Tahapan terakhir dalam cara menanam sayuran organik di pekarangan rumah yang terakhir adalah proses panen.
Panen sayuran sebaiknya dilakukan pagi atau sore hari untuk mengurangi susut bobot akibat transpirasi yang disebabkan panas sinar matahari.
Setelah pemanenan kalian lakukan proses curing, apa itu curing? Curing adalah proses menyimpan sayuran di tempat teduh untuk beberapa saat agar kalor akibat panas matahari saat di lapang hilang.
Jenis – Sayuran Organik
Ada beragam jenis sayuran organik yang bisa kalian budidayakan dengan menggunakan teknik pertanian organik.
Salah satu dari jenis sayuran organik tersebut bisa kalian gunakan untuk dibudidayakan. Berikut jenis – jenis sayuran organik yang bisa kalian tanam sendiri dirumah.
1. Sawi
Sayuran organik yang satu ini dijamin tidak menimbulkan rasa pahit dan mudah dimakan oleh anak-anak.
Sawi manis bisa dikonsumsi sebagai campuran banyak makanan seperti mi goreng, nasi goreng, atau makanan lain yang akan membangkitkan selera makan anak. Sawi kaya serat, vitamin A, C dan E.
2. Bayam
Bukan hanya Popeye yang perlu kandungan zat besi tinggi dari bayam, tapi juga anak-anak kita. Kandungan penting dari bayam ialah zat folat, vitamin A, dan flavonoid, zat pencegah kanker.
Bayam organik sangat bagus untuk bayi yang baru mengenal makanan semi lunak. Dengan pengolahan yang tepat, bayam organik bisa jadi santapan lezat seluruh anggota keluarga
3. Kangkung
Tersebarnya isu lintah pada kangkung tidak pernah terbukti secara medis. Jika masih khawatir dengan adanya lintah pada kangkung air, kenapa tidak menanam di halaman sendiri?
Sama halnya dengan bayam, tanaman ini sudah dapat dikonsumsi tidak lebih dari 6 minggu setelah ditanam.
Manfaat kangkung organik bermacam – macam di mana sayur ini mengandung vitamin A, C dan B kompleks, sehingga ketiganya berkontribusi menyumbang energi untuk tubuh. Jadi, jangan pernah percaya jika mengkonsumsi kangkung membuat kalian jadi mengantuk.
4. Kailan
Siapapun yang mempunyai sayuran organik yang satu ini, mereka bisa menciptakan menu ala Canton yang sangat lezat. Selain kaya vitamin A, kailan sangat bermanfaat untuk mencegah kanker pasalnya kandungan isotiosianatnya yang tinggi.
Jika ingin anak kita ikut mengonsumsinya, coba tanam baby kailan karena mereka tidak akan menolak. Apalagi kalau disajikan dengan tepat.
5. Cabai
Nah, kalau yang satu ini sebenarnya sudah dimulai dari dulu. Cabai merah atau cabai rawit merupakan komoditas utama yang dikonsumsi mayoritas rumah tangga di Indonesia. Harga cabai selalu mengalami fluktuasi dan tidak bisa diprediksi.
Kenapa tidak kalian tanam di rumah? Selain bebas pestisida, para ibu pun tidak perlu repot saat harga cabai naik.
6. Tomat
Tomat organik sangat baik untuk dikonsumsi karena tomat non organik rawan terkontaminasi pestisida, terutama di musim hujan. Menanam tomat sendiri memang lebih rumit dibandingkan dengan sayuran hijau tersebut di atas.
Namun, para ibu bisa menikmati hasilnya dengan maksimal, karena tomat organik sangat awet dan tidak mudah busuk meski disimpan dalam kurun waktu yang lama.
Yahh, Itulah tadi cara menanam sayuran organik di pekarangan rumah dan semoga bermanfaat untuk anda. Sekian dan selamat mencoba

