Daun yang sering kita lihat gugur berceceran ditanah atau jalan,sebenarnya memiliki potensi manfaat yang lebih jika kita mampu mengolahnya dengan benar dan baik,misalnya diolah menjadi pupuk kompos.Oleh karena itu di artikel ini akan menyuguhkan cara membuat pupuk kompos dari daun kering dengan em4.
Anda bisa mengetahui lebih banyak tentang pupuk kompos secara umum dan cara pembuatanya dengan mengecek artikel berikut cara membuat pupuk kompos .
Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Daun Kering dan EM4
Bahan Bahan Untuk Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Daun Kering dan EM4
Sebelum ke proses pembuatanya pertama-tama kita akan mempersiapkan bahan bahan untuk cara membuat pupuk kompos dari daun kering dan em4 terlebih dahulu.Berikut bahan bahan yang diperlukan :
- Peralatan kebun seperti sekop, penyemprot air, dan cangkul.
- Paku,martil,gergaji
- Air dan Larutan EM4
- Wadah seperti ember, tali, kantung kompos berupa mulsa plastik hitam atau bisa dengan kantung plastik hitam.
- kayu ataupun bambu dan juga terpal sebagai bahan utama dalam pembuatan media pengomposan.
Membuat Media Untuk Pupuk Kompos
- Memilih tempat yang lembab dan tidak terkena sinar matahari secara langsung untuk media kompos.
- Menentukan lokasi yang mudah dijangkau dan luas, yang bertujuan untuk mempermudah dalam proses penjagaan.
- Membuat tempat dengan bentuk kotak yang dilengkapi penutup di atasnya dengan menggunakan bambu ataupun kayu berukuran 1 x 2 x 1 m.
- Lalu membuat kantung pengomposan dari bahan baku mulsa plastik hitam dengan ukuran yang sama dengan media pengkomposan.
- Setelahnya lubangi kecil-kecil bagian bawah plastik sebagai tempat penyaringan air, lubangi juga bagian samping plastik sebagai sirkulasi udara nantinya.
- Selain plastik,kalin juga bisa menggunakan terpal kecil, ikatlah pada tiap ujung plastik ataupun terpal agar tidak jatuh dan agar lebih kuat.
Menyiapkan Dekomposer (EM4)
Larutan EM4 terdiri dari mikroorganisme-mikroorganisme yang diisolasi secara khusus untuk menguraikan sampah organik dengan cepat dan efektif. Mikroorganisme yang terkandung dalam EM4 yakni terdiri dari bakteri fotosintesis, bakteri asam laktat (Lactobacillus sp), Actinomycetes dan ragi.
EM4 dapat ditemukan dipasaran yang dijual dalam bentuk cairan kental yang sudah dikemas dalam berbagai ukuran. Untuk pembuatan dekomposer EM4 bokashi, kita cukup dengan mengencerkan cairan tersebut dan mencampurkannya dengan bahan baku bokashi.
Selain membelinya, kita juga bisa membuat cairan mikroorganisme efektif (EM) sendiri. Berikut langkah-langkahnya:
- Kumpulkan bahan-bahan berikut: pepaya dan kulitnya 0,5 kg, pisang dan kulitnya 0,5 kg, nenas dan kulitnya 0,5 kg, gula pasir 1kg dan ragi tape 5 butir,kacang panjang segar 0,25 kg, sayuran hijau (kangkung/bayam) 0,25 kg.
- Campur pepaya, kacang panjang ,sayuran,nenas, pisang, dan lumatkan bahan-bahan tersebut dengan blender.
- Selanjutnya bahan-bahan yang sudah dilumatkan lalu dimasukan kedalam ember dengan penutup. Lalu tambahkan air sebanyak 1 liter, gula pasir dan ragi tape. Aduk perlahan hingga merata. Kemudian tutup ember dengan rapat, diamkan selama 7 hari.
- Setelah tujuh hari akan terbentuk cairan berwarna coklat gelap. Lalu saring cairan tersebut, air dari hasil penyaringan tersebut yang disebut larutan efektif mikroorganisme (EM) yang akan menjadi dekomposer pada pupuk bokashi.Selanjutnya Simpan cairan dalam wadah/botol. Larutan EM bisa dipakai hingga sampai 6 bulan, sedangkan untuk ampasnya dapat dimanfaatkan kembali sebagai kompos.
Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Daun Kering dan EM4
- Menyiapkan bahan utama, untuk bahan utama yang digunakan yaitu ada dua jenis daun.Jenis daun yang harus disiapkan yakni daun basah dan kering, untuk daun basah yang harus disiapkan bisa jenis daun apapun.
- Pastikan jenis daun basah merupakan jenis daun segar yang sudah tua namun belum kuning.
- Selain daun basah, kalian juga harus menyiapkan daun kering, untuk daun kering bisa kalian dapatkan dari berbagai tempat, pastikan jenis daun yang kalian kumpulkan merupakan daun bersih.
- Untuk perbandinga antara daun basah dan daun kering ialah 1 : 3 .
- Setelah semua terkumpul, masukkan dalam ember dan cincang daun kecil- kecil, untuk mempermudahnya bisa dengan menggunakan mesin pencacah kompos.
- Siapkan tanah gembur atau humus yang akan digunakan sebagai pelapis nantinya.
- Taruh sedikit tanah yang bertujuan sebagai pelapis bagian tanah pada media pengomposan terlebih dahulu.
- Setelah itu masukkan daun yang sudah dicincang dan lapisi atas daun dengan sedikit tanah.
- Lalu ulangi tahapan tahapan tersebut sampai daun yang sebelumnya dikumpulkan habis menjadi tidak bersisa.
- Selanjutnya Padatkan daun dan tanah menggunakan sekop dan siramkan cairan EM4 yang sudah dilarutkan dengan air.
- Langkah selanjutnya yaitu tutup bagian atas menggunakan plastik ataupun terpal dan tutup menggunakan penutup media dengan rapat lalu biarkan selama 6 minggu.
- Jaga kelembaban suhu dan sirkulais udara pada proses pengomposan selama 6 minggu.
- Untuk itu kalian harus menyemprotkan sedikit air setidaknya seminggu sekali dan mengaduk kompos menggunakan cangkul ataupun sekop.
- Diaduk secara merata bertujuan untuk meratakan proses dari pengomposan.
Manfaat dari Pupuk Kompos
- Mengurangi polusi udara karena pembakaran limbah.
- Mengurangi kebutuhan lahan untuk penimbunan.
- Aspek bagi tanah atau tanaman.
- Meningkatkan kesuburan tanah.
- Memperbaiki struktur dan karakteristik tanah.
- Meningkatkan kapasitas serap air tanah.
- Meningkatkan aktivitas mikroba tanah.
- Memperbagus kualitas rasa, nilai gizi, dan jumlah panen.
- Menyediakan hormon dan vitamin pada tanaman.
- Menekan pertumbuhan atau serangan penyakit tanaman.
- Meningkatkan retensi atau ketersediaan hara pada tanah.
- Menghemat biaya untuk transportasi dan penimbunan limbah.
- Mengurangi volume atau ukuran limbah.
- Mempunyai nilai jual yang lebih tinggi dari pada bahan asalnya.
Demikian dari artikel kali ini.Dengan informasi cara membuat pupuk kompos dari daun kering dan em4 diatas semoga dapat anda terapkan dengan baik dengan harapan dapat memberikan manfaat kembali ke kita.
Terimakasih telah membaca artikel ini.
Saya merupakan seorang penulis di lintasusaha.com dan memiliki ketertarikan serta minat yang besar terhadap perkembangan teknologi, khususnya teknologi IT. Saya juga senang dalam proses pembelajaran dan senang berbagi informasi seputar dunia bisnis serta tips terbaru dengan pembaca.