Cara Ternak Ayam Potong Yang Mudah Dan Gak Ribet

cara ternak ayam potong

Cara Ternak Ayam Potong – Dalam artikel ini saya akan membahas tentang cara ternak ayam potong yang bisa dijadikan panduan untuk anda yang ingin menjadi peternak ayam potong yang sukses.

Beternak ayam potong harus dengan teknik cara ternak ayam potong yang baik, tekun,ulet,tidak putus asa,dan juga harus mempunyai sifat yang ingin tau dan mau belajar.

Cara ternak ayam potong memang membutuhkan lahan yang lumayan besar, tidak seperti  ternak ayam hias yang hanya membutuhkan lahan sempit, sehingga ternak menguntungkan dilahan sempit.

Cara ternak ayam potong harus mengerti cara caranya dan teknik, agar ternak ayam potong tidak mengalami kerugian.

Berikut adalah cara ternak ayam potong:

Cara Ternak Ayam Potong

  1. Sebelum anda mencari bibit ayam potong,terlebih dahulu anda membuat kandang ayam atau menyiapkan kandang ayam yang ideal . Ideal maksutnya kandang itu mempunyai letak dan fasilitas yang layak.
  2. Kemudian barulah anda mencari dan memilih bibit ayam potong yang berkualitas dan sehat,serta jumlah yang seimbang dengan kandang.
  3. Setelah pemilihan bibit ayam potong, anda dapat memilih pakan. Pakan yang berkualitas harus memiliki zat karbohidrat,protein,vitamin,dan mineral agar ayam potong menjadi bagus dan tentunya pasti sehat.
  4.  Selanjutnya anda harus melakukan vaksinasi, yaitu proses dimana ayam potong diberi vaksin agar terhindar dari penyakit dan ayam akan sehat.
  5. Kemudian proses pemeliharaan, proses pemeliharaan yaitu anda harus membersihkan kandang secara rutin agar kandang bersih dan terhindar penyakit,pemberian pakan yang cukup,melakukan proses vaksinasi.
  6. Tibalah pada proses terakhir yaitu proses panen,dimana ayam potong sudah siap untuk diambil.

Hal Hal Yang Perlu Dipahami Dalam Cara Ternak Ayam Potong

  1. kandang yang baik adalah yang agak jauh dari pemukiman penduduk memiliki sumber air, memiliki akses jalan masuk minimal kendaraan roda 2, dan letaknya memanjang timur dan barat.
  2. Sirkulasi udara harus memadai.
  3. Memperhatikan suhu udara di dalam kandang disesuaikan dengan umur ayam.
  4. Berikut skema suhu sesuai umur 1-7 hari suhu 34-32 derajat celcius, 8-14 hari suhu 29-27, 15-21 hari suhu 26-25, umur 21-28 hari suhu 24-23, umur 29-35 hari suhu 23-21 derajat celcius.8

1. Kandang

Setiap ayam yang diternakkan memiliki tipe idealnya masing masing, terutama jenis kandangnya.  Misal kandang ayam potong tidak ideal jika dijadikan untuk ayam kampung

Untuk ternak ayam potong(broiler)harus memiliki kandang yang ideal.

Kandang yang ideal yaitu kandang yang jauh dari permukiman penduduk atau banyak orang,karena kandang yang tidak diatasi dengan baik kotorannya akan menimbulkan pencemaran lingkungan disekitar.

Masyarakat akan komplain jika limbah dipeternakan tersebut tidak diatasi dengan baik.

Kemudian ciri kandang yang ideal adalah yang mempunyai ventilasi/sirkulasi udara yang baik dan lancar agar udara dapat keluar masuk secara bebas tanpa ada halangan.

Kandang ideal yang terakhir adalah suhu di dalam kandang itu terjaga dengan baik.

Setiap fase ayam memiliki suhu idealnya masing-masing sehingga harus bisa  menyesusaikannya.

Berikut macam macam kandang yang digunakkan oleh peternak ayam potong:

1. Kandang slat(panggung)

Kandang slat adalah kandang yang mempunyai jarak 2 m dari lantai kandang sampai ke tanah. Jenis kandang ini biasa disebut kandang panggung.

Lantai dari kandang jenis ini biasanya menggunakkan bilah bambu yang disusun sejajar dengan jarak kurang lebih 2 cm.

Namun saat ini sudah ada slat yang terbuat dari plastik dengan ukuran standar 100 x 50 cm dengan harga yang terjangkau sekita 100ribuan.

Keuntungan menggunakkan kandang jenis ini adalah jumlah ayam yang dipelihara lebih banyak per meter persegi.

Ayam potong lebih bersih dan tidak banyak menghirup gas amoniak karena ayam potong tidak bersentuhan langsung dengan kotoran dan gas amoniak yang timbul dengan mudah dikontrol.

Sementara kelemahannya yaitu biaya yang digunakkan untuk membangun kandang lebih besar karena kandang yang dibuat harus kokoh untuk menopang pekerja yang memberikan makan/minum dan sebagainya.

Lantai harus sering dikontrol untuk melakukan perbaikan jika ada yang lapuk/rusak( slat plastik lebih tahan )

2. kandang litter

Kandang dengan sistem litter adalah kandang yang dibuat menggunakan tanah sebagai lantainya. Lantai tersebut bisa dilapisi dengan cor semen,bahkan langsung menggunakan tanah juga bisa sebagai medianya.

Untuk menghindari penyakit yang bersumber dari kotoran ayam, maka lantai dilapisi dengan litter(sekam padi)dengan ketebalan 5-10cm.

Keuntungan dari kandang litter adalah kokoh dan mudah dalam pembuatan serta hama tikus tidak mudah bersarang. Selain dari pada itu, biaya untuk membangun kandang jenis ini lebih murah.

Kerugian dari kandang litter adalah jumlah ayam yang dapat dipelihara per m2 terbatas  dan juga pengontrolan gas amoniak yang harus mendapat perhatian lebih.

3. kandang campuran

Kandang campuran adalah model kandang gabungan dari kedua jenis kadnag diatas yaitu kandang litter dan kandang slat. Biasanya digunakkan pada peternakan yang berfokus pada pembibitan ayam ras.

Perbandingan penggunaan kandang biasanya 2/3 bagian kandang slat dan 1/3 bagian kadang dengan sistem litter.

2. Proses Pemilihan Bibit Ayam

  1. Cara ternak ayam potong adalah pada proses pemilihan bibitnya,kita harus memilih bibit ayam potong yang berkualitas dan yang bagus. Anda bisa mendapatkan bibit tersebut dari suplier yang anda percaya.
  2. Ciri bibit yang berkualitas adalah tubuhnya bulat,lincah ketika bergerak,mata jernih,hidung bersih,bulu tidak mengalami kecacatan dan anusnya juga bersih.
  3. Jumlah bibit ayam yang dibeli harus disesuaikan dengan kandang ayam yang dibangun sebab jangan sampai terlalu sesak karena bisa menyebabkan ayam kekurangan oksigen sehingga nafsu makan menjadi menurun.
  4. Sebagai peternak yama potong, bibit diperoleh dari pihak supplier yang dibeli per box denga isi 100 ekor ditambah fee 2-5 ekor per box.

3. PAKAN

Pakan berkualitas yaitu pakan yang harus memiliki karbohidrat,protein,vitamin,lemak,dan mineral.

Tapi bagi pemula tidak udah khawatir karena pakan ayam ternak mudah didapatkan ditoko toko alat atau penjual obat obatanternak.

Metode pemberian pakan ternak memiliki 2 cara yaitu:

  1. Tahapan starter 

adalah pemberian pakan dari umur 1-20 hari atau 1 hari sampai umur 3 minggu.

Kualitas dan kandungan zat gizi pakan meliputi protein 22-24%, lemak 2,5%,serat kasar 4%,kalsium(Ca)1%,phospor(P)0,7-0,9%,ME:2800-3500kkal/kg makanan.

  1. Tahapan finisher 

pada tahapan ini umur 221-parien. Kualitas atau pakan harus meliputi protein 18,1-21,2%,lemak2,5%,serat kasar 4,5%,kalsium(Ca)1%, phospor (P)0,7-0,9,dan energi (ME):2900-3400kkal/kg.

4. Pemberian Vaksin

 

Beternak ayam untuk dijadikan bisnis rentan sekali dengan risiko sekali dengan kematian,oleh sebab itu sebisa mungkin anda harus mencegah atau meminimalisir risiko tersebut terjadi.

Pemberian pakan harus bergizi dan bernutrisi,memberikan kandang ideal,pemberian vaksin dan lain sebagainya diharapkan bisa memperkecil resiko kematian ayam tersebut.

Cara ternak ayam potong yang benar sangat diperlukan agar perternakan ayam bisa berjalan dengan lancar. Pelaksanaan pemberian vaksin ayam potong umumnya dilakukan 2 kali dalam satu periode pemeliharaan.

Umur 4 sampai 5 hari pertama dan yang kedua umur 21 hari. Pemberian vaksin pertama di lakukan dengan tetes mata. Sedangkan pada tahap kedua di lakukan dengan suntik di bagian dada.

Tujuannya adalah untuk membunuh bibit penyakit dan ayam terlindungi sehingga terhindar dari penyakit.

Cara penyimpanan Vaksin yang baik:

  1. Simpan vaksin pada refrigerator dengan suhu antara 2-8 derajat celcius,jangan simpan pada bagian freezer.
  2. Hindarkan vaksin dari panas dan sinar matahari secara langsung.
  3. Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  4. Jika vaksin akan di angkut ke tempat yang lumayan jauh,tempatkan pada tempat yang memiliki sifat isolasi yang baik terhadap suhu lingkungan luar.
  5. Wadah/tempat yang tepat yaitu termos atau kotak sterofoam,jangan lupa di beri es di dalam wadahnya.

Kondisi yang harus diperhatikan sebelum pemberian Vaksin untuk Ayam Potong:

  1. Jenis vaksin yang akan digunakan, dosis, lihat tabel kadaluarsanya, dan waktu untuk memebrikan vaksin harus tepat
  2. Sebelum memberikan vaksin, pastikan ayam dalam kondisi sehat
  3. Hindari vaksinasi saat cuaca atau suhu udara panas. Suhu yang diperbolehkan maksimal 29 derajat celcius
  4. Sebisa mungkin jauhi penggunaan wadah berbahan logam, disarankan untuk menggunakan wadah berbahan plastik
  5. Gunakan air yang baru, bersih, segar,bening dan juga terbebas dari klorin, desinfektan, dan memiliki pH antara 6,5 – 7,5
  6. Tempat vaksin dan alat vaksinasi harus segera dibersihkan setelah digunakan jika tidak akan menimbulkan penyakit. Cuci alat vaksinasi menggunakan air yang mengalir tanpa ada tambahan klorin, dll.
  7. Setelah vaksinasi sebaiknya segera beri suplemen atau multivitamin agar ayampotong tidak mudah stress.

5. Penyakit

1. Tetelo

merupakan penyakit ayam potong yang Gejalanya seperti megap-megap, nafsu makan turun, diare dan sering berkumpul pada tempat yang hangat.

Berselang beberapa hari muncul gejala syaraf, kaki lumpuh, leher terkilir dan ayam potong berputar-putar kemudian mati.

Pencegahannya : Ayam potong yang terserang sebaiknya dipisah, karena akan menular melalui kotoran dan ayam yang berdekatan, sampai saat ini belum ada obat manjur untuk penyakit tetelo.

Untuk mengurangi kematian, ayam yang masih sehat divaksin ulang dan dijaga agar lantai kandang tetap bersih dan kering.

2. Gumboro

merupakan jenis penyakit yang disebabkan virus golongan Reovirus menyerang sistem kekebalan dan daya tahan tubuh.

Gejalanya diawali dengan menurunnya nafsu makan, terdapat luka di dubur, diare dan tubuh ayam potong menggigil.

Penularan secara langsung itu melalui kotoran dan tidak langsung melalui pakan, air minum dan peralatan yang tercemar.

Cara mengatasinya dengan pemberian vaksin Gumboro.

3. Penyakit Ngorok

yaitu infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Mycoplasma gallisepticum. Gejala yang sering muncul yaitu sering bersin dan ayam potong beringus dan ngorok saat bernapas.

Pada ayam potong muda menyebabkan tubuh lemah, sayap terkulai, mengantuk dan diare dengan kotoran ayam berwarna hijau, kuning keputih-keputihan.

Penularan melalui pernapasan dan lendir atau melalui perantara alat-alat. Pengobatan dapat dilakukan dengan obat-obatan yang sesuai.

Cara mengatasinya dengan cara pemisahan ayam terkena penyakit ngorok dan ayam yang sudah diberi dosis obat.

6. Cara Pemeliharaan Ayam Potong(Broiler)

  1. Pada minggu pertama, 7 hari pertama, maka bibit ayam pedaging harus dimasukan ke inkubator atau menggunakan indukan. Segera berikan pakan dan minum air hangat,biasanya pakan yang diberikan adalah jenis crumbes.
  2. Pada minggu kedua, Suhu di pemanas bisa di kurangi dan pakan masih menggunakan jenis crumbles.
  3. Pada hari ke 15 atau minggu ketiga, bibit ayam potong tidak lagi membutuhkan pemanas.
  4. Hari ke 22 atau minggu ke empat maka bulu-bulu ayam potong telah mulai tumbuh dan kebutuhan pakan bertambah menjadi 2 kali lipat dari sebelumnya.
  5. Pada minggu ke lima sudah di lakukan pembesihan kandang secara rutin karena sudah banyak menghasilkan kotoran.

Tambahan Yang Perlu Diketahui:

Pada proses pemeliharaan ayam potong kita harus mengetahui beberapa hal yang perlu ditambahkan agar ternak ayam potong(boiler) bisa sukses.

1. Larutan Gula Merah

Anda bisa memberikan larutan gula merah untuk membuat DOC ayam potong tersebut menjadi berenergi.

Kandungan glukosa pada gula merah bisa membuat ayam tidak lemas dan menjadi berenergi terutama setelah menempuh perjalanan yang jauh.

DOC Ayam ini membutuhkan tambahan energi agar bisa terus bergerak dengan lincah.

Barulah setelah meminumkan larutan gula merah tersebut Anda bisa memasukkan DOC tersebut ke kandang litter yang sudah Anda siapkan sebelumnya.

2. Kandang Yang Tertutup

Kandang DOC ayam yang ideal adalah yang tertutup dan tidak membuat angin terlalu besar masuk ke dalam kandang DOC. Hal itu dikarenakan DOC ayam belum bisa beradaptasi dengan angin yang terlalu kencang.

Maka dari itu pada beberapa sisi kandang harus benar-benar tertutup. Berbeda dengan kandang ayam potong dewasa yang semakin lancar udara yang keluar masuk maka semakin bagus. Namun tidak dengan DOC.

Untuk bagian atasnya kalian bisa menggunakan strimin kawat untuk membuat pertukaran udara itu tetap ada.

3. Lampu

Kalian harus menjamin keamanan DOC ayam potong tersebut dengan memasang lampu. Lampu ini berguna untuk menghindarkan DOC ayam potong dari berbagai macam serangan binatang seperti tikus dan kucing.

Selain bisa membuat tubuh DOC ayam potong semakin hangat, bohlam lampu tersebut juga bermanfaat untuk membantu penglihatan ayam DOC di saat malam hari karena ayam rabun senja.

4. Brooder

DOC ayam potong ini membutuhkan penghangat yang berguna untuk menghangatkan tubuh ayam. Aturlah suhu brooder dengan tepat jangan sampai terlalu dingin dan juga jangan sampai terlalu panas.

Brooder ini sangat diperlukan pada saat musim penghujan terutama di saat udara disekitar sedang ekstrem. Tanpa brooder ini DOC ayam akan merasakan kedinginan dan daya tahan tubuhnya menjadi lemah.

7. Proses Panen Ayam Potong

Proses panen dilakukan secara sistematik dimana penangkapan di lakukan secara bertahap dimana di  lakukan penyekatan.

Tangkap terlebih dahulu ayam potong yang akan dipanen lebih awal, jangan menangkap keseluruhan secara bersamaan karena mereka nantinya akan lemas.

Hindari adanya over lapping atau penumpukan ayam potong di daerah sudut kandang agar tidak banyak ayam yang mati.

Cara penangkapannya adalah sebagai berikut :

  1. Secara perlahan pegang kaki ayam, kemudian pegang di bagian dada dan angkat ayam keatas. Jangan memegang ayam dengan cara menarik salah satu sayap karena ayam akan memberontak.
  2. Ikat kedua beah kaki ayam ketika selesai di tangkap, catat bobot ketika ia hidup karena biasanya ayam pedaging di jual per bobot ketika ia hidup.
Penimbangan berat badan 
  1. Melakukan penimbangan (individual) secara rutin satu minggu sekali sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.
  2. Merata-rata hasil dari penimbangan sehingga yang diperoleh data dalam satuan gram/ ekor.

Pencatatan (recording) 
Melakukan pencatatan dan pendataan setiap hari terhadap data sebagai berikut :
1. Jumlah ayam.
2. Konsumsi pakan, meliputijumlah pakan yang diberikan dan sisa pakan.
3. Vaksinasi, pemberian vitamin dan kegiatan medikasi lainnya.
4. Penimbangan.

8. Cuci Dan Sanitasi Hama

Sanitasi hama adalah proses pencegahan untuk para hama atau hewan pengganggu

Lakukan pengapuran pada bagian dinding kandang dan lantai kandang untuk sanitasi setelah pasca panen ayam.

Agar bibit penyakit bisa mati dan tidak menular maka kalian harus menyemprotkan formalin. Diamkan kandang ayam sebelum kalian memasukkan bibit baru selama 10 hari.

9. Modal Investasi

1. Biaya investasi awal:

a. Pembuatan kandang = Rp12.000.000

b. Gasolek (4 buah) =  Rp2.400.000

c. Tabung gas (4 buah) =  Rp1.200.000

d. Tempat pakan (72 buah) = Rp2.160.000

e. Bohlam (18 buah) = Rp450.000

f. Pipa paralon (20 batang)  = Rp1.200.000

g. Sekop = Rp50.000

h. Tempat minum (48 buah) = Rp3.120.000

i. Kabel (100 m)  = Rp200.000

Total=   Rp22.780.000

2. Biaya Operasional Bulanan:

a. Anak ayam 3.000 ekor = Rp3.000.000

b. Pakan 10 karung = Rp1.000.000

c. Obat-obatan dan vaksin = Rp700.000

d. Gaji karyawan 2 orang = Rp1.500.000

e. Listrik, air, telepon = Rp300.000

f. Isi tabung gas = Rp300.000

Total =Rp6.800.000

3. Pendapatan Perbulan

a. Pendapatan

Asumsi ayam potong hidup adalah 2.000 ekor x Rp15.000 (umur ayam 30 hari)

= Rp30.000.000

b. Keuntungan

Pendapatan – biaya operasional bulanan

= Rp30.000.000 – Rp6.800.000

= Rp23.200.000

10. Pengertian Ayam Potong

Ayam potong yang biasa disebut sebagai ayam broiler adalah ayam ras yang memiliki pertumbuhan sangat cepat dibandingkan dengan ayam kampung yang baru bisa dijual ketika umur sudah mencapai 2 bulan.

Sangat berbeda dengan ayam potong yang bisa di jual atau memiliki daging kurang lebih hanya dengan 30 hari.

Ternak ayam potong tidak semudah ternak ayam kampung, daya tahan ayam potong lebih rendah dibandingkan dengan ayam lainnya. Ayam potong lebih mudah terserang penyakit.

Beternak ayam potong mempunyai peluang usaha yang menjanjikan dan menarik untuk dijalankan. Ayam potong ini termasuk dalam jenis pedaging yang diternakkan untuk diambil dagingnya.

Karena cocok untuk diolah menjadi berbagai macam jenis makanan tidak mengherankan jika banyak yang suka mengonsumsi ayam potong ini.

Bahkan pada acara tertentu seperti pernikahan dan syukuran banyak yang menggunakkan ayam potong sebagai hidangannya seperti ayam goreng tepung,ayam kremes, dan lain-lain.

Nah itu dia sedikit ulasan tentang cara ternak ayam potong yang mudah dan baik,pastinya anda dapat melakukannya yang penting anda harus tekun dan ulet agar dapat mencapai kesuksesan.

Lihat dan baca juga artikel yang lain,pastinya akan menambah wawasan dan ilmu anda semua.

Sekian dan terimakasih.