
Rendang daging menjadi salah satu hidangan istimewa saat hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha. Cita rasanya yang khas membuat rendang ini disukai bahkan sampai ke mancanegara. Penasaran ingin mencoba memasak dengan bumbu rendang daging sederhana yang mudah dan enak? Simak penjelasannya berikut ini.
Berbicara tentang kuliner, pada tahun ini ternyata rendang kembali masuk ke dalam daftar The world’s 50 best foods (50 Hidangan Terlezat Dunia) versi CNN. Sedangkan pada 2018, rendang secara resmi ditetapkan sebagai salah satu dari lima hidangan nasional Indonesia.

Rendang atau disebut randang merupakan masakan daging yang berasal dari Minangkabau. Hidangan ini dihasilkan dari proses memasak menggunakan suhu rendah yang memakan waktu lama dengan santan dan beraneka rempah sebagai bumbunya. Proses memasak ini membutuhkan waktu selama berjam-jam (biasanya sekitar 4 jam) sampai daging berwarna hitam pekat.
Uniknya, makanan ini dapat bertahan hingga berminggu-minggu jika disimpan di dalam suhu ruangan. Karena itulah rendang daging dimanfaatkan sebagai bantuan pangan bagi korban bencana alam, seperti gempa bumi Lombok 2018, gempa bumi dan tsunami Sulawesi 2018, tsunami Selat Sunda 2018, dan banjir Bengkulu 2019.
Rendang mempunyai posisi terhormat dalam masyarakat Minangkabau. Filosofi dari makanan ini adalah musyawarah dan mufakat yang berasal dari empat bahan pokok yang melambangkan keutuhan masyarakat Minang.
Secara simbolik, dagiang (daging sapi) melambangkan “niniak mamak” (para pemimpin suku adat), karambia (kelapa) merupakan lambang dari “cadiak pandai” (kaum Intelektual), lado (cabai) melambangkan “alim ilama” yang tegas untuk mengajarkan syariat agama, dan pemasak (bumbu) adalah lambang keseluruhan masyarakat Minangkabau.
Dalam masyarakat Minang, rendang sudah ada sejak zaman dahulu dan telah menjadi masakan tradisi yang selalu dihidangkan dalam berbagai macam acara adat dan hidangan sehari-hari. Rendang diduga sudah lahir sejak orang Minang mengadakan acara adat pertamanya yang kemudian berkembang ke kawasan serantau berbudaya Melayu lainnya, mulai dari Mandailing, Jambi, Riau, dan Negeri Sembilan.
Rendang hadir dengan dua jenis yang berbeda, yaitu rendang kering dan rendang basah. Meski sama-sama dikenal dengan nama rendang, kedua hidangan ini tentunya memiliki sedikit perbedaan. Berikut penjelasannya.
1. Rendang Kering

Rendang kering merupakan rendang sejati dalam tradisi memasak Minang. Rendang ini dimasak selama berjam-jam hingga santannya mengering dan bumbu meresap sempurna sehingga memiliki warna lebih gelap agak cokelat kehitaman.
Jika dimasak secara tepat, rendang kering dapat bertahan dalam suhu ruangan selama tiga sampai empat minggu, bahkan dapat tahan hingga lebih dari satu bulan jika disimpan dalam di kulkas, dan enam bulan jika dibekukan.
2. Rendang Basah
Rendang basah atau lebih tepat disebut kalio adalah rendang dengan proses memasak yang lebih singkat. Jenis rendang ini memiliki warna cokelat terang keemasan dan lebih pucat. Dalam suhu ruangan, rendang basah hanya dapat bertahan selana kurang dari satu minggu.

Tidak hanya di Indonesia, rendang juga dikenal di negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura. Rendang yang ditemukan di Malaysia lebih menyerupai kalio dengan warna pucat dan basah. Proses memasaknya juga memiliki perbedaan dengan Indonesia. Rendang ini dimasak lebih singkat dan dilakukan pengentalan bumbu menggunakan kerisik (kelapa parut sangrai).
Karena keterkaitan sejarah melalui kolonialisasi, rendang juga dapat ditemukan di Belanda dalam bentuk kalio, tetapi umumnya disajikan sebagai salah satu bagian dari lauk-pauk Rijsttafel.
Itulah tadi jenis rendang yang dikenal secara umum. Tertarik untuk mencobanya di rumah? Yuk, coba beberapa tips dan rekomendasi bumbu rendang daging sederhana di bawah ini.
Untuk mendapatkan tekstur daging pada rendang yang empuk, ada berbagai cara. Biasanya, daging harus direbus dalam waktu lama dengan dipotong kecil-kecil. Namun, cara ini dapat mengurangi kelembutan tekstur dari daging itu sendiri. Kamu bisa ikuti salah satu tips berikut supaya daging rendang lebih empuk.
Daun pepaya dipercaya sejak lama mampu membuat daging menjadi lebih empuk. Jika kamu berencana menggunakan cara ini, cukup bungkus daging memakai daun pepaya yang sudah dirematkan. Kemudian, biarkan semalaman di lemari es.
Nanas merupakan buah dengan kandungan enzim nabati yang mampu melarutkan protein dan jaringan ikat pada daging. Untuk mengempukkan daging caranya bisa dengan dihaluskan atau dipotong tipis-tipis. Kemudian, lumuri ke daging dan diamkan beberapa jam sebelum daging dimasak.
Jangan karena ingin rendang menjadi cepat matang, kamu memasaknya menggunakan api besar. Dengan cara tersebut, rendang akan menjadi cepat keras dan bumbunya pun tidak akan meresap dengan sempurna. Jadi, supaya bumbu meresap sempurna dan daging menjadi empuk, rendang sebaiknya dimasak dengan api kecil selama beberapa jam.
Bumbu rendang daging sederhana yang pertama adalah rendang daging sapi. Rendang ini dikenal hampir di seluruh dunia. Bagi orang-orang yang lebih memilih memasak untuk acara penting seperti Idul Fitri, Idul Adha, hingga acara perayaan lainnya, tentunya resep rendang daging sapi akan melengkapi acara.
Berikut adalah bumbu rendang daging sederhana yang mudah di buat agar terasa empuk saat dimakan.
Bahan-bahan :
Cara Membuat Rendang Daging Sapi :
Jika biasanya rendang dibuat dengan bahan dasar daging sapi, kali ini ada pula sajian rendang untuk kamu yang lebih suka dengan daging kambing. Dengan rempah-rempah dan juga pengolahan yang benar, rendang daging kambing tidak akan kalah dengan rendang daging sapi pada umumnya.
Untuk menambah kenikmatan dalam makanan ini, kamu bisa mencoba mempraktikkan cara membuat kerupuk kentang untuk lauk pendampingnya.
Meski rendang daging kambing ini jarang dijumpai pada rumah makan padang, kamu tidak perlu khawatir. Bumbu rendang daging sederhana di bawah ini bisa kamu coba di rumah. Jadi, selamat mencoba!
Bahan-bahan :
Bumbu Halus :
Cara Membuat Rendang Daging Kambing :
Rendang dapat dikatakan sebagai salah satu masakan khas Minang favorit semua orang. Selain berbahan utama daging sapi, memasak rendang pun bisa diganti dengan daging ayam. Cara memasaknya yang sama persis serta cita rasanya pun juga tak kalah nikmat.
Berikut ini bumbu rendang daging ayam sederhana yang bisa dicoba di rumah.
Bahan-bahan :
Bumbu Halus :
Baca Juga : Resep Rendang Ayam Padang Sederhana
Cara Membuat Rendang Ayam :
4. Rendang Bebek Padang
Rendang kali ini menggunakan bahan dasar bebek atau itik, atau dalam bahasa Minang disebut dengan itiak. Jika kamu bosan dengan rendang daging sapi, sepertinya rendang bebek ini bisa kamu coba masak dan nikmati di rumah.
Rasa guring daging bebek yang berserat kuat dipadukan dengan bumbu yang kental membuat masakan ini dengan mudah disukai oleh banyak orang. Yuk, simak cara pembuatan dan bumbu rendang daging sederhana berikut ini!
Bahan-bahan :
Bumbu Halus :
Cara Membuat Rendang Bebek Padang :
Berikutnya, ada bumbu rendang daging sederhana yang pastinya disukai banyak orang. Kali ini ada rendang ayam kering. Simak resepnya di bawah ini dan segera coba di rumah, ya!
Bahan-bahan :
Bumbu Halus :
Cara Membuat Rendang Ayam Kering :
Bahan-bahan :
Bumbu Halus:
Rekomendasi bumbu rendang daging sederhana yang terakhir adalah rendang daging pedas. Hidangan yang berasal dari tanah Minang ini memiliki cita rasa yang lezat dan sangat berbumbu. Apalagi rasanya akan semakin sempurna jika kamu sudah mencicipi hidangan rendang pedas yang nikmat.
Nah, penasaran apa saja bumbu rendang daging sederhana yang gurih, pedas, dan enak? Simak resepnya berikut ini.
Bahan-bahan :
Bumbu Halus :
Cara Membuat Rendang Daging Pedas :
Itulah tadi beberapa rekomendasi bumbu rendang daging sederhana yang bisa kamu coba. Mudah bukan? Yuk segera praktikkan di rumah!
Sebagai penulis di lintasusaha.com, saya memiliki ketertarikan dan minat yang besar terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam bidang teknologi IT. Saya juga senang memperluas pengetahuan saya dan berbagi wawasan tentang dunia bisnis serta tips terbaru dengan pembaca.