Usaha Ternak Yang Menguntungkan Dengan Modal Yang Kecil

8 Usaha Ternak yang Menguntungkan Dengan Modal Kecil

Halo, kali ini saya akan menulis artikel yang membahas tentang peluang usaha ternak yang menguntungkan dengan modal kecil. Bersyukurlah kita hidup di Indonesia, karena negara kita kaya akan sumber daya alam hayati, mulai dari berbagai jenis hewan sampai banyak tumbuhan yang hidup di Nusantara ini.

Begitu juga dengan fauna yang ada di Nusantara, banyak sekali hewan yang tumbuh di Indonesia mulai dari hewan laut, darat, dan udara.Hal ini disebabkan karena letak geografis Indonesia hanya memiliki 2 musim yaitu musim kemarau dan penghujan atau beriklim tropis.

Dan efeknya hampir semua makhluk hidup termasuk hewan ternak dapat hidup di Indonesia dengan ikilm tropis. Mungkin ada beberapa dari kalian ingin mencoba berbisnis ternak, tetapi hanya memiliki modal yang minim dan lahan yang sempit untuk beternak. Jangan khawatir ,karena pada artikel ini saya akan memberikan solusinya.

Untuk memulai usaha peternakan tidak melulu mengeluarkan modal besar dan lahan untuk kandang yang luas, karena kita juga bisa memanfaatkan lahan yang kecil dengan modal yang murah untuk memulai usaha ternak. Kita bisa menggunakan lahan di belakang rumah atau di pekarangan untuk memulainya.  Untuk memluai beternak kitaharus menyiapkan semuanya seperti mesin dll.

Berikut ini adalah beberapa usaha ternak yang menguntungkan dengan modal kecil dan tentunya cepat panen, serta memberikan banyak keuntungan.

Kalian sudah tidak asing lagi bukan dengan hewan yang namanya ayam ini. Daging dari ayam seringkali dijadikan bahan dasar berbagai olahan makanan lezat dan enak. Selain dagingnya kalian juga bisa memanfaatkan telurnya. Bahkan ayam menjadi daging yang paling diminati, ini dikarenakan harganya yang murah namun kaya akan gizi.

usaha ternak yang menguntungkan

Dengan kata lain, usaha ternak ayam adalah usaha yang sangat menjanjikan di masa depan. Karena selain mendapatkan pedapatan dari dagingnya, kalian juga bisa menjual telurnya untuk menambah keuntungan lebih banyak. Dalam usaha ternak ayam sendiri terbagi menjadi 3 jenis, berikut diantaranya :

A. Ternak Ayam petelur

Beternak ayam petelur sama seperti beternak hewan lain. Konsumsi telur di indonesia semakin hari semakin meningkat, bukan hanya untuk dimakan oleh masyarakat tetapi juga di jadikan produk yang lebih bernilai harganya contohnya mayones .

Usaha ternak ayam petelur tergolong mudah, karena anda hanya memberikan makan dan perawatan sederhana. Anda juga tidak perlu repot repot untuk mengeluarkan dan memasukan ayam dari kandang.

Baca Juga : Cara Ternak Sapi yang Terbukti Menghasilkan Kesuksesan

B. Ternak Ayam Potong

Jenis usaha ini masih banyak dilirik pengusaha muda, namun tidak sedikit pula yang meninggalkan jenis usaha ini, mungkin karena kurangnya ilmu pengetahuan mengenai usaha ini. Negara kita masih membutuhkan daging ayam dengan jumlah yang banyak.

Biasanya daging ayam potong di gunakan untuk menyuplai restoran, hotel ,dan tempat kuliner lainnya. Dan banyak yang mampu bertahan di bisnis ini hingga akhirnya mendapatkan kesuksesan yang luar biasa.

C. Ternak Ayam Kampung

Beebeda dengan ternak ayam negri atau potong, jika ternak ayam kampung memerlukan waktu yang lebih lama. Banyak orang yang menyukai daging ayam ini. Tetapi orang yang menjualnya hanyalah peternak tertentu saja. Untuk tambahan saja, sebaiknya anda juga beternak ayam bangkok.

Kenapa ? Karena jika kita memelihara ayam bangkok ruang lingkup pasar kita akan semakin luas. Orang yang hobi ayam bangkok atau petarung biasanya memiliki relasi teman yang sangat banyak dan mudah untuk diajak menjadi partner berbisnis.

Para peminat kelinci tidak hanya untuk menggkonsumsinya saja, tetapi juga untuk di jadikan hewan peliharaan kembali bagi orang yang hobi dengan binatang ini, peminatnya pun juga banyak mulai dari anak anak sampai orang dewasa. Mengeluarkan modal kecil karena pakan kelinci bisa dibuat sendiri jari hijauan yang dihaluskan menggunakan mesin pencacah rumput.

Mungkin harga kelinci konsumsi tidak semahal kelinci untuk di pelihara, namun harganya masih lebih mahal dari hewan kecil lainnya.

Harga kelinci lokal di pasaran di patok kurang lebih Rp.120.000 sampai Rp.150.000 sepasang dan Rp.25.000 sampai Rp.35.000 per ekornya untuk kelinci usia 2–3 bulan. Usia dari kelinci lokal juga terbilang lumayan lama yaitu mencapai 5 hingga 10 tahun.

Berbeda dengan ternak kelinci, cara bertenak marmut tergolong lebih gampang dan cepat, akan tetapi harga jualnya juga lebih murah. biasanya marmut di jual untuk peliharaaan dan juga di konsumsi. Salahsatu contoh olahan masakan dari marmut adalah sate.

Daging bebek sangat di sukai banyak orang, Selain itu anda juga mendapat pendapatan double selain anda beternak bebek anda juga akan dapat memfaatkan telur bebek untuk anda olah kembali menjadi telur asin. Hal ini dapat di ibaratkan Menyelam sambil minum air. Harga daging bebek pun relatif masih mahal yaitu sekitar Rp.42.000.

 usaha ternak yang menguntungkan

Jika dilihat kembali, Saat ini sangat jarang orang yang membutuhkan bebek. Namun jika anda sudah terjun di dunia bisnis peternakan bebek, anda tidak akan mengira bahwa ternak bebek juga sangat menguntungkan.

Pada jaman dahulu kalu hanya untuk mendapatkan kroto masih tergolong mudah karena alam sudah menyediakan. Namun seiring perkembangan jaman kroto yang ada di alam sudah kian menipis.

Potensi ternak kroto untuk mendapatkan keuntungan yang besar sangat tinggi. Di tandai banyaknya pabrik pakan burung yang membutuhkan kandungan kroto alami untuk pencampuran produk yang ingin dihasilkan.

Beternak lovebird alias burung cinta juga memberikan keuntungan yang besar, lho. Pasalnya, kini love bird semakin banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Bahkan dalam ajang kontes saja, terdapat 2 kelas yang digelar yakni kelas kicau dan beauty.

Nah, bagi Anda yang ingin memulai usaha ternak love bird, Anda perlu merogoh kocek sekitar Rp 1.000.000-Rp 1.500.000. Modal tersebut bisa digunakan untuk membeli indukan love bird, kandang, dan pakan.

Sedangkan untuk omset yang bisa anda raih sekitar Rp 60.000.000 per bulan, dengan syarat anda harus serius dan ulet dalam menekuni usaha ternak love bird ini.

Usaha ternak ikan hias adalah salah satu jenis usaha ternak yang populer di Indonesia. Dalam usaha peternakan ikan hias juga cukup menjanjikan, hal ini dikarenakan banyaknya jumlah penggemar ikan hias di Indonesia. Mulai dari anak anak hingga dewasa menyukai ikan hias.

Ada beberapa jenis ikan hias yang populer dan tentunya tinggi peminatnya yaitu ikan lohan, oscar, louhan, cupang, dan lain sebagainya. Dan ini akan menjadi peluang bagi anda untuk mencoba membudidayakannya kerena tingginya minat masyarakat.

Jika pengusaha ternak bertambah banyak, maka semakin banyak pula konsumsi jangkrik yang dibutuhkan. Sekarang bukan hanya peternak burung saja yang membutuhkan jangkrik, tetapi orang yang punya hobi memelihara burung juga membutuhkan jangkrik untuk burung peliharaannya.

Kenapa lebih memilih jangkrik bukan pakan lainnya? Karena protein yang terdapat dalam tubuh jangkrik bagus untuk pertumbuhan burung peliharaan, terlebih bagi burung yang sering di ikutkan lomba.