Hallo! bertemu lagi dengan saya, Kali ini saya akan membagikan cara membuat pupuk dari sampah rumah tangga. Mengelola sampah organik di rumah menjadi pupuk kompos menjadi salah satu solusi mengatasi sampah yang berlebihan. Sebelum lanjut ke artikel cara membuat pupuk dari sampah rumah tangga, jangan lupa baca terlebih dahulu artikel Cara Membuat Pupuk Organik Cair Dari Kotoran Kambing.
Cara membuat pupuk kompos bisa Anda lakukan dengan memanfaatkan sampah organik untuk membantu menyuburkan tanaman di rumah. Selain itu, dengan menggunakan tanah kompos dari bahan organik berarti anda juga turut ikut serta dalam usaha pelestarian lingkungan.
Anda juga bisa belajar lebih banyak mengenai pupuk penyubur salah satunya dengan membaca artikel Cara Membuat Pupuk Kompos dari Sampah Rumah Tangga untuk Membantu Usaha Petani.
Manfaat Pupuk dari Sampah Rumah Tangga
Manfaat dari pemberian pada tanaman adalah :
- Menambah tingkat kesuburan tanah.
- Memperbaiki struktur dan kerusakan tanah.
- Dapat meningkatkan kapasitas daya serap air tanah.
- Meningkatkan aktivitas mikroba tanah.
- Meningkatkan hasil kualitas panen contohnya seperti rasa, nilai gizi, dan jumlah panen.
- Menyediakan hormon dan vitamin bagi tanaman.
- Menekan pertumbuhan/serangan penyakit tanaman.
- Menaikan retensi/ketersediaan hara di dalam tanah.
Pemaparan manfaat di atas pasti akan memberi tahu anda betapa pentingnya hal itu bagi pertumbuhan tanaman.
Cara Membuat Pupuk Dari Sampah Rumah Tangga

Salah satu cara mengolah sampah yang paling efektif adalah mengolah sampah menjadi kompos. Pupuk organik ini merupakan hasil dari dekomposisi atau penguraian bahan organik yang dihasilkan tanaman, hewan ternak, dan sampah organik yang dilakukan oleh mikroorganisme aktif seperti bakteri dan jamur.
Tidak semua sampah rumah tangga bisa dijadikan kompos. Hanya sisa-sisa dapur seperti sisa-sisa buah, sisa-sisa sayuran, kulit buah-buahan, sisa-sisa makanan dan sisa-sisa kebun seperti dedaunan dan rumput yang boleh digunakan. Berikut cara mengolah kompos dari sampah rumah tangga.
- Potong-potong semua sampah organik yang terkumpul menjadi potongan-potongan kecil, jika ingin lebih mudah bisa menggunakan mesin pencacah rumput.
- Kemudian taruh sampah organik di tempat penampungan yang sudah disiapkan sebelumnya dan taburkan sedikit tanah dan kotoran hewan secara berkala atau bisa juga menggunakan serbuk gergaji atau kapur.
- Lakukan sampai wadah benar-benar penuh, lalu tutup wadah dengan tanah dan jangan lupa untuk menandai permukaannya.
- Biarkan sampah tersebut selama kurang lebih tiga bulan agar proses penguraian dapat berjalan dengan baik.
- Setelah tiga bulan berlalu dan kompos sudah cukup matang, buka kembali tempat sampah yang tertutup tanah.
- Jemurlah calon tanah kompos ini di bawah terik matahari hingga kadar airnya hanya 50-60%.
Setelah itu, siap digunakan untuk berbagai keperluan pertanian.
Kandungan Unsur Hara
Pupuk kompos memiliki kandungan yang banyak yaitu unsur hara MAKRO (N, P, k, Ca, Mg, S) dan unsur hara MIKRO (Fe, Cu, Mn, Mo, Zn, Cl, B). Namun, dibandingkan dengan pupuk kimia buatan, kandungan ureumnya lebih rendah, sehingga aplikasinya membutuhkan banyak pupuk.
Selain itu, kompos dapat membuat tanah lebih subur dan dalam pupuk terdapat senyawa organik yang mengandung asam humat dan asam sulfat, berguna untuk merangsang pertumbuhan tanaman kita.
Kelebihan dan Kekurangan Pupuk dari Sampah Rumah Tangga
Kelebihannya:
- Manfaat yang akan kita rasakan adalah peningkatan produktivitas perkebunan dan lahan pertanian. Karena meningkatnya kandungan bahan organik dan nutrisi dalam tanah, secara otomatis memperbaiki sifat, biologi dan kimia tanah atau lahan pertanian kita.
- Bercocok tanam di lahan pertanian lebih mudah karena tanahnya lebih subur.
- Harga kompos organik lebih murah dan sangat mudah didapatkan dari lingkungan alam.
- Pupuk organik mengandung unsur mikro yang lebih lengkap daripada pupuk kimia.
- Pupuk organik memberikan kehidupan yang baik bagi mikroorganisme yang hidup di dalam tanah.
- Manfaat lain dari kompos adalah dapat memobilisasi atau mengikat unsur hara di dalam tanah membentuk partikel ionik yang mudah diserap oleh tanaman.
- memiliki kemampuan untuk melepaskan nutrisi. tanah sangat lambat dan terus menerus, membantu menghindari kelebihan nutrisi yang membuat tanaman semakin beracun.
- Mampu menjaga kelembaban tanah, mengurangi beban pada struktur tanah dan stress pada tanaman.
- Dapat membantu mencegah erosi tanah lapisan atas.
- Dapat menjaga dan memelihara tingkat kesuburan tanah.
- Memberikan lebih banyak manfaat kesehatan manusia karena tanaman menyerap lebih banyak nutrisi.
- Menambahkan kompos ke tanah berpasir meningkatkan daya ikat tanah Menurut hasil penelitian, menambahkan kompos organik ditemukan meningkatkan populasi musuh alami patogen sehingga mereka dapat menekan aktivitas saprofit dari patogen.
Kekurangannya:
- Penggunaan yang cenderung boros atau berlebihan karena kandungan gizinya yang rendah.
- Jika penggunaannya banyak akan mempengaruhi biaya pembuatan pupuk, juga proses pengomposan menjadi lebih mahal.
- Jika tanah tidak sehat, kebutuhan kompos meningkat, yang meningkatkan biaya operasional pembuatan pupuk kompos.
Seperti itulah penjelasan dari cara membuat pupuk dari sampah rumah tangga, kita sudah belajar banyak mulai dari manfaat,kandungan unsur hara sampai kelebihan dan kekurangan pupuk dari sampah rumah tangga. Tidak hanya itu kita juga belajar untuk cara membuat pupuk dari sampah rumah tangga. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian.
Sebagai penulis di lintasusaha.com, saya sangat tertarik pada perkembangan teknologi, khususnya dalam bidang teknologi IT. Saya juga senang belajar berbagai hal dan berbagi informasi seputar dunia bisnis serta tips terbaru dengan pembaca.