya dengan menyesuaikan lokasi dan kandang yang cocok untuk sapi, pemilihan bibit dan masih ada banyak lagi.
Simaklah penjelasan berikut ini untuk mengetahui cara merawat sapi perah yang baik untuk pemula dan hal dasar yang perlu diketahui.
Hal pertama yang Anda lakukan dalam usaha ternak sapi perah adalah pemilihan lokasi kandangnya. Lokasi ideal untuk peternakan sapi ada di dataran tinggi, umumnya berada di daerah yang agak terpenicl dari pemukiman penduduk tapi masih bisa diakses dengan kendaraan.
Jarak minimal antaran kandang sapi dengan penduduk sebaiknya kurang lebih dari 10 meter. Selain itu, perlu dipastikan pula jika kandang bisa mendapat paparan sinar matahari agar menjaga kesehatan hewan ternak.
Anda juga dapat memastikan jika kandang untuk jantan dan betina mempunyai perbedaan keduanya. Anda juga harus memastikan ketinggian kandang yang manda ada pada ukuran antara 2 sampai 2,5 meter dari permukaan tanah.
Suhu yang ideal untuk sapi penghasil sapi berkisar 25 sampai 40 derajat celcius, dengan tingkat kelembapan yang sesuai sekitar 70%.
Setelah Anda menentukan lokasi dan kandang yang cocok untuk sapi perah yang akan diternakkan, kini Anda perlu menentukan pemilihan bibit sapi perah. Nah berikut ini ada beberapa ciri sapi perah yang baik, sebagai berikut:
Anda juga perlu memperhatikan makanan atau pakan untuk sapi perah Anda. Anda bisa mulai dengan pakan berupa daun jagung, jerami padi, rumput gajah, rumput raja dan dedaunan.
Untuk pakan hijauan, Anda bisa dengan mudah memberikan pada siang hari sesudah proses pemerahan dalam jumlah sekitar 30 sampai 50 kg per hari. Semantara itu, pakan tambahan seperti konsesntrat bisa diberikan sebanyak 2%.
Sapi betina yang sedang menyusui anak perlu tambahan pakan sekitar 25% hijauan dan pakan konsentrat. Untuk bisa meningkatkan produksi susu lebih baik, sebagiknya Anda menambahkan pakan hijauan atau rumput dengan kacang-kacangan. Pastikan juga berikan akses air minum secara bebas.
Perawatan terbaik perlu diperhatikan sebab bisa membuat sapi terhindar dari serangan penyakit. Sama halnya dengan kotoran pada sapi, Anda bisa perhatikan agar tidak membuat kandang jasi lebih bau dan menjadi sumber penyebab penyakit pada sapi.
Untuk menjaga kesehatan sapi, Anda juga perlu memberikan air minum yang baik agar bisa menyesuaikan pada kesehatan sapi perah.
Kegiatan panen susu ini juga menjadi hal yang penting, sebab sapi perah tak hanya bisa diambil susunya, namun juga bisa menghasilkan produk lain seperti kulit dan daging.
Hewan ternak ini bisa menghasilkan kulit dan daging yang cukup bagus untuk keperluan manusia. Untuk menghasilkan daging sapi yang berkualitas Anda juga harus tahu cara merawat sapi agar cepat gemuk. Selain itu, kotoran hewan ternak ini juga bisa jadi pupuk yang baik untuk tumbuhan dan tanaman.
Nah itulah beberapa cara merawat sapi perah yang baik untuk Anda yang ingin memulai bisnis ternak sapi perah.