Konsep Pengelolaan Lingkungan Hidup Untuk Masa Depan

Selamat Datang di situs ini!!! kali ini saya akan membagikan ulasan tentang pengelolaan lingkungan hidup. baca dan pahami baik-baik ya. Insya Allah, di artikel kali ini kamu akan banyak mendapat inovasi,  kreasi serta motivasi untuk teman-teman tentunya terkait dengan dunia mesin khususnya.

Pengertian pengelolaan lingkungan hidup adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang memengaruhi suatu perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung. Secara lebih efisien dan baik untuk menjaga lingkungan.

Lingkungan bisa dibedakan menjadi beberapa seperti lingkungan biotik (benda yang hidup) misalnya manusia, hewan, dan tumbuhan dan lingkungan  abiotik (benda yang mati). Pengelolaan Lingkungan hidup sangat berpengaruh pada potensi kita.

Seringkali lingkungan yang terdiri dari suatu sesama manusia disebut juga sebagai lingkungan sosial. Lingkungan sosial inilah yang membentuk suatu sistem pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk sebuah kepribadian seseorang.

Pengaruh Lingkungan Makhluk Hidup

pengelolaan Lingkungan hidup

Secara lebih khusus, kita sering menggunakan suatu istilah lingkungan hidup . Untuk menyebutkan segala sesuatu yang akan berpengaruh terhadap kelangsungan hidup segenap makhluk hidup di bumi. Adapun berdasarkan suatu UU No. 23 Tahun 1997.

Lingkungan hidup ini adalah kesatuan ruang dengan semua benda dan kesatuan makhluk hidup termasuk di dalamnya. Manusia dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan seluruh manusia serta makhluk hidup lainnya.

Unsur-unsur dari lingkungan hidup dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:

  1. Unsur Dari hayati (biotik), yaitu suatu unsur lingkungan hidup yang terdiri dari makhluk hidup, seperti sebuah manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, dan jasad renik.
  2. Unsur Sosial Budaya, yaitu sebuah lingkungan sosial dan budaya yang dibuat manusia yang merupakan sistem nilai, gagasan, dan keyakinan dalam perilaku sebagai makhluk sosial. Kehidupan masyarakat dapat mencapai keteraturan berkat adanya suatu nilai dan norma
  3. Unsur Suatu Fisik (Abiotik), yaitu sebuah unsur lingkungan hidup yang terdiri dari benda-benda tidak hidup, seperti tanah, air, udara, iklim, dan lain-lain. Dampak dari hilangnya unsur dari fisik yang baik di muka bumi adalah terjadinya bencana kekeringan.

Terjadinya Kerusakan Lingkungan Hidup Manusia

pengelolaan Lingkungan hidup

Berdasarkan faktor sebuah penyebabnya, bentuk dari kerusakan lingkungan hidup dibedakan menjadi ada 2 jenis, yaitu:

1.Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Faktor Alam

Berbagai bentuk jenis bencana alam yang akhir-akhir ini banyak melanda kawasan Indonesia telah menimbulkan dampak rusaknya suatu lingkungan hidup. Dahsyatnya suatu gelombang tsunami yang telah memporak-porandakan bumi dalam Serambi Mekah dan Nias.

Serta gempa dengan 5 skala Ritcher yang meratakan kawasan kota DIY dan sekitarnya, merupakan contoh suatu fenomena alam yang dalam sekejap mampu merubah sebuah bentuk muka bumi. Itulah dampak dari pengelolaan lingkungan hidup.

2.Kerusakan Lingkungan Hidup Sebab Faktor Manusia.

Manusia sebagai sebuah penguasa lingkungan hidup di bumi berperan besar dalam menentukan kelestarian lingkungan hidup. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang berakal budi mampu mengubah wajah dari pola kehidupan sederhana sampai ke modern.

Namun sayang sekali, seringkali apa yang dilakukan oleh manusia tidak diimbangi dengan pemikiran akan masa depan kehidupan generasi berikutnya. Banyak suatu kemajuan yang diraih oleh manusia membawa dampak buruk terhadap kelangsungan lingkungan hidup.

Contohnya yaitu:

  1. Penebangan hutan dengan liar (penggundulan lingkungan hutan).
  2. Perburuan secara liar.
  3. Merusak suatu hutan bakau.
  4. Penimbunan sebuah rawa-rawa untuk pemukiman.
  5. Pembuangan sampah di yang sembarang tempat.
  6. Bangunan liar di daerah aliran suatu sungai (DAS).
  7. Pemanfaatan sebuah sumber daya alam secara berlebihan di luar batas lingkungan.

Masalah Dampak Dari Manusia

Dampak dari suatu kegiatan manusia terhadap lingkungan hidup telah menimbulkan berbagai masalah sebagai berikut :

1.Mutasi Sebuah Gen

Mutasi adalah sebuah peristiwa perubahan sifat gen (susunan dari kimia gen) atau kromosom sehingga menyebabkan suatu perubahan sifat yang baka (diturunkan) tetapi bukan sebagai akibat dari persilangan atau perkawinan.

Hal ini dapat diakibatkan oleh adanya sebuah sifat yang tidak tetap dan selalu dipengaruhi oleh berbagai macam faktor baik alamiah maupun dari buatan. Agar suatu species tidak mengalami kepunahan diperlukan usaha untuk bisa menyesuaikan diri terhadap suatu perubahan.

2.Dampak Dari Rumah Kaca

Efek suatu rumah kaca dapat digunakan untuk menunjuk dua hal berbeda: efek rumah kaca alami yang terjadi secara alami di bumi, dan dari efek rumah kaca ditingkatkan yang terjadi akibat aktivitas manusia. Maka itu pengelolaan lingkungan hidup.

Akibat yang dialami adalah meningkatnya sebuah suhu permukaan bumi yang akan mengakibatkan adanya suatu perubahan iklim yang sangat ekstrim di bumi. Hal ini dapat mengakibatkan terganggunya sistem hutan dan ekosistem lainnya.

Sehingga mengurangi suatu kemampuannya untuk menyerap suatu karbon dioksida di atmosfer. Pemanasan global mengakibatkan mencairnya sebuah gunung-gunung es di daerah kutub yang dapat menimbulkan naiknya sebuah permukaan air laut.

Efek sebuah rumah kaca juga akan mengakibatkan meningkatnya suhu dari air laut sehingga air laut mengembang dan terjadi kenaikan suatu permukaan laut yang mengakibatkan negara kepulauan akan mendapatkan pengaruh yang cukup sangat besar.

Solusi Dari Suatu Dampak Pembangunan Berkelanjutan

Melestarikan suatu lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi dan bukan hanya menjadi suatu tanggung jawab pemerintah atau pemimpin negara saja. Melainkan tanggung jawab dari setiap insan di bumi, dari balita sampai manula.

Setiap orang harus melakukan sebuah usaha untuk menyelamatkan suatu lingkungan hidup di sekitar kita sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Upaya pemerintah untuk suatu mewujudkan kehidupan adil dan makmur bagi rakyatnya tanpa harus timbul kerusakan.

Ditindaklanjuti dengan suatu menyusun program pembangunan berkelanjutan yang sering disebut sebagai pembangunan berwawasan bagi lingkungan. Pembangunan sebuah berwawasan lingkungan adalah usaha untuk meningkatkan kualitas bagi manusia.

Pembangunan berwawasan suatu lingkungan dikenal dengan nama Pembangunan Berkelanjutan. Maka dari itu kita harus melakukan pengelolaan lingkungan hidup untuk keberlangsungan lingkungan.

Adapun suatu ciri-ciri Pembangunan Berwawasan Lingkungan adalah sebagai berikut:

  1. Menjamin sebuah pemerataan dan keadilan.
  2. Menghargai suatu keanekaragaman hayati.
  3. Menggunakan pendekatan secara integratif.
  4. Menggunakan pandangan dalam jangka panjang.

Solusi Dalam Perbaikan Struktur Tanah

pengelolaan Lingkungan hidup

  1. Menjaga dan memperbaiki sebuah lingkungan agar air baku tetap tersedia adalah jalan keluar yang terbaik, bukan air kemasan.
  2. Membangun sebuah sumur resapan atau bidang resapan
  3. Tidak membuang sampah dan limbah pada di sungai dan kali
  4. Membangun suatu bangunan di sempadan sungai adalah cara yang bisa dilakukan.
  5. Memulihkan kembali sebuah vegetasi yang dapat menyerap air hujan dan menyimpan air tanah
  6. Menggunakan sebuah air secara hemat
  7. Melakukan suatu penanggulangan terhadap komponen bahan pencemaran tanah
  8. Mendaur ulang sebuah sampah-sampah menjadi barang-barang yang mungkin bisa dipakai atau juga bisa dijadikan hiasan dinding
  9. Mengolah suatu limbah-limbah industri sebelum dibuang kesungai atau kelaut
  10. Mengurangi sebuah penggunaan pupuk sintetik dan berbagai bahan kimia untuk pemberantasan hama seperti pestisida diganti dengan penggunaan pupuk kompos.

Itulah ulasan mengenai pengelolaan lingkungan hidup di dalam kelangsungan lingkungan hidup. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan anda semua dalam memanfaatkan sumber daya. Sekian Dan Terima Kasih.

Baca Juga Artikel Terkait Tentang oven gas dan mixer roti