
Cara Ternak Ayam Potong – Dalam artikel ini saya akan membahas tentang cara ternak ayam potong yang bisa dijadikan panduan untuk anda yang ingin menjadi peternak ayam potong yang sukses.
Beternak ayam potong harus dengan teknik cara ternak ayam potong yang baik, tekun,ulet,tidak putus asa,dan juga harus mempunyai sifat yang ingin tau dan mau belajar.
Cara ternak ayam potong memang membutuhkan lahan yang lumayan besar, tidak seperti ternak ayam hias yang hanya membutuhkan lahan sempit, sehingga ternak menguntungkan dilahan sempit.
Cara ternak ayam potong harus mengerti cara caranya dan teknik, agar ternak ayam potong tidak mengalami kerugian.
Berikut adalah cara ternak ayam potong:

Setiap ayam yang diternakkan memiliki tipe idealnya masing masing, terutama jenis kandangnya. Misal kandang ayam potong tidak ideal jika dijadikan untuk ayam kampung
Untuk ternak ayam potong(broiler)harus memiliki kandang yang ideal.
Kandang yang ideal yaitu kandang yang jauh dari permukiman penduduk atau banyak orang,karena kandang yang tidak diatasi dengan baik kotorannya akan menimbulkan pencemaran lingkungan disekitar.
Masyarakat akan komplain jika limbah dipeternakan tersebut tidak diatasi dengan baik.
Kemudian ciri kandang yang ideal adalah yang mempunyai ventilasi/sirkulasi udara yang baik dan lancar agar udara dapat keluar masuk secara bebas tanpa ada halangan.
Kandang ideal yang terakhir adalah suhu di dalam kandang itu terjaga dengan baik.
Setiap fase ayam memiliki suhu idealnya masing-masing sehingga harus bisa menyesusaikannya.
Berikut macam macam kandang yang digunakkan oleh peternak ayam potong:
Kandang slat adalah kandang yang mempunyai jarak 2 m dari lantai kandang sampai ke tanah. Jenis kandang ini biasa disebut kandang panggung.
Lantai dari kandang jenis ini biasanya menggunakkan bilah bambu yang disusun sejajar dengan jarak kurang lebih 2 cm.
Namun saat ini sudah ada slat yang terbuat dari plastik dengan ukuran standar 100 x 50 cm dengan harga yang terjangkau sekita 100ribuan.
Keuntungan menggunakkan kandang jenis ini adalah jumlah ayam yang dipelihara lebih banyak per meter persegi.
Ayam potong lebih bersih dan tidak banyak menghirup gas amoniak karena ayam potong tidak bersentuhan langsung dengan kotoran dan gas amoniak yang timbul dengan mudah dikontrol.
Sementara kelemahannya yaitu biaya yang digunakkan untuk membangun kandang lebih besar karena kandang yang dibuat harus kokoh untuk menopang pekerja yang memberikan makan/minum dan sebagainya.
Lantai harus sering dikontrol untuk melakukan perbaikan jika ada yang lapuk/rusak( slat plastik lebih tahan )
Kandang dengan sistem litter adalah kandang yang dibuat menggunakan tanah sebagai lantainya. Lantai tersebut bisa dilapisi dengan cor semen,bahkan langsung menggunakan tanah juga bisa sebagai medianya.
Untuk menghindari penyakit yang bersumber dari kotoran ayam, maka lantai dilapisi dengan litter(sekam padi)dengan ketebalan 5-10cm.
Keuntungan dari kandang litter adalah kokoh dan mudah dalam pembuatan serta hama tikus tidak mudah bersarang. Selain dari pada itu, biaya untuk membangun kandang jenis ini lebih murah.
Kerugian dari kandang litter adalah jumlah ayam yang dapat dipelihara per m2 terbatas dan juga pengontrolan gas amoniak yang harus mendapat perhatian lebih.
Kandang campuran adalah model kandang gabungan dari kedua jenis kadnag diatas yaitu kandang litter dan kandang slat. Biasanya digunakkan pada peternakan yang berfokus pada pembibitan ayam ras.
Perbandingan penggunaan kandang biasanya 2/3 bagian kandang slat dan 1/3 bagian kadang dengan sistem litter.
Pakan berkualitas yaitu pakan yang harus memiliki karbohidrat,protein,vitamin,lemak,dan mineral.
Tapi bagi pemula tidak udah khawatir karena pakan ayam ternak mudah didapatkan ditoko toko alat atau penjual obat obatanternak.
adalah pemberian pakan dari umur 1-20 hari atau 1 hari sampai umur 3 minggu.
Kualitas dan kandungan zat gizi pakan meliputi protein 22-24%, lemak 2,5%,serat kasar 4%,kalsium(Ca)1%,phospor(P)0,7-0,9%,ME:2800-3500kkal/kg makanan.
pada tahapan ini umur 221-parien. Kualitas atau pakan harus meliputi protein 18,1-21,2%,lemak2,5%,serat kasar 4,5%,kalsium(Ca)1%, phospor (P)0,7-0,9,dan energi (ME):2900-3400kkal/kg.
Beternak ayam untuk dijadikan bisnis rentan sekali dengan risiko sekali dengan kematian,oleh sebab itu sebisa mungkin anda harus mencegah atau meminimalisir risiko tersebut terjadi.
Pemberian pakan harus bergizi dan bernutrisi,memberikan kandang ideal,pemberian vaksin dan lain sebagainya diharapkan bisa memperkecil resiko kematian ayam tersebut.
Cara ternak ayam potong yang benar sangat diperlukan agar perternakan ayam bisa berjalan dengan lancar. Pelaksanaan pemberian vaksin ayam potong umumnya dilakukan 2 kali dalam satu periode pemeliharaan.
Umur 4 sampai 5 hari pertama dan yang kedua umur 21 hari. Pemberian vaksin pertama di lakukan dengan tetes mata. Sedangkan pada tahap kedua di lakukan dengan suntik di bagian dada.
Tujuannya adalah untuk membunuh bibit penyakit dan ayam terlindungi sehingga terhindar dari penyakit.
merupakan penyakit ayam potong yang Gejalanya seperti megap-megap, nafsu makan turun, diare dan sering berkumpul pada tempat yang hangat.
Berselang beberapa hari muncul gejala syaraf, kaki lumpuh, leher terkilir dan ayam potong berputar-putar kemudian mati.
Pencegahannya : Ayam potong yang terserang sebaiknya dipisah, karena akan menular melalui kotoran dan ayam yang berdekatan, sampai saat ini belum ada obat manjur untuk penyakit tetelo.
Untuk mengurangi kematian, ayam yang masih sehat divaksin ulang dan dijaga agar lantai kandang tetap bersih dan kering.
merupakan jenis penyakit yang disebabkan virus golongan Reovirus menyerang sistem kekebalan dan daya tahan tubuh.
Gejalanya diawali dengan menurunnya nafsu makan, terdapat luka di dubur, diare dan tubuh ayam potong menggigil.
Penularan secara langsung itu melalui kotoran dan tidak langsung melalui pakan, air minum dan peralatan yang tercemar.
Cara mengatasinya dengan pemberian vaksin Gumboro.
yaitu infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Mycoplasma gallisepticum. Gejala yang sering muncul yaitu sering bersin dan ayam potong beringus dan ngorok saat bernapas.
Pada ayam potong muda menyebabkan tubuh lemah, sayap terkulai, mengantuk dan diare dengan kotoran ayam berwarna hijau, kuning keputih-keputihan.
Penularan melalui pernapasan dan lendir atau melalui perantara alat-alat. Pengobatan dapat dilakukan dengan obat-obatan yang sesuai.
Cara mengatasinya dengan cara pemisahan ayam terkena penyakit ngorok dan ayam yang sudah diberi dosis obat.
Pada proses pemeliharaan ayam potong kita harus mengetahui beberapa hal yang perlu ditambahkan agar ternak ayam potong(boiler) bisa sukses.
Anda bisa memberikan larutan gula merah untuk membuat DOC ayam potong tersebut menjadi berenergi.
Kandungan glukosa pada gula merah bisa membuat ayam tidak lemas dan menjadi berenergi terutama setelah menempuh perjalanan yang jauh.
DOC Ayam ini membutuhkan tambahan energi agar bisa terus bergerak dengan lincah.
Barulah setelah meminumkan larutan gula merah tersebut Anda bisa memasukkan DOC tersebut ke kandang litter yang sudah Anda siapkan sebelumnya.
Kandang DOC ayam yang ideal adalah yang tertutup dan tidak membuat angin terlalu besar masuk ke dalam kandang DOC. Hal itu dikarenakan DOC ayam belum bisa beradaptasi dengan angin yang terlalu kencang.
Maka dari itu pada beberapa sisi kandang harus benar-benar tertutup. Berbeda dengan kandang ayam potong dewasa yang semakin lancar udara yang keluar masuk maka semakin bagus. Namun tidak dengan DOC.
Untuk bagian atasnya kalian bisa menggunakan strimin kawat untuk membuat pertukaran udara itu tetap ada.
Kalian harus menjamin keamanan DOC ayam potong tersebut dengan memasang lampu. Lampu ini berguna untuk menghindarkan DOC ayam potong dari berbagai macam serangan binatang seperti tikus dan kucing.
Selain bisa membuat tubuh DOC ayam potong semakin hangat, bohlam lampu tersebut juga bermanfaat untuk membantu penglihatan ayam DOC di saat malam hari karena ayam rabun senja.
DOC ayam potong ini membutuhkan penghangat yang berguna untuk menghangatkan tubuh ayam. Aturlah suhu brooder dengan tepat jangan sampai terlalu dingin dan juga jangan sampai terlalu panas.
Brooder ini sangat diperlukan pada saat musim penghujan terutama di saat udara disekitar sedang ekstrem. Tanpa brooder ini DOC ayam akan merasakan kedinginan dan daya tahan tubuhnya menjadi lemah.

Proses panen dilakukan secara sistematik dimana penangkapan di lakukan secara bertahap dimana di lakukan penyekatan.
Tangkap terlebih dahulu ayam potong yang akan dipanen lebih awal, jangan menangkap keseluruhan secara bersamaan karena mereka nantinya akan lemas.
Hindari adanya over lapping atau penumpukan ayam potong di daerah sudut kandang agar tidak banyak ayam yang mati.
Cara penangkapannya adalah sebagai berikut :
Pencatatan (recording)
Melakukan pencatatan dan pendataan setiap hari terhadap data sebagai berikut :
1. Jumlah ayam.
2. Konsumsi pakan, meliputijumlah pakan yang diberikan dan sisa pakan.
3. Vaksinasi, pemberian vitamin dan kegiatan medikasi lainnya.
4. Penimbangan.
Sanitasi hama adalah proses pencegahan untuk para hama atau hewan pengganggu
Lakukan pengapuran pada bagian dinding kandang dan lantai kandang untuk sanitasi setelah pasca panen ayam.
Agar bibit penyakit bisa mati dan tidak menular maka kalian harus menyemprotkan formalin. Diamkan kandang ayam sebelum kalian memasukkan bibit baru selama 10 hari.
a. Pembuatan kandang = Rp12.000.000
b. Gasolek (4 buah) = Rp2.400.000
c. Tabung gas (4 buah) = Rp1.200.000
d. Tempat pakan (72 buah) = Rp2.160.000
e. Bohlam (18 buah) = Rp450.000
f. Pipa paralon (20 batang) = Rp1.200.000
g. Sekop = Rp50.000
h. Tempat minum (48 buah) = Rp3.120.000
i. Kabel (100 m) = Rp200.000
Total= Rp22.780.000
a. Anak ayam 3.000 ekor = Rp3.000.000
b. Pakan 10 karung = Rp1.000.000
c. Obat-obatan dan vaksin = Rp700.000
d. Gaji karyawan 2 orang = Rp1.500.000
e. Listrik, air, telepon = Rp300.000
f. Isi tabung gas = Rp300.000
Total =Rp6.800.000
Asumsi ayam potong hidup adalah 2.000 ekor x Rp15.000 (umur ayam 30 hari)
= Rp30.000.000
Pendapatan – biaya operasional bulanan
= Rp30.000.000 – Rp6.800.000
= Rp23.200.000
Ayam potong yang biasa disebut sebagai ayam broiler adalah ayam ras yang memiliki pertumbuhan sangat cepat dibandingkan dengan ayam kampung yang baru bisa dijual ketika umur sudah mencapai 2 bulan.
Sangat berbeda dengan ayam potong yang bisa di jual atau memiliki daging kurang lebih hanya dengan 30 hari.
Ternak ayam potong tidak semudah ternak ayam kampung, daya tahan ayam potong lebih rendah dibandingkan dengan ayam lainnya. Ayam potong lebih mudah terserang penyakit.
Beternak ayam potong mempunyai peluang usaha yang menjanjikan dan menarik untuk dijalankan. Ayam potong ini termasuk dalam jenis pedaging yang diternakkan untuk diambil dagingnya.
Karena cocok untuk diolah menjadi berbagai macam jenis makanan tidak mengherankan jika banyak yang suka mengonsumsi ayam potong ini.
Bahkan pada acara tertentu seperti pernikahan dan syukuran banyak yang menggunakkan ayam potong sebagai hidangannya seperti ayam goreng tepung,ayam kremes, dan lain-lain.
Nah itu dia sedikit ulasan tentang cara ternak ayam potong yang mudah dan baik,pastinya anda dapat melakukannya yang penting anda harus tekun dan ulet agar dapat mencapai kesuksesan.
Lihat dan baca juga artikel yang lain,pastinya akan menambah wawasan dan ilmu anda semua.
Sekian dan terimakasih.
Sebagai penulis di lintasusaha.com, saya sangat tertarik pada perkembangan teknologi, khususnya dalam bidang teknologi IT. Saya juga senang belajar berbagai hal dan berbagi informasi seputar dunia bisnis serta tips terbaru dengan pembaca.