Hallo! bertemu lagi dengan saya, Kali ini saya akan membagikan cara membuat pupuk organik cair dari kotoran kambing. Mengelola sampah organik di rumah menjadi baja kompos adalah salah satu solusi mengatasi sampah yang berlebihan. Sebelum lanjut ke artikel cara membuat pupuk kompos dengan em4, jangan lupa baca terlebih dahulu artikel Pupuk Organik Penyubur Tanaman Untuk Semua Petani.
Cara membuat baja kompos bisa Anda lakukan dengan memanfaatkan sampah organik untuk membantu menyuburkan tanaman di rumah. Selain itu, dengan menggunakan tanah kompos dari kotoran hewan berarti anda juga turut ikut serta dalam usaha pelestarian lingkungan.
Anda juga bisa belajar lebih banyak mengenai pupuk penyubur salah satunya dengan membaca artikel Cara Membuat Pupuk Organik Cair untuk Cabe Rawit Serta Manfaatnya.
Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Kotoran Kambing
Yang pertama kita persiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan terlebih dahulu, berikut diantaranya:
- Kotoran kambing
- Gula merah / gula pasir
- Bioaktivator
- Karung bekas
- Urine kelinci (bisa pakai urine kambing)
- Dedaunan
- Air
- Tong plastik
Cara Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Kotoran Kambing
Setelah bahan-bahan tersebut sudah terkumpul, kita akan mulai proses pembuatan pupuk cair dari kotoran kambing, ikutilah tahapan berikut ini:
- Campurkan kotoran kambing bersama dengan gula merah/gula pasir secukupnya ke dalam tong plastik
- Kemudian masukkan secara perlahan dedaunan yang telah dirajang ke dalam tong plastik
- Beri air bersih dan aduk semua bahan hingga tercampur rata. Takaran air yang dipakai setengah dari bahan organik yang telah dimasukkan terlebih dahulu
- Langkah selanjutnya, kita persiapkan beberapa bahan tambahan seperti gula, urine kelinci, dan bioaktivator
- Gula dan bioaktivator tersebut harus dicampur atau dilarutkan dengan 5L air bersih terlebih dahulu
- Masukkan bahan tambahan yang telah terkarut ke dalam tong plastik yang telah terisi bahan utama. Presentase ideal untuk mencampur bahan-bahan ini adalah 70% bahan cair, 30% bahan padat.
- Proses pembuatan pupuk cair dari kotoran kambing sudah memasuki tahap akhir, setelah semua bahan tercampur dalam tong plastik, sekarang simpan adonan pupuk setengah jadi tersebut. Tutup rapat tong plastik, dan beri lubang untuk selang pada bagian samping atasnya. Anda bisa melihatnya pada gambar yang sudah kami berikan.
- Hubungkan selang dengan botol berisi air, tujuannya adalah untuk menjaga suhu di dalam tong tetap stabil meskipun tanpa ada bantuan oksigen dari luar
- Penyimpanan tersebut akan berlangsung selama kurang lebih 10-20 hari lamanya sebelum bisa dibuka. Tanda yang dapat kita pakai sebagai patokan adalah apabila dari dalam tong telah tercium bau seperti tape, maka itu artinya tong telah siap dibuka.
- Proses selanjutnya adalah melakukan penyaringan adonan pupuk untuk memisahkan bagian yang cair dengan bagian ampas, yang akan kita gunakan nantinya adalah bagian cair.
- Pupuk cair dari kotoran kambing sudah bisa diaplikasikan pada tanaman, simpan pupuk tersebut ke dalam jirigen atau botol plastik. Dapat langsung di siramkan ke media tanah, atau disemprotkan ke bagian tanaman.
Keunggulan Pupuk Organik Cair dari Kotoran Kambing
Keunggulan pupuk cair dari kotoran kambing adalah dapat membantu memperbaiki struktur tanah yang telah hilang, karena di dalam pupuk cair ini terkandung banyak unsur hara mikro yang jumlahnya lebih besar dari pada pupuk kimia. Dampaknya tentu saja pertumbuhan tanaman lebih optimal, kekurangan unsur hara seperti Nitrogen (N), Phospor (P), serta Kalium (K) dapat diselesaikan dengan pengayaan unsur tersebut di dalam tanah.
Aplikasi pupuk cair dari kotoran kambing ini dapat dilakukan 1 minggu sekali, dengan dosis 1 gelas per tanaman. Untuk penerapan pada tanaman holtikultura, gunakan 15 cc pupuk cair lalu dicampur dengan 1 L air.
Kandungan Hara
Berdasar penelitian, kadar unsur hara pada pupuk cair dari kotoran kambing meliputi:
- Unsur N, K, serta C-organik pad abiourine atau biokulture lebih tinggi jika dibanding dengan urine atau feses yang belum difermentasi
- Meskipun beberapa unsur hara seperti yang sudah kami sebutkan, namun unsur P justru menurun jika dibanding dengan urine atau feses yang tidak difermentasi
- Meningkatnya unsur N dipengaruhi oleh adanya mikroba Azotobacter yang mampu mengikat N dari udara, sedangkan peningkatan unsur K dan C-organik dipengaruhi oleh R. bacillus
Untuk meningkatkan jumlah unsur P, maka perlu ditambahkan mikroba yang mampu mengikat unsur P, agar nutrisi yang terkandung dalam pupuk cair dari kotoran kambing menjadi lengkap.
Seperti itulah penjelasan dari cara membuat pupuk organik cair dari kotoran kambing, kita sudah belajar banyak mulai dari keunggulan sampai kandungan unsur hara. Tidak hanya itu kita juga belajar untuk cara membuat pupuk organik cair dariĀ kotoran kambing. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian.
Sebagai penulis di lintasusaha.com, saya sangat tertarik pada perkembangan teknologi, khususnya dalam bidang teknologi IT. Saya juga senang belajar berbagai hal dan berbagi informasi seputar dunia bisnis serta tips terbaru dengan pembaca.