Cara Membuat Minyak Kemiri Bakar Dan Dengan Cara Lainnya

Cara Membuat Minyak Kemiri Bakar –  Kalian mungkin sudah sering mendengar tentang minyak kemiri.

Biasanya, minyak kemiri berguna untuk menjaga kesehatan rambut. Pada Zaman dulu, banyak orang tua yang mengoleskan minyak kemiri ke rambut anaknya agar rambut anak menjadi hitam dan tebal.

Pada saat ini, sudah banyak produk kecantikan rambut maupun kulit yang mengandung minyak kemiri. Tak jarang, minyak kemiri juga dimanfaatkan sebagai minyak urut.

Cara membuat minyak kemiri bakar sangat mudah, kalian bisa membuatnya sendiri dirumah seperti halnya kalian membuat agar – agar di rumah.

Jika kalian belum mengetahui cara membuat minyak kemiri bakar, simaklah artikel cara membuat minyak kemiri bakar berikut.

Cara Membuat Minyak Kemiri Yang Perlu Anda Ketahui

1. Cara Membuat Minyak Kemiri Bakar Sendiri

Proses dibakar merupakan proses yang bisa dibilang mudah. Tetapi karena prosesnya dibakar maka ketika pemakaian saat perawatan hindari mengenai pakaian karena akan berbau kemiri yang dibakar.

Berikut ini proses cara membuat minyak kemiri dengan di bakar.

  1. Siapkan biji kemiri yang sudah terkupas sempurna dari cangkangnya.
  2. Bakarlah biji kemiri sampai benar-benar gosong seperti membuat arang.
  3. Setelah biji kemiri gosong, lanjutkan dengan memblender biji kemiri sampai keluar cairan minyaknya.
  4. Kemudian masukkanlah minyak kemiri dalam wadah tertutup.
  5. Minyak kemiri yang anda buat sudah siap di gunakan.

2. Cara Membuat Minyak Kemiri Dengan Sangrai

Metode ini merupakan proses yang paling singkat dibandingkan dengan yang lainnya. Ikutilah langkah – langkahnya sebagai berikut.

  1. Siapkan biji kemiri yang sudah terkupas sempurna dari cangkangnya.
  2. Sangrai biji kemiri kedalam wajan tanpa minyak hingga matang.
  3. Biji kemiri yang tsudah disangrai kemudian ditumbuk hingga halus atau diblender.
  4. Lalu setelah biji kemiri dihaluskan, peras dengan menggunakan air.
  5. Minyak kemiri siap digunakan.

3. Cara Membuat Biji Kemiri Dengan Diperas

Cara membuat minyak kemiri yang lain yaitu dengan cara diperas. Proses ini memakan waktu sedikit lama karena perlu didiamkan selama 24 jam. Ikutilah langkah – langkah di bawah ini.

  1. Siapkan biji kemiri yang sudah terkupas sempurna dari cangkangnya.
  2. Kalian bisa memilih dengan cara memarut biji kemiri atau dengan memblendernya.
  3. Setelah diparut atau diblender, peras biji kemiri sembil menambahkan air sedikit demi sedikit.
  4. Taruhlah air perasan biji kemiri dalam wadah tertutup selama 24 jam penuh.
  5. Setelah disimpan 24 jam maka masaklah air perasan biji kemiri hingga keluar minyaknya.
  6. Minyak kemiri yang kalian buat sudah jadi.

Kekurangan dari proses peras ini adalah minyak kemiri yang dihasilkan hanya sedikit serta membutuhkan waktu yang lama. Tapi minyak yang dihasilkan akan bening sehingga tidak akan mengotori apapun.

Perbedaan Proses Pembuatan Minyak Kemiri Ala Indonesia Dan Ala Hawaii

Cara membuat minyak kemiri di Indonesia berbeda dengan cara membut minyak kemiri di Hawaii. Jika kalian belum mengetahuinya simak artikel dibawah ini.

Bahan – Bahan Minyak Kemiri

  • 250 gram biji kemiri atau sesuaikan dengan minyak yang ingin dibuat
  • Air mineral atau air putih

Cara Membuat Minyak Kemiri Ala Indonesia

1. Haluskan Biji Kemiri

Pertama-tama anda harus mencuci biji kemiri tersebut sampai benar – benar bersih kemudian haluskan namun jangan sampai terlalu halus. Anda bisa menghaluskan dengan menggunakan dua cara, yaitu ditumbuk secara langsung ataupun dengan menggunakan mesin blender.

Jika anda menumbuknya secara langsung, maka tumbuklah sampai agak halus dan mudah untuk disaring. Sedangkan jika anda menghaluskannya  dengan menggunakan blender, maka campurkanlah beberapa biji kemiri tersebut dengan air putih secukupnya.

Tapi ingat, jangan memblender biji kemiri tersebut sampai halus seperti cairan. Cukup blender hingga bertekstur kasar saja.

2. Saring Santannya

Setelah anda mendapatkan kemiri yang halus hasil belender ataupun tumbukan, kini saatnya anda menyaringnya. Caranya adalah dengan mencampurka kemiri halus tersebut dengan air secukupnya kemudian peras hingga keluar santannya. Proses pemerasan ini sama halnya dengan ketika memeras santan kelapa.

Jika anda menumbuk atau memblendernya terlalu halus, maka anda dapat memerasnya dengan menggunakan kain. Setelah diperas, saringlah santan tersebut agar tidak tercampur dengan santannya ketika dididihkan pada proses berikutnya.

3. Didihkan Hingga Menjadi Minyak

Setelah mendapatkan santan kemiri yang bersih, maka langkah berikutnya adalah memasaknya. Masukanlah santan kemiri tersebut ke dalam wajan dan biarkan sampai mendidih. Selama proses ini, aduk – aduklah santan kemiri supaya proses penguapannya berlajan sempurna.

Proses penguapan ini akan memakan waktu yang cukup lama oleh karena itu, anda harus cukup bersabar untuk menunggunya. Aduklah terus santan kemiri hingga airnya menguap dan menyisakan minyaknya saja. Minyak kemiri yang sudah jadi biasanya terlihat dari kerak minyaknya yang berwarna coklat pekat.

4. Peras Dan Masukkan Dalam Botol

Setelah minyak kemiri yang anda buat jadi, diamkanlah sampai menjadi dingin. Setelah itu, ambillah kerak tersebut dan peras minyaknya menggunakan kain sampai menjadi kering.

Masukkanlah minyak kemiri hasil perasan tersebut ke dalam botol supaya mudah digunakan untuk pemakaian sehari-hari. Minyak kemiri yang anda buat sudah siap digunakan.

Cara Membuat Minyak Kemiri Ala Hawaii

Selain dengan cara di atas, anda juga bisa membuat minyak kemiri dengan cara lainnya. Cara ini banyak digunakan oleh masyarakat Hawaii dan bisa dibilang lebih praktis dibandingkan cara di atas. Cara membuat minyak kemiri ala Hawaii hanya mengunakan 4 tahap proses pembuatan. Oleh karena itu, prosesnya bisa dibilang cukup singkat.

Untuk bahan pembuatannya tetap sama yakni menggunakan biji kemiri dan air putih. Berikut ini langkah-langkah cara membuat minyak kemiri ala Hawaii.

  1. Sangrai biji kemiri atau panggang di dalam oven hingga matang setelah itu dinginkan.
  2. Setelah dingin, tumbuklah atau blender biji kemiri tersebut sampai halus seperti cara di atas.
  3. Setelah biji kemiri itu halus, campurkan dengan air dan peras menggunakan kain hingga minyaknya keluar.
  4. Saring hasil perasan tersebut agar bersih lalu masukkan minyaknya ke dalam botol.
  5. Minyak kemiri sudah jadi dan siap di gunakan.

Apa Itu Minyak Kemiri?

Apakah kalian pernah mendengar tentang minyak kemiri? Minyak kemiri adalah minyak yang didapatkan dari proses ekstraksi biji kemiri. Biji kemiri sendiri sangat mudah ditemui di negara dengan iklim tropis salah satunya Indonesia.

Minyak kemiri yang dihasilkan di Indonesia memiliki kualitas yang sangat bagus dan gtidak kalah dari minyak kemiri yang dihasilkan oleh negara lain. Pohon kemiri juga bisa kalian temukan diberbagai negara tropis lainnya seperti Malaysia, Singapore, Thailand , dan semua negara di bagian Asia Tenggara .

Pohon kemiri diperkirakan awalnya berasal dari kepualau Hawai.Biji kemiri bisa diolah menjadi berbagai produk yang berguna bagi kehidupan manusia.

Salah satu produk olahan dari biji kemiri yang terkenal yaitu minyak kemiri untuk rambut. Minyak kemiri sudah terkenal dan dimanfaatkan sejak zaman dahulu sebagai herbal alami untuk merawat dan menebalkan rambut.

Minyak kemiri memliki berbagai manfaat yang berguna untuk tubuh. Untuk lebih mengetahuinya simak artikel berikut.

Sekian artikel tentang cara membuat minyak kemiri bakar yang bisa saya berikan. Semoga bermanfaat untuk anda, sekian dan selamat mencoba.

Cara Membuat Agar – Agar Buah Untuk Dijadikan Makanan Penutup

Cara Membuat Agar – Agar Buah – Agar atau agar – agar adalah zat yang biasanya berupa gel yang diolah dari rumput laut atau alga.
Negara Jepang menyebut agar – agar dengan nama kanten dan oleh orang Sunda disebut lengkong. Jenis rumput laut yang biasa diolah untuk keperluan ini ialah Eucheuma spinosum.
Agar – agar adalah makanan yang sangat cocok di santap di saat musim panas atau kemarau. Pada saat musim itu semua orang sangat ingin menikmati makanan yang benar – benar membuat tubuh menjadi segar. Nah, salah satunya adalah agar – agar karena memiliki cita rasa yang enak dan dapat menyegarkan tubuh.
Cara membuat agar – agar buah mungkin jadi hal sepele untuk sebagian orang. Tapi, bagi pemula, membuat agar – agar bisa jadi tantangan sendiri. Walaupun itu sudah menggunakan agar – agar instan yang tinggal dimasak, tetap saja masih ada kegagalan yang mungkin terjadi.
Salah satu yang paling lazim ialah agar – agar jadi menggumpal sehingga tidak sempurna hasilnya. Kasihan sekali, ya? Padahal, sudah terbayang, menyajikan agar – agar dingin untuk penutup makan bersama keluargamu tercinta.
Eits, kalian jangan sedih dulu. Jika ingin membuat agar – agar buah instan yang sempurna hasilnya sangat mudah, kok. Tidak butuh banyak teknik, simak artikel tentang cara membuat agar agar buah berikut.

Cara Membuat Agar – Agar Buah Dan Berbagai Agar – Agar Lainnya

Resep Agar – Agar Jagung

Bahan-bahan Untuk Membuat Agar – Agar Jagung

  • 1 bungkus agar-agar swallow
  • 3 gelas santan dari 1 buah kelapa
  • 7 sdm gula pasir
  • 1 buah jagung manis
  • Susu kental manis untuk toping

Cara Membuat Agar – Agar Jagung

  1. 1. Campurkan santan tambahkan gula aduk. Lalu masukkan agar- agar lalu jagung manis.
  2. Masak di atas api sedang sampai mendidih sambil terus diaduk.
  3. Tuang adonan ke dalam cetakan . Setelah dingin potong-potong kemudian tambahkan topping dan siap dihidangkan.

Resep Agar – Agar Santan

Bahan – Bahan Untuk Membuat Agar – Agar Santan

  • 1 bungkus agar-agar swallow warna hijau
  • 3 gelas air
  • 10 sdm gula pasir
  • 65 ml santan kara

Cara Membuat Agar – Agar Santan

  1. Tuangkan air ke dalam panci, masukkan agar-agar swallow dan gula pasir ke dalam air, kemudian diaduk.
  2. Taruh panci diatas kompor lalu masalalu matikan api.
  3. Tuang ke dalam cetakan, tunggu sampai dingin kemudian sajikan.

Resep Agar – Agar Kacang Hijau

Bahan – Bahan Untuk Membuat Agar – Agar Kacang Hijau

  • 1 bungkus agar-agar swallow plain
  •  gula pasir 1 gelas
  • 1 sachet SKM
  • Semangkuk bubur kacang hijau
  • 3 gelas air

Cara Membuat Agar – Agar Kacang Hijau

  1. Pertama buat agar-agar untuk kacang hijaunya. Setengah bungkus agar-agar dicampur dengan gula pasir dan 1 setengah gelas air masak sampai mendidih.
  2. Lalu tuang ke dalam cetakan biarkan hingga agar-agarnya mengeras, bisa disimpan dikulkas.
  3. Kemudian buat agar-agar susunya dengan mencampur sisa agar-agar dengan susu kental manis masak hingga mendidih.
  4. Jika agar-agar kacangnya sudah mengeras tuangkan agar-agar susu diatasnya. Tunggu sampai uap panasnya hilang masukkan kembali ke dalam kulkas.

Resep Agar – Agar Waluh

Bahan – Bahan Untuk Membuat Agar – Agar Waluh

  • 1 bungkus agar-agar swallow plain
  • 1 buah labu kuning
  • vanili 1 bungkus
  • 1 gelas gula air
  • 2 gelas air

Cara Membuat Agar – Agar Waluh

  1. Kupas waluh, kukus sampai matang, lalu blender.
  2. Campur agar-agar, gula, vanili dan air.
  3. Didihkan, jika sudah mendidih, sambil tetap diaduk, campurkan waluh yang telah dihaluskan.
  4. Tuang ke dalam loyang, simpan dalam lemari es. Siap dihidangkan.

Resep Agar – Agar Kelapa Muda

Bahan – Bahan Untuk Membuat Agar – Agar Kelapa Muda

  • 1 bungkus agar-agar bubuk warna putih
  • 50 gram gula pasir
  • 100 ml santan kelapa
  • 80 ml air kelapa muda
  • 100 gram daging kelapa muda
  • 1/2 sdt garam
  • 1 lembar daun pandan
  • 15 Resep Agar-Agar Rumahan Mudah dan Enak

Cara Membuat Agar – Agar Kelapa Muda

  1. Campur agar-agar, gula dan garam, aduk rata. Tuangkan santan dan air kelapa, masukkan daun pandan, diaduk kembali.
  2. Masak dengan api sedang hingga mendidih sambil terus diaduk agar santan tidak pecah. Matikan kompor, biarkan sebentar sampai uap panasnya hilang.
  3. Tata daging buah kelapa pada cetakan lalu tuang adonan agar diatasnya. Biarkan sampai mengeras dan simpan dalam kulkas. Agar-agar kelapa muda siap disangtap.

Perbedaan Agar – Agar, Puding, Dan Jelly

Meskipun secara bentuk agar-agar, puding dan jelly terlihat sama tetapi padahal mereka adalah makanan yang berbeda ya guys.Apa sajakah perbedaannya yaa? Simak penjelasannya berikut guys.

Agar – Agar

Agar – agar merupakan makanan ringan yang terbuat dari ganggang laut. Makanan ini mempunyai tekstur yang kenyal, padat dan agak keras.

Puding

Puding adalah camilan yang bisa dibuat dari agar-agar, jelly ataupun campuran dari keduanya. Membuat puding perlu menambah dengan susu atau santan. Dalam membuat puding, kalian bisa menambahkan toping sesuai selera seperti contohnya buah-buahan, yoghurt, sari kelapa dan lain sebagainya.

Jelly

Bahan dasar untuk membuat jelly juga sama dengan membuat agar – agar, yaitu rumput laut. Karena sebab itu, tekstur jelly sangat kenyal dan mudah untuk dihancurkan.

Jadi itulah perbedaan antara puding, agar-agar dan jelly ya guys. Kalau puding mempunyai tekstur dan cita rasa yang bervariasi. Agar – agar teksturnya kenyal dan padat, sedangkan jelly memiliki tekstur yang kenyal dan lembek.

Manfaat Agar – Agar

Penggunaan agar – agar sudah dilakukan oleh masyarakat di beberapa negara di Asia Timur sebagai bahan pembuat kue dan yang lain. Pada abad ke 19, agar – agar mulai menyebar ke Eropa dan Amerika Serikat dan disebarkan oleh orang China.

Penggunaan agar – agar untuk dimanfaatkan dalam berbagai bidang tentunya memiliki alasan. Berikut merupakan manfaat agar- agar dan kandungan didalamnya.

1. Penutup Luka

Agar agar dapat digunakan untuk bahan pembuat perban penutup luka. Sifat agar – agar yang menyerap cairan berfungsi untuk mempercepat pembekuan darah pada luka, supaya menjadi lebih cepat kering.

2. Pembungkus Kapsul

Agar – agar juga dimanfaatkan untuk bahan dasar selaput pembungkus kapsul obat pengganti gelatin. Pada awal mula pembuatan kasul, gelatin hewani berfungsi dalam selaput pelapis kapsul.

Tetapi, sekarang telah mulai digantikan dengan bahan agar – agar karena lebih mudah larut dalam tubuh sehingga tidak menggganggu sistem penyerapan obat yang ada di dalam kapsul agar – agar.

3. Mengurangi Stres

Asam amino esensial yang berada didalam agar – agar dipercaya bisa membantu menurunkan tingkat stres pada orang yang mengkonsumsinya. Mengkonsumsi agar – agar secara rutin dapat membantu kalian mengurangi tingkat depresi.

4. Mencegah Radang Sendi

Agar – agar ternyata dapat membantu mengurangi sakit pada radang sendi ataupun mencegah radang sendi dengan mengkonsumsnya secara rutin. Kandungan kolagen dalam agar – agar dipercaya dapat menambah pelumas pada sendi sehingga radang sendi bisa dicegah.

5. Mencegah Osteoporosis

Selain itu, kandungan kalsium dalam agar – agar ternyata 10 kali lebih banyak dibandingkan dengan kalsium pada segelas susu lohh. Karena kandungan kalsium dalam agar – agar juga bisa mencegah terjadinya osteoporosis pada tulang.

6. Menu Diet

Agar – agar adalah salah satu jenis makanan yang sangat ampuh untuk diet dan menjaga kesegaran tubuh agar tetap prima. Mengandung banyak serat dan vitamin, membuat agar agar sangat penting sebagai asupan diet kalian teman – teman.

Bagaimana teman – teman, cukup mudahkan cara membuat agar – agar buah. Bahkan kalian bisa membuat berbagai resep agar – agar yang kalian sukai dan kalian juga langsung mengetahui manfaat apasajakah yang ada dalam agar – agar yang kalian konsumsi.

Yahh, jadi itulah tadi artikel cara membuat agar – agar buah dilengkapi dengan resep dan manfaat agar – agar semoga bisa menjadi manfaat untuk kalian yaaa. Sekian dan selamat mencobanya sendiri.

Tips Menggoreng Sukun Agar Renyah Dengan Benar

Tips Menggoreng Sukun Agar Renyah Dengan Benar

Tips Menggoreng Sukun Agar Renyah

Dalam artikel ini kami akan membagikan tips menggoreng sukun agar renyah dengan benar. Berikut tips dan resepnya,cekidot!

Jika kalian menggoreng sukun tetapi tidak renyah,berarti anda mempunyai kesalahan dalam proses penggorengannya.

Tips Menggoreng Sukun Agar Renyah

Cara mengolah sukun muda yang praktis adalah dengan digoreng.

Terdapat beberapa cara menggoreng sukun supaya enak, gurih, garing yang renyah, diantaranya adalah resep sukun goreng tepung agar renyah kriuk namun tetap empuk di dalam.

Sukun muda yang dimaksud adalah buah sukun yang belum terlalu matang atau lembek, sehingga masih dapat diiris-iris.

Banyak terdapat olahan buah sukun yang belum matang, dari dimasak sayur,cara membuat keripik sukun dan lain sebagainya termasuk sukun goreng, baik berbalut tepung maupun tanpa tepung.

Renyah kriuk dan berasa enak dan gurih membuat sukun goreng tepung sangat cocok dihidangkan sebagai menu sajian sarapan di pagi hari selagi santai sebagai cemilan atau teman minum kopi panas maupun dingin.

Cara Membuat Sukun Goreng Renyah

Bahan Sukun Goreng

  • 1 buah – sukun ukuran sedang
  • 1 sdt air kapur sirih
  • 500 ml air untuk rendaman
  • 200 gram – tepung terigu
  • 2 batang – daun bawang, iris kasar
  • 200 ml air untuk adonan pencelup

Bumbu Halus

  • 1/2 sdt – ketumbar bubuk
  • 1/2 sdt – lada bubuk
  • 4 siung – bawang putih
  • Garam secukupnya

Cara Membuat Sukun Goreng

  1. Kupas kulit luar sukun hingga bersih lalu iris-iris tipis sekitar 0,5 cm atau dengan ketebalan sesuai selera,  jangan terlalu tebal agar mudah matang merata di dalam dan jangan terlalu tipis agar lebih empuk saat dikunyah.
  2. Rendam irisan buah sukun tersebut dalam air kapur sirih, campur air rendaman untuk menghilangkan getahnya, kira kira proses perendaman irisan buah sukun tersebut sekitar  2 atau 3 jam.
  3. Angkat irisan buah sukun kemudian cuci dengan air yang bersih.
  4. Selanjutnya campurkan tepung terigu dan bumbu halus, sambil diaduk-aduk tuangkan air sedikit demi sedikit dan masukkan irisan daun bawang sampai larut dan tercampur rata.
  5. Celupkan satu persatu irisan sukun ke dalam adonan, angkat kemudian goreng ke dalam minyak panas dalam wajan, hingga kekuning dan kecoklatan.
  6. Angkat dan tiriskan dari minyak yang masih menempel, sukun goreng tepung renyah siap untuk disajikan.

Buah sukun dapat dipanen dalam berbagai tingkat kematangan. Baik saat masih muda maupun setelah matang sempurna.

Buah yang sudah matang bisa dimakan langsung atau dimakan dengan pengolahan sederhana. Sedangkan buah yang belom matang biasanya memerlukan pengolahan lebih lanjut.

Sebagai sumber karbohidrat buah sukun bisa dijadikan sebagai makanan pokok pengganti beras atau gandum. Namun hanya sebagian kecil masyarakat yang melakukan hal itu.

Hal ini karena buah sukun tidak tahan jika disimpan dalam jangka yang panjang.

1. Dikonsumsi Langsung

Buah sukun yang telah matang dapat dimakan langsung. Namun kebanyakan orang mengolah buah sukun terlebih dahulu dengan cara dipanggang.

Setelah dipanggang daging buah akan menjadi empuk seperti roti dan bisa dinikmati dengan daging atau lauk pauk lainnya.

Selain itu buah sukun juga bisa dikukus, direbus,dan juga digoreng. Untuk memperpanjang umurnya,buah sukun disimpan dengan cara dijadikan keripik karena akan membuat sukun menjadi tahan lama.

Caranya yaitu daging buah diiris tipis-tipis kemudian dijemur agar kering. Setelah itu digoreng dengan minyak panas.

Di daerah Fiji, buah sukun biasanya disimpan setelah difermentasi terlebih dahulu. Hasil fermentasinya berbentuk pasta dan berwarna putih kekuningan. Pasta sukun merupakan bahan dasar untuk membuat roti khas daerah Fiji.

2. Dibuat Tepung

Buah sukun dapat diolah menjadi tepung. Tepung sukun bisa dijadikan sebagai pengganti tepung terigu sebagai bahan baku kue dan roti.

Hanya saja tepung sukun tidak mengandung gluten sehingga untuk membuat makanan olahan masih perlu dicampur dengan jenis tepung lain seperti tepung terigu.

Perbandingan pencampurannya beragam tergantung jenis makanan yang akan dibuat.

Secara umum tepung sukun dapat mensubtitusi tepung terigu hingga 75%. Penggunaan tepung sukun bisa menghemat penggunaan terigu yang harganya lebih mahal dibandingkan tepung sukun.

Itu tadi artikel berjudul Tips Menggoreng Sukun Agar Renyah Dengan Benar yang dapat kami bagikan.

Dan apabila Anda ingin mengetahui berbagai informasi menarik mengenai cara menanam jahe merah, maka Anda bisa klik tulisan biru tersebut untuk membacanya, semoga bermanfaat dan sekian.

Cara Menyemaikan Bibit Padi Agar Bisa Segera Di Tanam

Cara Menyemaikan Bibit Padi Agar Bisa Segera Di Tanam

Cara Menyemaikan Bibit Padi
Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara menyemaikan bibit padi agar bisa segera di tanam.
Sebelum kita bahas ke inti judul pada artikel ini, kami akan jelaskan tentang sejarah padi.

Sejarah Padi

Padi termasuk kedalam genus Oryza L yang meliputi lebih kurang 25 spesies.

Spesies tersebut tersebar pada daerah tropik dan daerah sub tropik seperti Asia, Afrika, Amerika dan Australia.

Menurut Chevalier dan Neguier tanaman padi ini berasal dari dua benua Oryza fatua koenig dan Oryza sativa L berasal dari benua Asia.

Sedangkan jenis padi yang lainya yaitu Oryza stapfii roschev dan Oryza glaberima steund berasal dari daerah Afrika barat.

Di Indonesia sendiri pada mulanya tanaman padi ini di budidayakan di daerah tanah yang kering dengan sistim ladang.

Dan pada akhirnya orang berusaha memantapkan hasil usahanya dengan cara mengairi daerah yang mempunyai curah hujannya yang kurang.

Tanaman padi yang dapat tumbuh dengan baik pada daerah tropis ini ialah Indica, sedangkan Japonica banyak dibudidayakan di daerah sub tropika.

Pada dasarnya menyemai benih padi inindilakukan hanya untuk mendapatkan benih padi untuk ditanam pada lahan sawah maupun lahan kering.
Selain dengan cara menyemai ini, ada juga sebagian dari petani padi yang langsung menaburkan biji atau benih padi ini ke lahan tanamnya.
Namun cara tersebut kalah efektif dan banyak permasalahannya dibanding menyemainya terlebih dahulu.
Maka dari itu jika Anda ingin membudidayakan padi, ada baiknya apabila Anda melakukan semai padi untuk mendapatkan bibit yang baik serta hasil panen terbaik.
Cara menyemai benih padi ini sendiri sebenarnya cukup mudah dan tidak terlalu sulit.
Akan tetapi bagi Anda yang belum pernah tahu tentang bagaimana cara menyemai biji padi yang baik dan benar, maka Anda bisa membaca artikel ini sampai habis.
Berikut ini merupakan hal-hal yang harus Anda lakukan sebelum menyemai benih padi.

Persiapkan Peralatan

1. Cangkul

Cangkul ini dapat Anda gunakan untuk mencangkul sawah dan memperbaiki sistem pematang sawah yang akan Anda gunakan sebagai lahan untuk persemaian, ini apabila Anda menyemai benih padi disawah.
Apabila di darat, maka cangkul ini dapat berfungsi untuk menggemburkan tanah sebelum bibit tersebut di semaikan.

2. Garu

Garu merupakan alat yang berfungsi untuk meratakan lumpur pada lahan sawah yang hendak Anda semaikan bibit.
Alat garu ini bisa untuk Anda buat sendiri dari kayu atau papan.

1. Persiapkan Lahan

Sebelum Anda menyemai benih padi, maka sebaiknya untuk Anda siapkan lahan yang hendak Anda gunakan untuk menyemai.
Jika didarat, maka Anda harus menggemburkan tanah terlebih dahulu dan membuat bedengan yang lebarnya kira-kira 3 meter dan panjangnya terserah Anda bisa 5 sampai 10 meter.
Sebenarnya tidak ada patokan khusus untuk lebar dan panjang dari bedengan.
Begitu juga apabila disawah, maka Anda harus membajaknya dan meratakan serta menghaluskan pada bagian permukaan sawah baru kemudian di semaikan benihnya.

2. Persiapkan Benih Atau Biji Padi

Sebelum benih Anda semaikan sebaiknya benih padi di rendam terlebih dahulu di dalam air selama satu malam, setelah itu baru Anda taburkan pada tempat yang sudah Anda persiapkan sebelumnya.

3. Menyemai Benih Padi

Setelah lahan telah siap, maka selanjutnya tinggal Anda semaikan benih padi, apabila di darat, silahkan Anda menaburkan benih padi secara merata.
Apabila Anda sudah selesai, maka segera tutupi permukaan laha menggunakan terpal tipis atau alang-alang juga bisa.
Agar tidak habis di makan burung maupun hewan lainnya. Begitu juga dengan perlakuan disawah, sama seperti perlakuan didarat.

4. Perawatan benih

Setelah benih sudah Anda semaikan, langkah selanjutnya adalah dengan merawatnya dengan baik dan benar.
Beri pupuk agar proses pertumbuhan benih bisa cepat tumbuh dengan sempurna.
Setelah benih yang Anda tanam berumur 2 minggu, maka benih padi siap untuk Anda tanam, tapi untuk usia tanam benih padi ini tergantung pada jenis atau varietas padi yang Anda tanam.
Itu tadi artikel Cara Menyemaikan Bibit Padi Agar Bisa Segera Di Tanam yang dapat kami bagikan.
Dan apabila Anda ingin mengetahui berbagai informasi mengenai cara merendam benih padi maka Anda bisa klik saja tulisan biru diatas untuk membacanya.
Semoga dengan adanya Cara Menyemaikan Bibit Padi Agar Bisa Segera Di Tanam ini bisa membantu Anda didalam usaha pertanian Anda.

Cara Menanam Cabe Di Kebun Agar Hasilnya Melimpah

Cara Menanam Cabe Di Kebun Agar Hasilnya Melimpah

Cara Menanam Cabe Di Kebun

Pada artikel kali ini kita akan membahas materi tentang cara menanam cabe di kebun agar hasilnya melimpah.

Cabe merupakan salah satu jenis tumbuhan yang termasuk kedalam anggota genus Capsicum.

Cabe ini juga dapat untuk Anda jadikan sebagai bahan sayuran dan bumbu dapur.

Cita rasanya yang sangat pedas maka cabe ini sangat populer di Asia Tenggara sebagai pelezat rasa makanan.

Cabe ini juga memilki beberapa kandungan senyawa yang dapat berguna bagi kesehatan manusia.

cabe mengandung antioksidan yang dapat berfungsi untuk menjaga tubuh dari ancaman radikal bebas.

Kandungan terbesar antioksidan ini pada umumnya terdapat pada cabai yang masih hijau.

Selain itu cabe ini juga mengandung Lasparaginase dan Capsaicin yang dapat berperan sebagai zat anti kanker.

Tidak hanya itu cabe ini juga mengandung vitamin C yang terbilang cukup tinggi dan sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Namun karena rasa cabai yang sangat pedas, cabe ini harus dimakan secukupnya saja untuk menghindari terjadinya nyeri lambung.

Kandungan Cabe

Cara Menanam Cabe Di Kebun

Cabe ini sepertinya sudah mulai sangat populer dikalangan masyarakat.

Tentu itu semuanya juga telah mengenal dengan baik varietas sayuran yang satu ini .

Di dalam memasak cabe, pada umumnya di pergunakan sebagai bumbu penambah rasa pedas.

Cabe sangat disukai oleh sebagian orang, makanan tak akan berasa apabila tanpa cabe.

Cabe kini telah banyak di pasarkan di dalam bentuk kering maupun bubuk.

Sehingga Anda tidak perlu repot lagi untuk memilih dan menyimpan cabe ini.

Apabila anda membeli cabe segar, maka cabe mentah yang baik pada umumnya ditandai dengan warnanya yang cerah (hijau, kuning, oranye, merah tergantung pada varietas cabe).

Cara menyimpan cabai segar agar dapat awet adalah dengan cara di simpan ke dalam lemari es dengan dimasukkan kedalam kantong plastik.

Cara tersebut akan dapat membuat cabe tetap segar selama berminggu-minggu.

Cabe kering ini juga dapat Anda simpan pada suhu kamar, dan dalam tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari.

Budidaya Tanaman Cabe

Di negara Indonesia sendiri cabe atau cabai ini memiliki tempat tersendiri.

Hampir mayoritas masyarakat di indonesia mengkomsumsi cabe, entah itu cabe yang masih segar atau cabe yang sudah diolah menjadi sambal.

Mereka beranggapan bahwa tak lezat apabila makanan tidak memakai cabe.

Dengan banyaknya permintaan pasar akan cabe ini, maka sekarang banyak yang mencoba membudidayakan tanaman cabe ini khususnya tanaman cabe rawit.

Walaupun kondisi usaha petani kita pada umumnya kurang mantap karena harga komoditas pertanian yang tinggi, akan tetapi petani masih banyak juga yang menanam cabe ini.

Membudidayakan cabe ini sebenarnya bisa untuk Anda lakukan dengan cara yang sederhana.

Yaitu pada saat musim hujan, tanaman ini juga tidak perlu untuk di siram, hanya mengandalkan air hujan saja.

Cara Menanam Cabe

Cara menanam cabe– Banyak cara metode untuk membudidaya cabe yang baik dan benar yaitu sebagai berikut:

Pemilihan Jenis Cabe

Sebelum menanam Anda juga harus menentukan dulu jenis cabe apa yang hendak Anda tanam.

Anda bisa memilih apakah cabe rawit, cabe merah besar, cabe merah atau jenis cabe yang lainnya.

Menyiapkan Benih Cabe

Setelah Anda telah menentukan cabe apa yang Anda pilih, kemudian taburkan biji cabe tersebut.

Selanjutnya jemur hingga kering dan lakukan benih yang sudah kering.

Anda dapat memilih apakah akan di semai di polybag atau menggunakan media bedengan semaian.

Kedua cara tersebut sebenarnya hampir sama, akan tetapi mayoritas petani di Indonesia memakai media bedengan sebagai teknik untuk menyemai benih cabe ini.

Cara menggunakan teknik bedengan ini adalah dengan membuat bedengan pada sebidang lahan yang gembur.

Dan diberi pupuk kandang dan pupuk TSP secukupnya, pemupukan ini di maksudkan untuk mempercepat pertumbuhan dari bibit cabe.

Setelah bedengan siap Anda gunakan, maka taburkan benih cabe ke dalam setiap bedengan yang telah Anda buat.

Setelah itu tutup bagian bedengan atas menggunakan gulma kering, bisa juga menggunakan alang-alang kering yang di sangga menggunakan kayu jarak.

Tunggu hingga benih cabe tumbuh menjadi tanaman kecil yang memiliki daun minimal empat helai.

Saat tanaman cabe sudah mempunyai daun minimal empat, maka bibit cabe siap untuk Anda pindahkan ke lahan tanam.

Pembuatan Lahan Tanaman Cabe

  • Sembari menunggu bibit cabe yang sudah jadi, maka Anda harus menyiapkan lahan yang hendak Anda gunakan untuk menanam cabe.
  • Membersihkan lahan yang hendak Anda gunakan untuk menanam cabe dari gulma atau rumput liar.
  • Gemburkan tanah lalu beri pupuk kandang pada bagian lahan tanam cabe.
  • Buatlah bedengan dengan lebar sekitar 1 meter hingga 1,5 meter, dan dengan ketinggian bedengan 30 cm serta jarak antar bedengan 30 sampai 40 cm.
  • Buatlah lubang dengan jarak antar lubang 40 sampai 60 cm.
  • Lahan siap Anda gunakan untuk menanam cabe.

Menanam Cabe

berikut adalah langkah-langkah untuk menanam bibit cabe yang sudah jadi:

  • Ambilah bibit cabe yang telah memiliki daun sebanyak 4 helai dan dalam kondisi yang  baik.
  • Masukkan bibit cabe tersebut ke dalam lubang yang sudah Anda siapkan pada lahan tanam.
  • Tutup kembali lubang tersebut dengan menggunakan tanah atau pupuk kandang.
  • Siramlah tanaman cabe ini tiap hari apabila tidak turun hujan.
  • Saat musim kemarau terjadi, maka Anda bisa memberikan penutup diatas tanaman cabe. Karena hal ini untuk menjaga kelembaban serta agar tidak terjadi kekeringan pada lahan tanam yang Anda gunakan.

Pemupukan Tanaman Cabe

Pupuk yang bisa Anda berikan pada cara menanam cabe di kebun ini dapat berupa pupuk kandang atau pupuk kompos.

Pupuk tersebut akan dapat menghasilkan cabe yang organik, tapi jika tidak, kamu dapat mencampur pupuk kandang atau pupuk kompos tersebut dengan TSP atau urea secukupnya.

Perawatan

Setelah bibit cabe berhasil Anda pindahkan, maka lakukan perawatan terhadap tanaman cabe ini secara rutin.

Berikan pupuk tambahan dengan dosis sekitar satu sendok makan NPK untuk setiap polybag setiap bulannya.

Apabila kamu menginginkan cabe yang organik, Anda bisa menggunakan pupuk cair.

Agar cara menanam cabe di kebun yang Anda tanam dapat tumbuh dengan baik, maka Anda perlu melakukan pengajiran.

Pengajiran ini berfungsi untuk menopang tanaman cabe agar dapat berdiri dengan tegak.

Lakukan pengajiran ini ketika tanaman cabe sudah mulai tumbuh sekitar 20 cm.

Lalu berikan penyangga berupa batang bambu dan ikatkan ke pohon cabe.

Pemanenan

Di dalam cara menanam cabe di kebun, waktu panen yang baik adalah pada saat bobot buah cabe masih optimal.

Yaitu pada saat pagi hari, setelah embun telah menghilang.

Tujuannya adalah agar buah cabe yang hendak Anda petik tidak terkontaminasi oleh organisme pembusuk.

Cara panen cabe yang baik adalah dengan cara memetik pada bagian buah cabe dengan tangkainya.

Lakukan aktivitas pemanenan ini secara hati-hati agar ranting atau cabang tanaman cabe tidak patah.

Buah cabe yang telah Anda petik dengan tangkainya, maka akan lebih tahan lama apabila di simpan ketimbang cabe yang di panen tanpa menyertakan tangkainya.

Selain itu, buah cabe yang di panen dengan tangkainya juga akan membuat bobot cabai akan lebih berat.

Itu tadi artikel tentang Cara Menanam Cabe Di Kebun Agar Hasilnya Melimpah yang dapatkami bagikan.

Semoga dengan Cara Menanam Cabe Di Kebun Agar Hasilnya Melimpah ini dapat membantu Anda di dalam usaha pertanian Anda, sekian.

Proses Penanaman Padi Dari Awal Sampai akhir Dengan Mudah

Proses Penanaman Padi Dari Awal Sampai akhir Dengan Mudah

Proses Penanaman Padi Dari Awal Sampai akhir

Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai Proses Penanaman Padi Dari Awal Sampai akhir yang siapkan untuk Anda dengan sebaik baiknya.

Tanaman padi ini merupakan asal muasal dari beras. Beras sendiri merupakan salah satu kebutuhan utama dari masyarakat Indonesia untuk mencukupi kebutuhan karbohidrat.

Begitu bergantungnya masyarakat akan kebutuhan beras atau nasi ini, menyebabkan beras atau nasi ini kini menjadi kebutuhan utama dan wajib untuk di penuhi.

Kecukupan serta keberhasilan di dalam cara menanam padi ini menjadi penentu untuk mencukupi kebutuhan sehari hari.

Tanpa tanaman padi ini maka manusia tidak akan dapat mengkonsumsi nasi lagi.

Sehingga, budidaya tanaman padi ii juga harus terus di kembangkan oleh petani padi di Indonesia.

Inilah Proses Penanaman Padi Dari Awal Sampai akhir , Selain nilai kebutuhannya, tanaman padi ini juga memiliki nilai ekonomi yang terbilang sangat tinggi.

Seperti sudah di ketahui oleh masyarakat, nilai jual dari beras ini sangatlah tinggi dan pasti laku dan tidak mungkin tidak laku.

Oleh sebab itu, di harapkan kedepannya semakin bertambah para petani yang mengembangkan budidaya tanaman padi ini, sehingga kebutuhan akan padi ini akan tercukupi.

Cara Menanam Padi

Proses Penanaman Padi Dari Awal Sampai akhir

Untuk mendapatkan tanaman padi yang berkualitas unggul, tentu di perlukan cara tanam padi dan  proses penanaman dari awal sampai akhir yang baik dan benar.

persiapan apa yang perlu di perhatikan di dalam penerapan budidaya tanaman padi.

Berikut ini adalah beberapa langkah dalam di dalam cara menanam padi yang harus di perhatikan agar cara budidaya padi ini sampai panen berikut ini:

Persiapan Media Tanam

Media tanam untuk menanam padi ini harus Anda siapkan minimal dua minggu sebelum penanaman Anda mulai.

Persiapan yang harus Anda lakukan adalah dengan caramengolah tanah sebagai media tanam.

Tanah yang Anda gunakan sebagai harus terbebas dari gulma serta rumput liar.

Jangan sampai pertumbuhan dari tanaman padi Anda terganggu karena harus berbagi nutrisi dan air dengan rumput-rumputan liar.

Jika lahan Anda sudah terbebas dari tanaman liar, selanjutnya basahi tanah dengan air lalu lakukan pembajakan.

Pembajakan ini di lakukan untuk mempersiapkan tanah dalam keadaan yang lunak serta gembur sehingga cocok apabila digunakan untuk penanaman.

Pada zaman modern ini,  pembajakan tidak lagi di lakukan dengan mencangkul akan tetapi dengan menggunakan sapi ataupun menggunakan mesin traktor.

Setelah lahan telah melalui proses pembajakan, maka genangi kembali media tanam dengan air.

Air ini dapat Anda berikan dalam jumlah yang banyak untuk menutupi seluruh lahan dengan ketinggian hingga 10 cm.

Biarkan air yang ada pada media tanam terus menggenang.

Air yang menggenang selama sekitar dua minggu akan dapat menyebabkan media tanam menjadi berlumpur serta racun pun juga akan dapat hilang karena ternetralisir.

Pemilihan bibit

Bibit pada tanaman padi harus melalui proses pengujian terlebih dahulu untuk menentukan dari kualitasnya.

Pengujian ini dapat Anda lakukan dengan cara merendam sekitar 100 butir benih padi kedalam air.

Setelah dua jam lalu periksalah benih tersebut. Proses Penanaman Padi Dari Awal Sampai akhir yaitu dengan Pemeriksaan benih dilakukan dengan cara mengidentifikasi perubahan pada benih.

Apabila terdapat lebih dari 90 butir benih atau lebih dari 90% benih mengeluarkan kecambah, maka itu artinya benih tersebut mempunyai kualitas yang unggul dan bermutu tinggi.

Tentu benih yang mempunyai kualitas unggul dan bermutu tinggi inilah yang layak untuk Anda budidayakan.

Sedangkan apabila benih tidak menunjukkan tanda seperti yang telah disebutkan diatas, maka artinya benih tersebut tidak di sarankan untuk Anda budidayakan.

Setelah proses menentukan benih yang akan Anda jadikan bibit sudah selesai, maka Anda dapat melakukan persemaian segera.

Persemaian

Persemaian ini dapat Anda lakukan setelah menentukan bibit yang mempunyai kulaitas unggul.

Bibit padi unggul tersebut kemudian akan disemai pada wadah persemaian.

Wadah persemaian terlebih dahulu harus Anda siapkan.

Kebutuhan wadah ini semai diberikan dalam perbandingan sebesar 1 : 20. Misalkan akan menggunakan lahan sawah sebesar 1 hektar maka wadah persemaian yang digunakan sekitar 500 m2.

Lahan pada wadah persemaian tersebut juga harus berair dan berlumpur.

Berikan pupuk urea serta pupuk TSP pada lahan persemaian dengan dosis masing-masing sekitar 10 gr per 1 m2.

Apabila lahan persemaian sudah siap, selanjutnya sebarkan benih yang telah berkecambah dengan merata.

Penanaman

Proses penanaman padi ini dapat untuk Anda lakukan setelah benih pada proses persemaian telah tumbuh daun dengan sempurna sebanyak tiga hingga empat helai.

Jangka waktu dari persemaian ke bibit siap tanam ini pada umumnya sekitar 12 hingga 14 hari saja.

Dan apabila benih sudah siap untuk di tanam, selanjutnya pindahkan bibit dari lahan semai ke lahan tanam.

Pemidahan ini harus Anda lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak tanaman.

Penanaman dapat Anda lakukan pada lubang-lubang tanam yang telah  Anda siapkan.

Khusus untuk tanaman padi ini di dalam satu lubang dapat Anda tanami hingga dua bibit sekaligus.

Penanaman ini dapat untuk Anda lakukan dengan cara memasukkan bagian akar membentuk huruf L.

Yang bertujuan agar akar pada tanaman padi yang Anda budidaya dapat tumbuh dengan sempurna.

Kedalaman bibit pada saat Anda tanam pun juga di tentukan berkisar pada rentang 1 cm hingga 15 cm.

Masa penanaman padi ini lebih baik Anda lakukan dua kali dalam setahun berdasarkan masa penanamannya yang ideal.

Perawatan lahan

Perawatan lahan ini dapat Anda lakukan dengan tiga hal yaitu dengan penyiangan, pengairan, serta pemupukan.

Penyiangan pada umumnya dilakukan dengan caranmenjaga kebersihan lahan dari tanaman pengganggu.

Penyiangan ini harus Anda lakukan rutin setiap periode waktu tertentu.

Bisa dilakukan dua minggu sekali atau bisa juga tiga minggu sekali.

Pengairan dapat Anda berikan sesuai kebutuhan saja.

Seperti  halnyapada tanaman yang lainnya, pastikan tidak ada kekurangan atau kelebihan air.

Selanjutnya untuk pemupukan sendiri, dapat Anda lakukan pertama kali setelah tanaman padi berusia satu minggu.

Jenis pupuk yang dapat Anda berikan adalah pupuk urea dengan dosis 100 kg per hektar serta pupuk TPS dengan dosis 50 kg per hektar.

Pemupukan ini selanjutnya Anda lakukan setelah 25 hari hingga 30 hari setelah penanaman selesai dilakukan.

Berikan kembali pupuk urea dengan dosis 50 kg per hektar serta pupuk Phonska dengan dosis sekitar 100 kg per hektar.

Pemanenan

Panen ini sendiri dapat untuk Anda lakukan dengan tanda-tanda padi yang sudah menguning dan mulai merunduk.

Anda bisa menggunakan sabit gerigi untuk memanen dan letakkan hasil panen tersebut pada tikar dengan merontokkan beras dari dalam bulir-bulir padi yang ada.

Demikianlah artilkel Proses Penanaman Padi Dari Awal Sampai akhir yang dapat kami bagikan.

Apabila Anda melakukan penanaman padi yang baik dan benar, maka hasilnya pun juga akan dapat memuaskan dan menguntungkan, sekian.

Tanaman Yang Cocok di Tanah Tandus Dan Gersang

Tanaman Yang Cocok di Tanah Tandus Dan Gersang

Tanaman Yang Cocok di Tanah Tandus

Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai Tanaman Yang Cocok di Tanah Tandus.

Tanah tandus merupakan salah satu tanah yang tidak subur dan tidak banyak mengandung humus.

Sehingga tanah tandus ini tidak cocok apabila untuk pertanian.

Adapun faktor yang dapat mempengaruhi tanah tersebut menjadi tandus adalah tanah tersebut kehilangan humus akibat erosi.

Berikut adalah beberapa jenis tanaman yang di kenal tidak membutuhkan air dalam jumlah yang banyak.

1. Mentimun

Meskipun buahnya memiliki kadar air yang terbilang sangat banyak, akan tetapi sebenarnya tanaman ini tidak membutuhkan air yang banyak.

Justru tanaman mentimun ini membutuhkan kondisi yang terbilang hangat dan panas dengan intensitas matahari yang sangat banyak untuk dapat tumbuh dengan subur dan dapat menghasilkan buah banyak.

Tanaman mentimun ini rata-rata pada umumnya membutuhkan 75 hari dari awal tanam hingga awal pemanenan berlangsung.

2. Terong

Sama halnya dengan mentimun, tanaman terong ini juga tidak membutuhkan air terlalu banyak dan dapat tumbuh baik dengan kondisi panas.

Terong ini dapat mulai untuk Anda panen setelah tanaman terong telah berumur 70 hingga 80 hari setelah masa tanam.

3. Labu

Tanaman labu ini akan dapat tumbuh lebih cepat apabila di tanam pada tempat yang panas daripada di tanam di tempat dingin.

Rasanya pun juga akan lebih manis apabila di bandingkan dengan labu yang di tanam di daerah yang dingin.

Rata-rata labu ini dapat Anda panen pada umur 50-60 hari setelah tanam.

4. Kacang Panjang

Pemeliharaan yang relatif lebih mudah dari tanaman serupa membuat petani di Indonesia lebih tertarik untuk menanam tanaman ini.

Selain itu, kacang panjang ini juga memiliki nilai jual yang terbilang cukup tinggi, jadi tak heran apabila banyak yang membudidayakannya.

Ketika ladang sedang kering, pada umumnya petani akan beralih dan menanam kacang panjang karena ketahanannya pada kondisi kering yang terbilang cukup tinggi.

5. Jagung

Apabila Anda menanam jagung pada musim kemarau, maka hal tersebut adalah pilihan yang cukup bijak.

Sebab tanaman jagung ini juga akan dapat tumbuh dengan baik itu di kondisi tanah yang tidak memiliki banyak air.

Nilai jualnya yang juga terbilang cukup tinggi, maka bisa menjadi pertimbangan apabila ingin beralih menanam komoditas ini barang satu kali masa tanam.

Jagung ini pada umumnya dapat di panen setelah berumur 60 sampai 100 hari setelah tanam.

Tergantung pada perawatan yang di lakukan.

6. Umbi-umbian

Baik tanaman singkong maupun ubi jalar ini memerlukan jumlah air yang sedikit untuk bisa tumbuh subur.

Tanaman singkong dan ubi jalar ini terkenal tidak manja terhadap air dan dapat untuk di tanam di manapun dan kapanpun.

Terlebihi lagi jika di rawat dengan baik, maka hasil panen dari komoditas ini bisa melimpah.

7. Kedelai

Menanam kedelai jenis komoditas ini juga termasuk menggiurkan dan baik apabila Anda tanam pada saat musim kemarau dan lahan yang kering.

Kedelai ini dapat mulai Anda panen apabila kedelai telah memasuki umur 75 hingga 90 hari setelah tanam.

Dengan pengelolaan yang baik dan benar, komoditas-komoditas ini akan dapat menghasilkan produk yang tidak akan mengecewakan.

Namun perlu untuk Anda perhatikan pula tanaman apa yang cocok untuk daerah masing-masing.

Mulai dari ketinggian lokasi di atas permukaan laut hingga kadar pH dari tanah.

Perhatikan pula varietas yang ingin Anda tanam, pastikan sesuai dengan kondisi lahan kering yang hendak Anda gunakan sebagai media.

Komoditas-komoditas ini tentu juga memerlukan perawatan dan walaupun komoditas ini tahan terhadap kekeringan, bukan berarti tanaman ini tak perlu untuk Anda siram.

Tanah tandus ini memang tidak produktif apabila Anda jadikan sebagai lahan pertanian.

Namun sebenaranya kondisi dari tanah ini juga dapat untuk Anda perbaiki dengan upaya pelestarian tanah.

Upaya Pelestarian

Didalam Tanaman Yang Cocok di Tanah Tandus ini, untuk melestarikan dan memperbaiki tingkat dari kesuburan tanah lahan Anda, maka Anda bisa melakukan beberapa metode sebagai berikut ini.

1. Pemberian Pupuk dan Materi Organik

Pupuk terutama NPK juga akan dapat menambah nutrisi esensial dari tanah.

Yaitu nitrogen, fosfor, dan kalium sedangkan pupuk kandang atau kompos juga akan menambah materi organik dalam tanah.

Keduanya ini juga akan dapat memperbaiki kondisi topsoil lahan.

2. Kontrol pH 

Apabila pH terlalu asam maka tanah juga dapat di beri batuan kapur, namun apabila terlalu alkalis, tanah tersebut dapat di beri belerang.

3. Kontrol Salinitas

Salinitas yang tinggi ini tidak akan dapat memungkinkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang dengan sempurna.

Salinitas yang tinggi ini juga akan dapat di koreksi dengan penambahan asam humat yang berasal dari degradasi materi organik.

Senyawa ini juga dapat mengikat anion dan kation sehingga dapat menurunkan salinitas.

3. Pembajakan

Pembajakan tanah baik dengan cara manual maupun dengan menggunakan traktor ini berfungsi untuk membalikan tanah dan membuat tekstur tanah menjadi gembur.

Gembur ini sendiri berarti lapisan tanah yang memiliki banyak rongga sehingga tanaman akan dapat tumbuh dengan memanfaatkan oksigen yang ada di dalam tanah.

4. Penjagaan Ekosistem Tanah

Makhluk hidup yang ada di dalam tanah seperti cacing juga dapat di tambahkan pada media tanah.

Begitu pula dengan konsorsium mikroba pada tanah.

Cacing ini akan dapat memproses bahan organik menjadi kascing yaitu berupa materi yang dapat berguna untuk penyubur tanah (vermicompos).

Mikroba tanah ini juga akan melakukan daur nitrogen dan daur karbon yang berguna untuk kesuburan pada tanaman.

5. Penggantian Tanaman

Penggantian tanaman ini berguna untuk menambah kesuburan dari tanah dengan menambah materi organik tanah.

Contohnya pada proses penanaman lahan dengan tanaman kacang.

Hal tersebut akan meningkatkan kandungan nitrogen tanah akibat adanya simbiosis tumbuhan kacang dengan bakteri.

6. Reboisasi Tanaman

Di dalam Tanaman Yang Cocok di Tanah Tandus, tanah yang gundul juga akan memberikan dampak akibat hutan gundul dapat untuk ditanami ulang.

Yaitu dengan cara penanaman secara bertahap sebelum di jadikan sebagai lahan pertanian untuk memperbaiki struktur dari tanah dan menambah lapisan topsoil.

7. Remediasi Lahan 

Tanah yang telah terkontaminasi polutan akan dapat di remediasi untuk menghilangkan kontaminasi yang barang kali terkandung di dalam tanah.

Sebaiknya remediasi ini Anda lakukan dengan cara penambahan mikroorganisme (bioremediasi) atau tanaman (fitoremediasi) sehingga tanah tidak akan memiliki kelebihan dari suatu senyawa kimia.

8. Mineralisasi Lahan

Tanah yang kekurangan mineral ini dapat Anda atasi dengan cara menambahkan batuan yang telah di pecahkan.

Dengan proses mekanik dari pelapukan oleh cuaca, maka kandungan mineral dari batuan yang telah dipecahkan dapat akan terlarut dan akhirnya terdeposisi dalam tanah.

Penyiraman harus tetap harus Anda berikan seperlunya saja.

Itu tadi artikel mengenai Tanaman Yang Cocok di Tanah Tandus yang dapat kami bagikan.

Semoga dengan hadirnya artikel Tanaman Yang Cocok di Tanah Tandus ini akan dapat membantu Anda didalam usaha pertanian yang sedang Anda tekuni, sekian.

Cara Menanam Kedelai Dengan Kapas Yang Mudah dan Praktis

Cara Menanam Kedelai Dengan Kapas Yang Mudah dan Praktis

Cara Menanam Kedelai Dengan Kapas

Kalau Anda sedang mencari camilan yang praktis dan juga sehat, maka jangan ragu untuk memilih kedelai ini, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang cara menanam kedelai dengan kapas.

Pasalnya, jenis kacang yang satu ini juga mengandung nutrisi lengkap yang baik untuk tubuh Anda.

Nutrisi lengkap tersebut di antaranya adalah serat, karbohidrat kompleks, antioksidan, protein, berbagai vitamin dan mineral.

Ternyata tanaman Kedelai ini juga menyimpan segudang fakta menarik yang patut untuk disimak, lho. Fakta tersebut diantaranya :

1. Sumber protein nabati terbaik

Kacang kedelai merupakan salah satu tanaman sumber protein berkualitas tinggi.

Hal ini karena tanaman kedelai juga mengandung semua jenis asam amino esensial.

Asam amino esensial ini adalah jenis asam amino yang di butuhkan oleh tubuh.

Lebih Sehat dari Daging Merah

Jumlah protein dari produk olahan kedelai ini seperti olahan tahu dapat menggantikan jumlah protein yang terkandung di dalam daging merah dan sumber protein lainnya.

Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Banyak sekali orang yang bilang kalau kacang kedelai bisa memicu penyakit kanker payudara pada wanita.

Pada kenyataannya, hal tersebut hanyalah sekadar isapan jempol belaka.

Faktanya, kedelai ini justru mengandung paling banyak isoflavon daripada bahan makanan lainnya.

Isoflavon adalah sejenis antioksidan yang justru dapat membantu menangkal radikal bebas atau penyebab penyakit kanker.

Lokasi Media Tanam Kedelai

Hal pertama yang harus Anda perhatikan di dalam cara menanam kedelai dengan kapas yaitu dengan melakukan pemilihan lokasi yang cocok untuk penempatan media tanam nantinya.

Tidak hanya itu saja berbeda dengan, pemilihan lokasi juga harus Anda lakukan untuk menentukan tempat mana yang cocok untuk penerapan di dalam proses pemindahan nantinya. Dan berikut merupakan penjelasannya.

  • Untuk pemilihan tempat atau media tanam, pilihlah tempat yang tidak terlalu panas dengan pencahayaan yang kurang maksimal agar benih kedelai yang Anda tanam bisa segera bertunas.
  • Sedangkan untuk suhunya sendiri Anda bisa menyesuaikan dengan suhu kamar yaitu antara 23 derajat hingga 26 derajat namun untuk suhu yang baik yaitu sekitar 24 derajat hingga 25 derajat celcius.
  • Berbeda lagi apabila Anda memilih lokasi untuk proses pemindahan yaitu pertama-tama pastikan Anda telah memilih lahan yang cukup mudah di Anda jangkau seperti pada pekarangan ataupun lahan kosong di dekat rumah Anda.
  • Setelah itu pastikan juga kondisi dari tanah juga tidak terlalu kering walaupun kedelai ini sangat suka dengan cuaca yang hangat.
  • Selain itu pastikan juga lahan yang Anda gunakan sebagai media terbebas dari pencemaran limbah, rumput liar dan batuan. Sehingga Anda juga harus membersihkan lahan terlebih dahulu.

Media Tanam Kedelai

Langkah yang selanjutnya di dalam cara menanam kedelai dengan kapas yaitu Anda harus membuat media tanam untuk kelangsungan hidup tanaman kedelai.

Media tanam yang dapat Anda gunakan di dalam penerapan cara menanam kedelai dengan kapas ini cukup mudah.

Anda tidak perlu menggunakan tanah sebagai media tanamnya.

Alat dan bahannnya pun terbilang cukup sederhana dan mudah untuk Anda temui. Berikut adalah penjelasan singkatnya :

  • Pertama-tama yang harus Anda lakukan adalah dengan menyiapkan alat dan bahannya terlebih dahulu.
  • Adapun alat dan bahan yang digunakan yaitu: kapas, botol ataupun gelas plastik bekas minuman, alat pemotong seperti pisau, gunting maupun cutter serta air.
  • Setelah itu potonglah pada bagian atas botol plastik dan sisakan pada bagian bawahnya saja. Akan lebih mudah lagi jika Anda menggunakan gelas ataupun tray karena Anda tidak perlu melakukan proses pemotongan.
  • Langkah yang berikutnya yang perlu Anda tempuh di dalam cara menanam kedelai dengan kapas adalah dengan memasukkan media tanam berupa kapas ke dalam botol plastik, gelas plastik, ataupun tray.
  • Selanjutnya padatkan kapas tersebut hingga mencapai ketebalan sekitar 2cm hingga 4cm lalu basahi kapas tersebut dengan air.
  • Usahakan pada saat Anda hendak membasahi kapas tidak terlalu basah, kondisi yang baik untuk kapas yang digunakan yaitu kondisi yang lembab.
  • Untuk mempermudahnya Anda bisa menggunakan spray untuk membuat kapas menjadi basah serta lembab.

Benih Kedelai

Langkah yang terpenting di dalam cara menanam kedelai dengan kapas yaitu dengan pemilihan benih kedelai.

Untuk pemilihan benih kedelai ini juga terbilang sangat mudah, dan berikut adalah penjelasan singkatnya :

  • Pertama tama Anda harus membeli benih kedelai terlebih dahulu.
  • Anda bisa mendapatkan benih kedelai ini di toko benih atau dinas pertanian terdeka.
  • Setelah Anda telah mendapatkan benih kedelai, selanjutnya pilihlah benih yang layak untuk Anda tanam.
  • Adapun cara untuk mengetahui benih kedelai yang berkualitas dan layak untuk Anda tanam.
  • Yaitu dengan cara merendamnya terlebih dahulu pada air selama kurang lebih 1 menit dan perhatikan.
  • Apabila benih kedelai yang Anda rendam tersebut mengapung di atas permukaan air, maka itu menandakan bahwa benih kedelai tersebut merupakan benih yang tidak layak untuk Anda tanam dan harus di buang.
  • Setelah itu rendamlah kembali benih kedelai tadi yang layak tanam selama kurang lebih 1 hingga 2 hari untuk membebaskan benih kedelai dari proses dulmansi.

Perawatan Kedelai

Setelah 2 hari setelah Anda menanam benih kedelai, maka Anda bisa memindahkannya ke dalam media tanam.

Untuk memindahkan tanaman kedelai ini, Anda hanya perlu untuk meletakkan benih di atas kapas yang telah Anda basahi saja.

Berikut adalah penjelasan secara detailnya  :

  • Letakkan terlebih dahulu benih kedelai yang telah Anda pilih pada bagian atas kapas dengan cara menyebar benih tersebut dan jangan sampai berdempetan.
  • Usahakan jarak antar benih kedelai sedikit jauh dan tertata dengan rapih untuk mempermudah di dalam proses pemindahan nantinya.
  • Setelah itu letakkan media tanam tersebut pada ruangan yang tertutup dengan kondisi pencahayaan kurang untuk mempercepat pertumbuhan dari tunas benih kedelai.
  • Untuk proses penyiraman dapat Anda lakukan apabila kapas yang Anda gunakan sedikit mengering saja dan jangan terlalu berlebihan hingga kondisi kapas basah saja untuk menjaga kelembabannya.
  • Proses penyiraman yang berlebih ini juga dapat membuat tanaman kedelai Anda akan mengalami busuk akar sehingga tidak layak apabila Anda tanam.
  • Biarkan kedelai bertunas hingga memiliki ketinggian sekitar kurang lebih setinggi 5 cm hingga 10 cm.

Pemindahan Bibit Kedelai

Setelah Anda telah yakin benih kedelai yang Anda tanam telah memiliki tunas kurang lebih sekitar 5 cm hingga 10 cm.

Maka berikutnya Anda harus melakukan proses pemindahan tanam.

Karena kedelai tidak bisa selamanya Anda tanam menggunakan media kapas.

Terlebih apabila tempatnya juga tidak cukup seiring dengan pertumbuhan kedelai nantinya.

Berikut adalah sedikit penjelasannya mengenai pemindahan bibit kedelai dalam cara menanam kedelai dengan kapas :

  • Pertama-tama setelah Anda memilih lokasi yang terbilang sangat tepat Anda bisa melakukan proses penggemburan dan pemupukan tanah terlebih dahulu.
  • Selanjutnya Anda bisa membuat lubang tanam lalu pindahkan bibit kedelai  ke dalam lubang tanam secara perlahan dan hati hati.
  • Untuk proses memindahkan bibit kedelai ini Anda bisa langsung menanamnya maupun Anda juga bisa memisahkannya dari media kapas. Usahakan ketika pada saat proses pemindahan, bibit kedelai tidak rusak serta tidak cacat.
  • Rawatlah tanaman kedelai anda hingga masa panen telah tiba.

Itulah artikel cara menanam kedelai dengan kapas yang mudah dan praktis yang dapat kami bagikan.

Semoga dengan adanya artikel cara menanam kedelai dengan kapas yang mudah dan praktis ini dapat membantu di dalam usaha pertanian Anda, sekian

Budidaya Ubi Jalar Jepang Hasil Unggul Serta Melimpah

Budidaya Ubi Jalar Jepang Hasil Unggul Serta Melimpah

Budidaya Ubi Jalar Jepang

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang budidaya ubi jalar jepang yang telah kami persiapkan sebaik-baiknya untuk Anda.

Ubi jepang atau yang memiliki nama Latin Satsui maimo merupakan salah satu produk pertanian yang memiliki potensi untuk di kembangkan.

Karena masa tanamnya terbilang sangat singkat yaitu hanya sekitar 4 hingga 5 bulan saja.

Sedangkan masa tanam dari ubi lokal sendiri perlu waktu sekitar 6 hingga 8 bulan.

Secara fisik ubi jepang ini memiliki bentuk yang cenderung memanjang serta cenderung lonjong seperti singkong dengan rasa yang lebih manis dari ubi lokal.

Selain itu, ubi jalar Jepang ini juga tidak gampang hancur, lembut, dan tidak berserat-serat (jarot) empuk ketika di kunyah.

Ubi jepang ini juga mengandung vitamin A dan C.

Dari sisi kesehatan, ubi jalar Jepang ini juga di percaya dapat mencegah dan mengobati berbagai penyakit.

Seperti mencegah ancaman penyakit tumor, maag, dan dapat mencegah sakit mata.

Tidak di herankan lagi bahwa ubi jalar jepang ini cukup banyak di cari kalangan ekspatriat di supermarket kelas menengah atas.

Syarat Tanam Ubi Jalar Jepang

Budidaya Ubi Jalar Jepang

Untuk penerapan cara menanam ubi jalar jepang ini juga cocok apabila di tanam di tanah yang berpasir, dengan suhu optimum sekitar kurang lebih 28 ºC.

Dan berada di ketinggian sekitar 600 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut (daerah pengunungan).

Pupuk Untuk Ubi Jalar Jepang

Ubi jepang  ini  juga sangat optimal apabila di tanam secara organik yakni di berikan pupuk organik atau pupuk kandang (kotoran kambing dan ayam) dan tanpa tambahan pestisida kimia.

Dari satu hektar lahan di perlukan beberapa mobil box kotoran ayam dan kambing.

Setelah lahan yang Anda gunakan sebagai media Anda berikan pupuk, lalu di gemburkan dengan cangkul atau traktor dan lahan tersebut di diamkan selama 7 hari atau satu minggu.

Membuat Gundukan

Tahap yang selanjutnya adalah dengan membuat guludan (gundukan tanah) dengan lebar bawah kurang lebih sekitar 60 cm dengan tinggi kurang lebih 50 cm, serta jarak antar guludan sekitar 35 cm.

Guludan tersebut kemudia di tutup plastik mulsa dan hanya di berikan lubang tanam dengan jarak sekitar 20 × 20 cm saja.

Dari satu hektar lahan bisa Anda tanam 40 ribu tanaman dan akan menghasilkan kurang lebih sekitar 20 ton ubi jepang.

Cara Memperoleh Bibit Ubi Jalar Jepang

Di dalam cara budidaya ubi jalar jepang, yang dapat untuk Anda gunakan adalah batang yang Anda peroleh melalui perbanyakan secara vegetatif dengan stek pucuk agar lebih cepat tumbuh.

Selain itu, Anda bisa juga dengan perbanyakan generatif dengan biji hanya saja hal tersebut akan memerlukan waktu lebih lama.

Bibit yang Anda tanam berasal dari varietas tanaman unggul sepanjang 20 sampai dengan 25 cm.

Dan bibit tersebut berumur sekitar 2 bulan yang telah Anda ambil pada bagian batang yang sehat.

Perbanyakan tanaman dengan menggunakan cara stek batang atau stek pucuk ini secara terus-menerus mempunyai kecenderungan dari penurunan hasil pada generasi ke generasi berikutnya.

Oleh sebab itu, setelah 3 sampai 5 generasi perbanyakan harus Anda perbaharui dengan cara menanam atau dengan cara menunaskan umbi untuk bahan perbanyakan selanjutnya.

Pemeliharaan Dan Perawatan

Pemeliharaan ini dapat Anda lakukan dalam guludan yang telah tertutup plastik mulsa.

Perawatan yang perlu Anda lakukan adalah dengan cara menyulam atau mencabut bibit yang pertumbuhannya tidak bagus setelah tanaman berumur lebih kurang 3 minggu.

Dan Anda  juga bisa denganmencabut tanaman liar seperti rumput atau gulma yang barang kali tumbuh pada lahan Anda.

Agar tanaman Anda sehat dan terpenuhi nutrisinya, maka Anda juga harus memberi pupuk organik.

Pupuk organik tersebut seperti Organox misalnya dengan dosis sekitar 10 ml yang telah Anda larutkan dalam 1 liter air.

Setelah itu Anda bisa menyemprotkan pada saat penyiraman tiap seminggu sekali.

Sedangkan penyiraman dapat Anda lakuakan setiap harinya.

Panen

Ubi jalar jepang ini sudah siap untuk Anda penen 4 hingga 5 bulan setelah tanam.

Pada tahap panen ubi yang siap untuk Anda panen pada umumnya di tandai dengan ukuran sekitar 200 gram/umbi dan warna merah serta keunguan.

Ubi jalar jepang yang bagus adalah ubi yang memiliki kandungan tepung sudah maksimum.

Hal tersebut pada umumnya di tandai dengan kadar serat yang rendah dan apabila direbus (dikukus) rasanya akan manis serta tidak berair.

Panen ubi yang terlalu lambat ataupun terlalu cepat juga akan dapat berakibat buruk terhadap mutu yang di hasilkan nantinya.

Pemanenan yang terlambat di samping menurunkan kadar kandungan sari gula juga akan menyebabkan risiko terkena serangan hama dan penyakit.

Panen ubi harus Anda lakukan secara hati-hati agar kulit ubi jepang ini tidak rusak.

Caranya dengan memotong pada bagian batang ubi jalar dengan menggunakan parang atau sabit.

Kemudian batang-batang ubi tersebut di singkirkan ke luar petakan sambil dikumpulkan.

Kemudian guludan atau gundukan di gali dengan menggunakan alat cangkul.

Pasca Panen

Ubi yang telah di panen dapat langsung Anda simpan dalam keranjang atau containeryang kapasitasnya untuk 50 kg.

Setelah itu barulah ubi jepang tersebut di disortir sesuai dengan ukuran dan tingkatan.

Ubi yang telah Anda panen dan akan langsung Anda kirim pada umumnya di cuci terlebih dahulu.

Ubi jepang ini dapat untuk di simpan hingga 5 hingga 6 bulan bahkan lebih tergantung dari cara penyimpanan ubi jepang ini.

Cara yang paling praktis agar ubi jepang dapat tahan lama disimpan adalah dengan cara fibenamkan ke dalam pasir.

Hal yang penting untuk Anda lakukan di dalam penyimpanan ubi ini adalah dengan cara melakukan pemilihan ubi yang baik dan benar.

Tidak ada yang rusak, serta tempat penyimpanannya juga harus bersuhu rendah antara 27 sampai 30 ºC dengan kelembapan udara antara 85 hingga 90%.

Manfaat Ubi Jalar Jepang

Budidaya Ubi Jalar Jepang

Didalam Budidaya Ubi Jalar Jepang, ubi jepang ini juga mempunyai banyak sekali manfaat, manfaat tersebut di antaranya.

Anti Penuaan

Ubi jepang ini memiliki kandungan asam hyaluronic yang sangat di butuhkan untuk segala solusi kecantikan kulit.

Selain itu ubi jepang ini juga dapat menjaga jaringan kulit supaya selalu lembab, mengatasi kulit kering serta kerutan halus pada wajah.

Asam hyaluronic di dalam ubi jepang ini juga akan mempertahankan elastisitas kulit sehingga bisa menyembuhkan luka.

Dan serta jaringan parut yang nantinya akan memberikan tampilan awet muda pada kulit Anda secara menyeluruh.

Menjaga Kesehatan Pencernaan

Dalam ubi jepang ini juga mengandung serat yang jauh lebih tinggi apabila di bandingkan dengan jenis ubi lain.

Selain itu, di dalam ubi jepang ini juga mengandung manfaat magnesium yang sangat baik apabila digunakan untuk pencernaan serta mudah untuk di cerna karena mengandung pati.

Itu tadi artikel mengenai Budidaya Ubi Jalar Jepang Hasil Unggul Serta Melimpah yang dapat kami bagikan.
Semoga dengan hadirnya Budidaya Ubi Jalar Jepang Hasil Unggul Serta Melimpah ini dapat membantu Anda di dalam usaha pertanian Anda

Cara Menanam Jagung Manis di Pekarangan Rumah Praktis

Cara Menanam Jagung Manis di Pekarangan Rumah Praktis

Cara Menanam Jagung Manis di Pekarangan Rumah

Hallo semuanya, pada kesempatan yang berbahagia ini kami akan membahas artikel tentang bagaimana  cara menanam jagung manis di pekarangan rumah yang baik dan benar.

Pada dasarnya untuk untuk proses menanam jagung manis ini sendiri adalah sama halnya dengan cara menanam jagung yang pada umumnya.

Baik pada saat proses pengolahan lahan hingga proses perawatannya.

Baik itu dari jenis jagung  manis yang hendak kita bahas pada kesempatan kali ini.

Jagung hybrida hingga jenis jagung putih atau jenis jagung yang biasa.

Hanya saja, proses dan waktu di dalam pemanenan saja yang berbeda.

Pada waktu pemanenan jagung manis ini pada umumnya akan lebih cepat dari pada jenis jagung jenis lainnya.

Karena pada umumnya jagung manis ini  di panen pada saat usia jagung masih muda.

Sebelum kita membahas tentang bagaimana cara menanam jagung manis di pekarangan rumah.

Mari kita cari tahu dan kita bahas terlebih dahulu tentang pengertian jagung manis itu sendiri.

Jagung Manis

Jagung manis ini adalah salah satu jenis jagung yang berwarna kuning keemasan.

Jenis jagung manis ini dapat di olah untuk di jadikan jagung bakar, bakwan, sop atau juga bisa untuk di jadikan campuran pada jenis masakan tertentu.

Pada zaman modern atau saat ini peminat untuk jenis jagung manis ini tentunya masih terbilang sangat banyak.

Begitu pula untuk petani atau pembudidayanya.

Hal tersebut dikarenakan jenis jagung manis ini masih sangat baik di pemasaran.

Dan juga permintaan dari konsumen akan jagung manis ini juga terbilang masih sangat tinggi.

Akan tetapi justru pembudidaya atau petani jenis jagung manis sudah berkurang.

Hal tersebut di karenakan para petani pada masa sekarang sudah memikirkan tananam apa yang cocok apabila di tanam pada zaman modern seperti zaman sekarang ini.

Tanaman tersebut yaitu contohnya menanam tanaman yang konsumtif atau tananam yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Akan tetapi justru karena semakin berkurangnya para petani jenis jagung manis ini.

Maka akan lebih luas juga untuk kesempatan pemasaran dari jagung manis ini .

Pada dasarnya proses untuk pengolahan lahan dan perawatan untuk tanaman jagung manis ini adalah sama dengan proses pengolahan lahan serta perawatan pada jagung yang lainnya.

Langkah Cara Menanam Jagung Manis Di Pekarangan Rumah

Berikut adalah langkah penting yang perlu Anda tempuh di dalam cara menanam jagung manis di pekarangan rumah.

Perhatikan pada pengolahan lahan, penanaman bibit jagung manis dan cara perawatan dari jagung manis di pekarangan rumah sebagai berikut :

Membuat Lubang

Buatlah lubang menggunakan alat bantu berupa cangkul. jangan menggali tanah terlalu dalam, Anda hanya cukup untuk meletakkan pupuk pada sekitar satu kepal orang dewasa.

Setelah pelubangan sudah selesai Anda lakukan, maka langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan yaitu dengan pemberian pupuk kandang seperti yang kami sebutkan seperti di atas tadi. Yaitu sebanyak sama dengan satu kepal tangan pada orang dewasa.

Di atas pupuk kandang kemudian berikan pupuk urea yang sudah Anda campur yaitu antara warna hitam serta warna putih. Pemberian pupuk urea yang sudah Anda campur tersebut yaitu sekitar sebanyak satu sendok teh keatas pupuk kandang yang sudah di sebutkan tadi.

Peletakan Biji

Setelah itu, langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah dengan cara meletakkan biji jagung yang sudah Anda persiapkan sebelumnya.

Di dalam proses peletakan biji jagung ini setiap satu lubang di berikan sekitar 2 biji atau 3 biji. Dan agar setiap lubang tidak terlalu banyak atau terlalu sedikit. Pemberian biji tersebut juga dapat bertujuan untuk menjaga apabila ada biji yang tidak tumbuh maka masih ada biji lain yang dapat tumbuh di dalam satu lubang yang sama.

Dalam kurun waktu di sekitar 7 hari atau satu minggu maka bibit biji jagung tersebut akan mulai tumbuh. Pertumbuhan bibit biji jagung ditantai dengan bertumbuhnya kecambah.

Perawatan

Setelah bibit biji jagung telah mulai tumbuh, maka langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah dengan cara melakukan proses perawatan.

Sebaiknya pada saat proses pertumbuhan jagung yang belum terlalu dewasa alangkah baiknya apabila bibit jagung di tutupi menggunakan penutup.

Contoh alat yang bisa Anda jadikan sebagai penutup yaitu dengan menggunakan gedebok pisang yang sudah Anda potong dengan ukuran lebar sekitar 10 cm.

Penutupan ini juga bertujuan agar bibit jagung tidak rusak ketika mengalami cuaca ekstrim seperti contohnya pada saat hujan lebat, karena bibit jagung bisa patah di karenakan bibit jagung yang masih rentan.

Pemupukan

Pada saat bibit jagung mulai bertumbuh dewasa yaitu di sekitar usia 1 bulan hingga 2 bulan, maka langkah selanjutnya yang harus Anda tempuh adalah dengan pemberian pupuk urea yang berwarna putih.

Pemberian pupuk jangan terlalu dekat yaitu berjarak sekitar 5 cm dari bibit jagung yang Anda tanam tersebut.

Karena apabila jarak pemberian pupuk terlalu dekat dengan bibit jagung, maka bibit jagung tersebut justru akan mati.

Pada usia yang ke 70 hari maka bunga pada tanaman jagung ini akan mulai tumbuh, bunga ini juga menandakan bahwa tanaman jagung akan segera berbuah.

Tunggu hingga tanaman jagung telah berusia 80 hari.

Maka bunga pada tanaman jagung yang sudah tumbuh akan berubah menjadi buah jagung atau bisa juga di sebut dengan jagung muda.

Di sinilah perbedaan antara jenis jagung manis dan dengan jenis jagung yang lainnya.

Jenis jagung lainnya pada umumnya di saat usia tanaman masih 90 hari.

Maka jagung tersebut masih menempuh proses perawatan dan pemanenan masih lama yaitu pada usia 105 hari.

Akan tetapi berbeda lagi dengan jenis jagung manis, jagung manis ini justru lebih awal proses panennya atau waktu pemanenannya dari pada jagung yang lainnya.

Yaitu pada usia 90 hari jagung manis sudah siap untuk Anda panen dan dipasarkan.

Mengapa jagung manis ini lebih awal untuk proses panennya daripada jagung biasa? Karena jagung manis ini di maanfaatkan pada saat jagung manis masih berusia muda.

Sehingga Anda tidak perlu untuk menunggu panen hingga jagung manis menua.

Panen

Proses pemanenan jagung manis ini juga terbilang sangat mudah, yaitu jagung di petik tepat pada bawah tangkai jagung, cukup hanya di potong menggunakan arit atau sabit jagung manis sudah bisa Anda petik.

Nah, sekarang Anda pastinya telah mengerti tentang bagaimana cara menanam jagung manis di pekarangan rumah yang baik dan benar.

Silahkan coba tips kami semoga di dalam  cara menanam jagung manis di pekarangan rumah ini dapat menambah pengetahuan anda.

Demikianlah pembahasan artikel kali ini tentang  cara menanam jagung manis di pekarangan rumah dari kami, apabila ada kata-kata yang kurang pas atau belepotan harap dimaklumi, sekian.