Perbedaan Kepala Desa Dan Lurah Yang Sangat Jelas

Perbedaan Kepala Desa

Perbedaan kepala desa dan lurah Indonesia merupakan suatu negara yang sangat luas sekali dan terdiri dari berbagai pulau-pulau. Ciri-Ciri Desa Swadaya.

Oleh karena itulah, Indonesia terbagi menjadi sangat banyak sekali wilayah untuk mempermudahkan pengaturan dan pengawasannya.

Pemerintah sendiri membagi Indonesia menjadi beberapa pulau dan provinsi yang kemudian terpecah menjadi kabupaten, kota, hingga pedesaan.

Setiap wilayahnya akan dipimpin oleh seorang pemimpinnya masing-masing, diantaranya yaitu oleh seorang kepala desa dan lurah.

Apakah kamu bertanya-tanya apa itu perbedaan dan apa itu seorang kepala desa dan lurah..?

Jika demikian, mari kita bahas bersama tentang apa saja yang membedakan kepala desa dan lurah untuk berikut ini!

Sebelumnya, mungkin kita tidak perlu mengetahui bagaimana Indonesia membagi wilayah dalam suatu administrasinya.

Seperti yang telah diatur dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 amandemen kedua pada Bab VI.

Tentang suatu Pemerintahan Daerah pada Pasal 18 Ayat 1, Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dibagi atas daerah-daerah dan provinsi, dan daerah provinsi itu dibagi lagi atas kabupaten dan kota, yang tiap-tiap dari provinsi.

Kabupaten dan kota itu mempunyai pemerintahan daerahnya yang telah diatur dalam suatu undang-undang.

Dalam pembagian suatu wilayah administrasi Indonesia, lembaga pemerintahan kabupaten, kota dan propinsi memiliki kedudukan atau tingkatannya masing-masing.

Provinsi yaitu adalah tingkat yang pertama dari pembagian suatu wilayah di Indonesia.

Selanjutnya, di bawah provinsi terdapat kabupaten ataupun kota yang memiliki suatu tingkatan setara dan memiliki pemerintahan daerah serta lembaga dari suatu legislatif itu sendiri.

Setiap kabupaten dan kota ini terbagi lagi atas suatu kecamatan atau distrik. Kecamatan atau distrik ini selanjutnya masih terbagi lagi menjadi suatu komponen wilayah yang lebih kecil, yaitu beberapa kelurahan ataupun desa.

Pembagian Suatu Wilayah Administrasi

Di bawah kelurahan dan desa, masih ada lagi suatu pembagian wilayah administrasi yang lainnya yang lebih kecil lagi, seperti dusun, rukun warga, rukun tetangga, pedukuhan, dan lain sebagainya.

Namun, untuk wilayah yang lebih kecil ini, seperti RT dan RW di Indonesia yang selama ini kita kenal.

Tidak diakomodasi oleh suatu perundang-undangan yang ada di Indonesia.

Setiap wilayah administrasi yang ada di Indonesia yang telah disebutkan diatas dipimpin oleh seorang pemimpin daerah itu tersendiri.

Hal ini sangat berguna untuk mempermudah kita dalam suatu pemerintahan pusat dalam mengatur setiap wilayah melalui pemimpin daerahnya masing-masing.

Pemimpin daerah ini pun memiliki sebutan yang tersendiri, yaitu misalnya seorang walikota untuk pemimpin wilayah kota, camat untuk pemimpin kecamatan, dan juga kepala desa serta lurah yang memimpin wilayah desa dan kelurahan.

Jadi, apakah itu seorang kepala desa dan lurah ini memiliki sebuah kedudukan yang sama, yang mengingat tingkatan suatu wilayahnya sama-sama di bawah suatu kecamatan?.

Desa dapat kita definiskan sebagai sebuah wilayah dalam suatu administrasi yang letaknya di bawah kecamatan dan berisi suatu unit perumahan yang kecil yang membentuk suatu kampung ataupun dusun.

Kelurahan bisa kita artikan sebagai suatu wilayah administrasi di bawah kecamatan yang disusun oleh beberapa rukun warga (RW) dan dipimpin oleh seorang lurah.

Oleh karena itu struktur unit di bawah desa dan kelurahan berbeda.

Maka pasti ada perbedaan pula antara kepala desa dengan seorang lurah.

Kepala desa, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 84 Pada Tahun 2015 tentang suatu Struktur Organisasi dan Tata Kerja dari Pemerintah Desa.

Pemerintahan Desa yang mempunyai wewenang sendiri atas suatu, tugas dan kewajiban sendiri untuk menyelenggarakan suatu rumah tangga desanya dan melaksanakan tugas dari suatu pemerintah dan pemerintah daerah.

Tanggung Jawab Seorang Kepala Desa

Kepala desa dapat menjabat selama enam tahun serta bisa diperpanjang masa jabatannya hingga tiga kali masa jabatan hingga berturut-turut.

Kepala desa tidak bertanggung jawab terhadap suatu camat, melainkan kewajiban camat hanya mengkondisikan para kepala desa di bawahnya.

Tanggung jawab dari seorang kepala desa yaitu adalah atas suatu penyelenggaraan dalam suatu pemerintahan desa.

Melaksanakan suatu pembangunan desa, membina masyarakat desa, serta memberdayakan suatu masyarakat desa.

Istilah bahwa seoarng kepala desa ini juga bisa berubah menjadi istilah yang lain, tergantung dimana wilayah dia menjabat.

Contoh seperti pambakal di Kalimantan Selatan, hukum tua di Sulawesi Utara, perbekel di Bali, wali nagari di Sumatera Barat, dan kuwu di Cirebon, Brebes, Tegal, Pemalang dan Indramayu.

Maka, jangan heran lagi jika Anda menemukan istilah yang sangat asing di daerah tertentu untuk menunjuk suatu pemimpin daerahnya.

Sementara itu, istilah lurah yang sering kali rancu dengan suatu masa jabatan dari seorang kepala desa, seorang pemimpin kelurahan.

Perbedaan yang paling sangat jelas antara lurah dan kepala desa.

jika sebelumnya telah disebutkan bahwa seorang kepala desa tidak bertanggung jawab lagi kepada camat.

lurah memiliki tanggung jawab kepada seorang camat.

Lurah juga merupakan seorang pegawai negeri sipil yang merupakan tugas walikota atau bupati.

Sementara seorang kepala desa bisa siapa saja yang memenuhi suatu persyaratan dan terpilih langsung oleh rakyat melalui suatu pemilihan dari seorang kepala desa (Pilkades).

Sehingga cara untuk pemilihannya pun sangat bervariasi tergantung tradisi atau kebiasaan pemilihan dari kepala desa di desa tersebut.

Pilkades ini bisa juga menjadi contoh demokrasi di berbagai lingkungan, salah satunya lingkungan dari pedesaan.

Tidak hanya itu saja, masa jabatan dari seorang lurah pun berbeda dengan seorang kepala desa.

Jika seorang kepala desa menjabat selama enam tahun, maka masa jabatan lurah sebagai aparatur sipil negara tidak memiliki masa jabatan tertentu, tergantung Baperjakat melalui skema mutasi ataupun promosi.

Kewajiban Dan Wewenang Kepala Desa:

  1. Menjadi seorang pemimpin dalam suatu penyelenggaraan pemerintahan desa yang sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
  2. Mengajukan suatu rancangan peraturan pemerintahan untuk desa.
  3. Membuat ketetapan dalam peraturan desa yang telah disetujui bersama BPD.
  4. Menyusun dan mengajukan suatu rancangan peraturan desa tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa) untuk dibahas dan ditetapkan bersama BPD.

Sedangkan lurah yang memimpin suatu penyelenggaraan pemerintahan kelurahan juga memiliki hak dan kewajiban lurah serta wewenang tersendiri.

Secara umum, tugas lurah yaitu adalah untuk menyelenggarakan suatu urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

Nah,mungkin itu saja artikel kali ini tentang perbedaan kepala desa dan lurah yang bisa saya sampaikan.namun kamu juga bisa mengetahui usaha paling laris modal yang kecil untuk menambah wawasan dan pengetahuan kamu.