Cara Menanam Cabe Di Kebun Agar Hasilnya Melimpah

Cara Menanam Cabe Di Kebun

Cara Menanam Cabe Di Kebun Agar Hasilnya Melimpah

Cara Menanam Cabe Di Kebun

Pada artikel kali ini kita akan membahas materi tentang cara menanam cabe di kebun agar hasilnya melimpah.

Cabe merupakan salah satu jenis tumbuhan yang termasuk kedalam anggota genus Capsicum.

Cabe ini juga dapat untuk Anda jadikan sebagai bahan sayuran dan bumbu dapur.

Cita rasanya yang sangat pedas maka cabe ini sangat populer di Asia Tenggara sebagai pelezat rasa makanan.

Cabe ini juga memilki beberapa kandungan senyawa yang dapat berguna bagi kesehatan manusia.

cabe mengandung antioksidan yang dapat berfungsi untuk menjaga tubuh dari ancaman radikal bebas.

Kandungan terbesar antioksidan ini pada umumnya terdapat pada cabai yang masih hijau.

Selain itu cabe ini juga mengandung Lasparaginase dan Capsaicin yang dapat berperan sebagai zat anti kanker.

Tidak hanya itu cabe ini juga mengandung vitamin C yang terbilang cukup tinggi dan sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Namun karena rasa cabai yang sangat pedas, cabe ini harus dimakan secukupnya saja untuk menghindari terjadinya nyeri lambung.

Kandungan Cabe

Cara Menanam Cabe Di Kebun

Cabe ini sepertinya sudah mulai sangat populer dikalangan masyarakat.

Tentu itu semuanya juga telah mengenal dengan baik varietas sayuran yang satu ini .

Di dalam memasak cabe, pada umumnya di pergunakan sebagai bumbu penambah rasa pedas.

Cabe sangat disukai oleh sebagian orang, makanan tak akan berasa apabila tanpa cabe.

Cabe kini telah banyak di pasarkan di dalam bentuk kering maupun bubuk.

Sehingga Anda tidak perlu repot lagi untuk memilih dan menyimpan cabe ini.

Apabila anda membeli cabe segar, maka cabe mentah yang baik pada umumnya ditandai dengan warnanya yang cerah (hijau, kuning, oranye, merah tergantung pada varietas cabe).

Cara menyimpan cabai segar agar dapat awet adalah dengan cara di simpan ke dalam lemari es dengan dimasukkan kedalam kantong plastik.

Cara tersebut akan dapat membuat cabe tetap segar selama berminggu-minggu.

Cabe kering ini juga dapat Anda simpan pada suhu kamar, dan dalam tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari.

Budidaya Tanaman Cabe

Di negara Indonesia sendiri cabe atau cabai ini memiliki tempat tersendiri.

Hampir mayoritas masyarakat di indonesia mengkomsumsi cabe, entah itu cabe yang masih segar atau cabe yang sudah diolah menjadi sambal.

Mereka beranggapan bahwa tak lezat apabila makanan tidak memakai cabe.

Dengan banyaknya permintaan pasar akan cabe ini, maka sekarang banyak yang mencoba membudidayakan tanaman cabe ini khususnya tanaman cabe rawit.

Walaupun kondisi usaha petani kita pada umumnya kurang mantap karena harga komoditas pertanian yang tinggi, akan tetapi petani masih banyak juga yang menanam cabe ini.

Membudidayakan cabe ini sebenarnya bisa untuk Anda lakukan dengan cara yang sederhana.

Yaitu pada saat musim hujan, tanaman ini juga tidak perlu untuk di siram, hanya mengandalkan air hujan saja.

Cara Menanam Cabe

Cara menanam cabe– Banyak cara metode untuk membudidaya cabe yang baik dan benar yaitu sebagai berikut:

Pemilihan Jenis Cabe

Sebelum menanam Anda juga harus menentukan dulu jenis cabe apa yang hendak Anda tanam.

Anda bisa memilih apakah cabe rawit, cabe merah besar, cabe merah atau jenis cabe yang lainnya.

Menyiapkan Benih Cabe

Setelah Anda telah menentukan cabe apa yang Anda pilih, kemudian taburkan biji cabe tersebut.

Selanjutnya jemur hingga kering dan lakukan benih yang sudah kering.

Anda dapat memilih apakah akan di semai di polybag atau menggunakan media bedengan semaian.

Kedua cara tersebut sebenarnya hampir sama, akan tetapi mayoritas petani di Indonesia memakai media bedengan sebagai teknik untuk menyemai benih cabe ini.

Cara menggunakan teknik bedengan ini adalah dengan membuat bedengan pada sebidang lahan yang gembur.

Dan diberi pupuk kandang dan pupuk TSP secukupnya, pemupukan ini di maksudkan untuk mempercepat pertumbuhan dari bibit cabe.

Setelah bedengan siap Anda gunakan, maka taburkan benih cabe ke dalam setiap bedengan yang telah Anda buat.

Setelah itu tutup bagian bedengan atas menggunakan gulma kering, bisa juga menggunakan alang-alang kering yang di sangga menggunakan kayu jarak.

Tunggu hingga benih cabe tumbuh menjadi tanaman kecil yang memiliki daun minimal empat helai.

Saat tanaman cabe sudah mempunyai daun minimal empat, maka bibit cabe siap untuk Anda pindahkan ke lahan tanam.

Pembuatan Lahan Tanaman Cabe

  • Sembari menunggu bibit cabe yang sudah jadi, maka Anda harus menyiapkan lahan yang hendak Anda gunakan untuk menanam cabe.
  • Membersihkan lahan yang hendak Anda gunakan untuk menanam cabe dari gulma atau rumput liar.
  • Gemburkan tanah lalu beri pupuk kandang pada bagian lahan tanam cabe.
  • Buatlah bedengan dengan lebar sekitar 1 meter hingga 1,5 meter, dan dengan ketinggian bedengan 30 cm serta jarak antar bedengan 30 sampai 40 cm.
  • Buatlah lubang dengan jarak antar lubang 40 sampai 60 cm.
  • Lahan siap Anda gunakan untuk menanam cabe.

Menanam Cabe

berikut adalah langkah-langkah untuk menanam bibit cabe yang sudah jadi:

  • Ambilah bibit cabe yang telah memiliki daun sebanyak 4 helai dan dalam kondisi yang  baik.
  • Masukkan bibit cabe tersebut ke dalam lubang yang sudah Anda siapkan pada lahan tanam.
  • Tutup kembali lubang tersebut dengan menggunakan tanah atau pupuk kandang.
  • Siramlah tanaman cabe ini tiap hari apabila tidak turun hujan.
  • Saat musim kemarau terjadi, maka Anda bisa memberikan penutup diatas tanaman cabe. Karena hal ini untuk menjaga kelembaban serta agar tidak terjadi kekeringan pada lahan tanam yang Anda gunakan.

Pemupukan Tanaman Cabe

Pupuk yang bisa Anda berikan pada cara menanam cabe di kebun ini dapat berupa pupuk kandang atau pupuk kompos.

Pupuk tersebut akan dapat menghasilkan cabe yang organik, tapi jika tidak, kamu dapat mencampur pupuk kandang atau pupuk kompos tersebut dengan TSP atau urea secukupnya.

Perawatan

Setelah bibit cabe berhasil Anda pindahkan, maka lakukan perawatan terhadap tanaman cabe ini secara rutin.

Berikan pupuk tambahan dengan dosis sekitar satu sendok makan NPK untuk setiap polybag setiap bulannya.

Apabila kamu menginginkan cabe yang organik, Anda bisa menggunakan pupuk cair.

Agar cara menanam cabe di kebun yang Anda tanam dapat tumbuh dengan baik, maka Anda perlu melakukan pengajiran.

Pengajiran ini berfungsi untuk menopang tanaman cabe agar dapat berdiri dengan tegak.

Lakukan pengajiran ini ketika tanaman cabe sudah mulai tumbuh sekitar 20 cm.

Lalu berikan penyangga berupa batang bambu dan ikatkan ke pohon cabe.

Pemanenan

Di dalam cara menanam cabe di kebun, waktu panen yang baik adalah pada saat bobot buah cabe masih optimal.

Yaitu pada saat pagi hari, setelah embun telah menghilang.

Tujuannya adalah agar buah cabe yang hendak Anda petik tidak terkontaminasi oleh organisme pembusuk.

Cara panen cabe yang baik adalah dengan cara memetik pada bagian buah cabe dengan tangkainya.

Lakukan aktivitas pemanenan ini secara hati-hati agar ranting atau cabang tanaman cabe tidak patah.

Buah cabe yang telah Anda petik dengan tangkainya, maka akan lebih tahan lama apabila di simpan ketimbang cabe yang di panen tanpa menyertakan tangkainya.

Selain itu, buah cabe yang di panen dengan tangkainya juga akan membuat bobot cabai akan lebih berat.

Itu tadi artikel tentang Cara Menanam Cabe Di Kebun Agar Hasilnya Melimpah yang dapatkami bagikan.

Semoga dengan Cara Menanam Cabe Di Kebun Agar Hasilnya Melimpah ini dapat membantu Anda di dalam usaha pertanian Anda, sekian.