Pupuk Nitrophoska

Pupuk nitrophoska, seperti yang diketahui merupakan salah satu bagian penting untuk membantu perkembangan tumbuhan. Berbagai macam jenis pupuk mulai dari organik dan anorganik masing-masing mempunyai manfaat.

 

Pupuk Nitrophoska, Apa saja Manfaatnya?

pupuk nitrophoska

Pupuk di gunakan sebagai media untuk membantu pertumbuhan tanaman. Peran penting inilah yang membuat tanaman cepat besar dan terhindar dari berbagai penyakit. namun apakah pengertiannya? berikut adalah penjelasannya.

Pengertian

Pupuk ini termasuk ke dalam jenis pupuk anorganik, yang di gunakan untuk membantu perkembangan penyuburan tanaman, dan dapat dijadikan sebagai pupuk dasar serta susulan. Bentuk fisik pupuk ini adalah seperti butiran granul yang memiliki warna biru pudar.

Kandungan

Mengandung semua unsur makro yang dibutuhkan tanaman. Namun juga harus di perhatikan dosis pemberian pupuk ini, berikut adalah petunjuk penggunaan kandungan pupuk.

  • Nitrogen 15 persen
  • Amonium -9 persen
  • Fosfat 15 persen
  • Kalium oksida 15 persen
  • Sulfur 2 persen
  • Magnesium 0,5 persen
  • Kalsium 6 persen

Baca juga : Cara Membuat Minyak Goreng Secara Tradisional

 

Kegunaan dan Kekurangan Pupuk Nitrophoska

pupuk nitrophoska

Semua jenis pupuk memiliki manfaat bagi perkembangan dan pertumbuhan tanaman, berikut ulasan tentang manfaatnya untuk tanaman.

Kegunaan

  • Kandungan makro seperti phosphat, kalium, dan mineralnya sudah terjamin.
  • Pupuk nitrophoska lebih mudah di serap oleh tanaman
  • Pengaplikasian pupuk ini akan membantu mengurangi hilangnya nitrogen pada pupuk lain yang diakibatkan oleh penguapan dan pencucian.
  • Menjaga nutrisi yang terkandung agar tidak menghilang dan akan membantu mempercepat pertumbuhan
  • Pemupukan lebih efisien dan hasil lebih bagus jika mengikuti cara pakai yang baik dan benar

Kekurangan

  • Jika diaplikasikan secara berlebihan, maka kandungan nitrogen dan phospor yang terkandung dalam pupuk ini bisa mencemari air
  • Dapat menyebabkan eutrofikasi pada perairan akibat pencemaran yang terjadi
  • Menyebabkan pencemaran lingkungan sekitar
  • Pemberian nitrogen yang terlalu banyak dapat merusak tanaman
  • Menyebabkan kerusakan struktur tanah jika di gunakan terus menerus atau di gunakan dalam jangka waktu yang lama

 

Cara Penggunaan Pupuk Nitrophoska

Kebutuhan setiap tanaman akan kandungan nutrisi yang terkandung pada beberapa jenis pupuk berbeda-beda, dan untuk pengaplikasian jenis ini harus sesuai dengan kebutuhan tanaman agar tidak merusak tanaman, berikut contoh pengaplikasian pada setiap tanaman.

  • Bawang merah dan bawang putih dibutuhkan 250 kg/ha
  • Kubis, sawi, dan bunga kol di perlukan 400 kg/ha
  • Tomat dan cabai memerlukan sebanyak 300 kg/ha
  • Kentang memerlukan 400 kg/ha
  • Jagung memerlukan 400 kg/ha
  • Kedelai dan lada memerlukan 200 kg/ha
  • Kacang tanah memerlukan dosis sebesar 120 kg/ha

Fakta Pupuk Nitrophoska

Pengaplikasian pupuk ini terhadap tanaman berbeda-beda dan disesuaikan pada kebutuhan tanaman, berikut adalah dosis yang harus di berikan.

Untuk Bunga

Dapat di gunakan sebagai pupuk tanaman hias dalam ruangan maupun yang ada di luar ruangan, manfaatnya sebagai berikut:

  • Meningkatkan resistensi terhadap penyakit serta berkontribusi pada pertumbuhan massa hijau
  • Dapat melimpahkan ikatan tunas
  • Mempengaruhi warna bunga

Untuk Tanaman Sayur

Meringankan para pekebun dalam penggunaan pupuk organik yang mahal dan pembuatannya yang membutuhkan waktu yang lama. Pemilihan waktu yang ideal untuk penggunaan pupuk ini adalah pada saat musim dingin dan setelah panen.

Review dari para pengguna pupuk ini yang di gunakan pada tanaman tomat adalah hasil panen mereka memiliki buah-buahan yang besar dan berair, gula tinggi pada tomat, pelestarian buah-buahan panjang, serta buah mengandung banyak kalsium.

Untuk Tanaman Musim Dingin

Jika ingin menanam bawang putih pada musim dingin dan dapat di panen pada musim gugur, maka pupuk ini tidak di rekomendasikan.