Bisnis Daur Ulang Sampah Plastik Menjadi Usaha

Terima kasih telah berkunjung!!! artikel ini berisi tentang bisnis daur ulang sampah plastik. Siapa tahu setelah membaca artikel ini anda bisa membuka bisnis sendiri dengan bahan plastik, ya sudah kita langsung bahas saja ya, berikut pembahasannya.

Badan Pangan Dunia atau FAO menyebut hampir 1.3 juta ton makanan terbuang menjadi sampah di seluruh dunia. Sampah makanan dan sampah dapur ini meliputi berbagai macam proses, dari pertanian hingga konsumsi.

Dilansir dari Conserve Energy Future, ketika sampah dapur sudah sampai ke pembuangan, lapisan tanah akan mengurai dan menghasilkan gas rumah kaca yang lebih kuat menangkap karbondioksida.

Dengan mengalihkan sampah dapur dan makanan dari tempat pembuangan, kita bisa mengurangi dampak karbon, memanfaatkan energi terbarukan, dan mengembalikan nutrisi penting ke dalam tanah.

Sampah makanan dan sampah dapur bisa dengan cepat didaur ulang dan dimanfaatkan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Cara Sukses Menjalankan Usaha Daur Ulang Sampah Plastik

daur ulang sampah plastik

Untuk menyederhanakan hal itu lebih baiknya kita membeli dari para pengepul bahan yang sudah siap giling, tapi harga akan jauh lebih mahal, tetapi setelah dikalkulasi akan lebih nampak.

selain dari itu dalam memproses bisnis ini yang sulit iyalah menemukan bahan ketimbang menjualnya, dari  itu di butuhkan hubungan yang baik dengan para pencari plastik, supaya barang nya mau di jual kepada kita. Bahkan tidak jarang para pembisnis yang memberikan modal terlebih dahulu ke para penampung, itu dilakukan supaya suplai bahan selalu ada.

Tips Memulai Usaha Daur Ulang Plastik

Pada saat menghabiskan suatu produk, pasti kita akan membuang kemasannya begitu isinya telah dihabiskan. Kemasan tersebut dibuang begitu saja, padahal jika dimanfaatkan, plastik tersebut masih memiliki nilai yang cukup lumayan. Sebagai gambaran, harga biji plastik PP (polipropilena) yang biasa dibuat untuk wadah aki, berkisar antara Rp 19.000,00/kg.

Sedangkan limbah wadah tersebut dihargai Rp 10.000,00-Rp 15.000,00/kg. Jika Anda bisa mengumpulkan wadah aki sebanyak 1 ton, maka Anda dapat menghasilkan uang Rp 10 juta-Rp 15 juta selain pendapatan dari timah. Selain itu, juga ada pengusaha yang melakukan refurbish pada limbah aki tersebut sehingga dapat dipakai kembali.

Harganya berkisar Rp 75.000/unit aki. kalau Anda dapat mengumpulkan 100 butir aki bekas saja, maka Anda bisa memperoleh uang Rp 7,5 juta. ini pun belum termasuk sampah plastik botol atau limbah plastik lainnya yang nilainya jualnya sama.

Sampah Plastik dan Pemanfaatannya

Seorang mahasiswi Universitas Pelita Harapan (UPH) bernama Dewinta, telah berhasil dalam mengubah sampah plastik menjadi nilai guna. Kesadaran terhadap masa urai plastik sebagai limbah yang tidak singkat, membuat dirinya mendaur ulang plastik agar tidak mencemari lingkungan.

Dewinta mengatakan bahwa bisnis limbah plastik sangat mudah dibuat bahan bisa dicari dan didaur ulang oleh kelompoknya yang berasal dari pembungkus mie instan. Pemilihan jenis sampah plastik tersebut didasarkan oleh tingginya jumlah sampah yang dihasilkan oleh bungkusan makanan tersebut.

Di tangan Deasy, sampah plastik bukan hanya didaur ulang (recycle) tapi memiliki nilai tambah dan kegunaan (upcycle). Hal inilah yang melahirkan sebuah merek dagang bernama Kreskros, yang merupakan akronim dari kresek dan crochet (merajut).

Deasy memulai usaha ini saat memamerkan tas hasil daur ulang dari plastiknya di Surabaya pada tahun 2014. Hasilnya, beragam tas yang pamerakan tersebut laku terjual. Berdasarkan pengalaman tersebut, dirinya mulai serius menggarap bisnis fesyen dengan bahan limbah plastik. Deasy memulainya dengan modal awal Rp10 juta yang dialokasikan untuk menyiapkan peralatan mesin jahit dan bahan baku.

Sumber bahan baku limbah plastik yang digunakan berasal dari pengepul yang menjual beragam plastik. Dalam tiga bulan Deasy berhasil mendaur ulang sebanyak 150 kilogram sampah plastik menjadi produk tas unggulannya.

Dari produksinya tersebut, setiap bulan Kreskros berhasil menjual sekitar 50 unit produk, antara lain tote bag, ransel, tas genggam, kantong alat tulis, buku organizer, dan tas toiletries.

Daur Ulang Plastik Agar Bermanfaat

daur ulang sampah plastik

Sampah didefinisikan sebagai material sisa yang tidak diinginkan, yang dihasilkan dari suatu proses. Walaupun dari material sisa, tidak berarti semua sampah harus langsung dibuang.

Membuang tanpa pengelolaan sampah yang baik justru akan merusak lingkungan. Untuk mengurangi beban lingkungan, sampah bisa diolah menjadi berbagai benda yang bermanfaat seperti kerajinan dari sampah plastik yang di daur ulang.

Para penggiling sampah mengumpulkan plastik berupa botol, gelas atau lembaran plastik dari pemulung atau mencarinya sendiri. Sampah plastik digiling menjadi cacahan plastik. Kemudian, hasilnya dijual ke pabrik plastik. Di pabrik, cacahan itu diolah menjadi plastik baru.

Walaupun mempunyai omzet sebesar itu, Stanley masih memerlukan biaya bahan bakar minyak (BBM) yang tidak kecil. Pasalnya, mesinnya sangat bergantung dari pasokan solar. hari-hari, setiap mesin kapasitas 1 ton miliknya memerlukan kurang lebih lima liter solar.

Peran Sektor Informal di Indonesia

Daur ulang limbah di Indonesia banyak dilaksankan oleh sektor informal, terutama oleh pemulung, mulai dari rumah tangga sampai ke TPA. Namun metode daur ulang yang dilaksanakan oleh pemulung terbatas di pemisahan atau pengelompokan.

Berdasarkan komposisinya, sampah terbagi dalam dua kategori besar, yaitu sampah organic (atau sampah basah) dan sampah anorganik (atau sampah kering).

Dari campuran sampah tersebut, para pemulung memungut sampah anorganik yang masih mempunyai nilai ekonomis dan bisa didaur ulang sebagai bahan utama industri atau langsung diolah menjadi barang jadi yang bisa dijual.

Barang-barang bekas yang dikumpulkan oleh para pemulung yaitu yang bisa digunakan sebagai bahan baku primer maupun sekunder bagi perusahaan tertentu. Bahan-bahan anorganik yang umumnya dipungut oleh para pemulung mencakup jenis kertas, plastik, metal/logam, kaca/gelas, karet, dan masih banyak lagi.

Hal ini di satu sisi menunjukkan bahwa kegiatan pemulungan memberikan kontribusi kepada Pemerintah Daerah dalam hal penanganan sampah.

Daur Ulang Limbah Secara Umum

daur ulang sampah plastik

Proses daur-ulang pada umumnya membutuhkan rekayasa dalam bentuk:

  1. Pemisahan dan pengelompokan: yaitu untuk mendapatkan limbah yang sejenis. Kegiatan ini bisa dilakukan secara manual (dilaksanakan dengan tangan manusia secara otomatis) maupun secara mekanis (dilakukan oleh mesin).
  2. Pemurnian: yaitu untuk mendapatkan bahan/elemen semurni mungkin, baik melalui proses fisik, kimia, biologi, atau termal.
  3. Pencampuran: adalah untuk mendapatkan bahan yang lebih berguna, contohnya sejenis limbah dicampur dengan limbah lain atau dengan bahan lain
  4. Pengolahan atau perlakuan: yaitu untuk mengolah buangan menjadi bahan yang siap pakai.

Sasaran pertama dari rekayasa tersebut yaitu bagaimana memperoleh bahan yang sebaik mungkin sesuai fungsi dari bahan daur-ulang tersebut.

Upaya pertama daur-ulang adalah bagaimana memisahkan limbah di sumbernya dan bisa membuat kerajinan dari limbah padat, yang sebetulnya merupakan kegiatan yang mudah dilaksanakan.

Banyak pengolahan limbah (padat, cair dan gas) menghasilkan residu seperti sludge atau debu, atu residu lain, yang pada gilirannya harus ditangani lebih lanjut. Kadangkala limbah yang terbentuk tersebut, seperti sludge, menjadi bermasalah karena berkatagori sebagai limbah berbahaya.

Itulah ulasan tentang bisnis daur ulang sampah plastik. selamat mencoba dan semoga bisa membersihkan sampah plastik yang bertebaran dimana mana dan jadilah pelopor penyelamat bumi.

Baca Juga Artikel Terkait Tentang oven gas dan mixer roti