Karbohidrat yang terdapat pada nasi putih memiliki peranan penting dalam memberikan energi bagi tubuh. Ketika kamu mengonsumsi nasi putih, karbohidrat di dalamnya akan dipecah dan menjadi glukosa, yang kemudian akan diserap dan masuk ke aliran darah. Glukosa ini akan beredar ke seluruh tubuh sebagai bahan bakar, terutama bagi otak.

Selain adapula manfaat sebagai sumber energi, manfaat nasi putih juga bisa didapatkan dari kandungan nutrisinya yang lain, yaitu:

  • Vitamin B1 (tiamin), untuk membantu metabolisme karbohidrat.
  • Magnesium, sebagai komponen penting dalam membentuk struktur tulang dan mengatur kontraksi otot.
  • Mangan, untuk membantu kerja otak, sistem saraf, dan enzim-enzim di dalam tubuh.

Meskipun nasi putih kaya akan nutrisi, mengonsumsi nasi putih secara berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan. Karena sesuatu yang berlebihanpun juga tidak baik. Salah satu risiko mengonsumsi nasi putih terlalu banyak adalah terjadinya sindrom metabolik yang sering dikaitkan dengan penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan stroke.

Beberapa ahli gizi lebih menganjurkan konsumsi nasi merah (beras merah) karena kandungan serat, vitamin, dan mineralnya lebih banyak daripada nasi putih. Namun, karena nasi merah kurang pulen dan rasanya lebih hambar, maka relatif orang tetap memilih untuk mengonsumsi nasi putih.

Mengonsumsi nasi putih sebenarnya masih aman selama tidak berlebihan. Untuk mengetahui porsi nasi putih yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan Anda, berkonsultasilah dengan dokter. Dokter juga bisa memberikan alternatif pengganti nasi putih yang lebih sehat.

Kalori beras putih yang telah dimasak memang tinggi. Selain tinggi karbohidrat, nasi juga mengandung lebih sedikit serat dibanding dengan nasi merah atau nasi cokelat. Tetapi bukan berarti makanan ini sama sekali tidak memiliki kelebihan. Berikut merupakan manfaat beras putih yang juga bisa didapatkan oleh tubuh:

1. Baik Untuk  Penyakit Celiac

Nasi putih merupakan salah satu makanan yang tidak mengandung gluten. Jadi, untuk pengidap penyakit celiac yang tidak bisa mengonsumsi makanan yang mengandung gluten, nasi bisa jadi salah satu pilihan yang tepat.Tidak hanya disantap sebagai nasi, beras putih bisa juga diolah menjadi berbagai macam olahan, seperti mie, bihun, tepung, hingga minuman.Jadi, pengidap penyakit ini tidak akan bosan mengonsumsi beras dalam bentuk nasi saja tetapi bisa dalam bentuk lain.

2. Sumber Energi Yang Baik Untuk Tubuh

Sebagai sumber karbohidrat, nasi putih bisa juga menjadi salah satu sumber energi paling efektif yang bisa kamu konsumsi. Itulah alasannya, para atlet lebih banyak yang memilih nasi putih dibandingkan dengan nasi merah dan nasi coklat, karena makanan ini bisa memberikan energi dalam waktu singkat.

3. Bantu Jaga Kesehatan Tulang, Saraf, dan Otot

Magnesium merupakan mineral yang terdapat pada kandungan nasi yang penting untuk menjaga fungsi tulang.Tidak hanya itu, magnesium dibutuhkan juga oleh tubuh agar fungsi saraf dan otot bisa berjalan dengan baik.

4. Baik Untuk Kesehatan Usus

Nasi mengandung serat khusus yang akan diubah menjadi asam lemak oleh tubuh saat kita konsumsi. Asam lemak tersebut lah yang kemudian bisa menjaga kesehatan usus dan bahkan mengurangi risiko terjadinya kanker kolorektal.

Bahaya Mengkonsumsi Nasi

  • Bikin Cepat Kenyang

        Kalian pernah ngga sih mengonsumsi nasi secara berlebihan? yang pasti efeknya perut menjadi membuat anda          kenyang.Tetapi , tidak selamanya kenyang itu baik untuk tubuh. Karena, tubuh juga membutuhkan nutrisi dan            vitamin yang cukup dan masih membutuhkan kandungan lainnya supaya tetap fit dan sehat.

        Kalau, kamu kebanyakan makan nasi dan cepat kenyang, maka perut kamu akan menjadi penuh dan tidak bisa            menerima makanan lain yang mengandung gizi dan dibutuhkan tubuh seperti protein, vitamin, mineral, dan                zat besi yang diperoleh dari ikan, daging, buah, sayuran, dan susu.

  • Tubuh Menjadi Cepat Lelah

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa nasi itu mengandung karbohidrat untuk menambah energi pada               tubuh, ya guys. Jika terlalu berlebihan mengonsumsi nasi, karbohidrat ini bisa berbahaya karena dapat                         menaikkan kadar gula darah dalam tubuh.

Hal inilah pula yang akan menyebabkan tubuh menjadi mudah kelelahan, merangsang tubuh untuk makan                   lebih banyak, dan berujung pada obesitas.

  • Diabetes

    Banyak mengonsumsi nasi bisa memicu kenaikkan berat badan, lho ya girls , hati hati ya buat yang sedang progam diet.

    Nasi putih sudah kehilangan banyak nutrisi karena melalui berbagai macam proses untuk menjadi berwarna putih. Sehingga yang tersisa hanyalah gula dan ternyata, 100 gram nasi putih sama dengan 86 gram gula, lho girls! Kandungan gula inilah yang bisa membuat kita terkena diabetes.

  • Memicu Masalah Pencernaan

    Terlalu banyak memakan nasi putih tanpa disertai dengan asupan serat yang cukup akan menimbulkan masalah pencernaan. Karbohidrat mengandung amilum yang susah larut dalam air. Inilah yang membuat susah buang air besar sehingga menjadi sembelit.

    Tidak hanya cuma itu saja, nasi putih juga rendah akan seratnya, padahal serat adalah nutrisi penting untuk melancarkan buang air dan mencegah penyakit jantung.

  • Tidak Memiliki Nutrisi Yang Cukup Untuk Tubuh

Dikutip Alodokter, menurut United States Department of Agriculture, satu cangkir beras dapat mengandung              242 kalori, 4,39 gram protein dan 53 gram karbohidrat. Beras juga mengandung sejumlah kecil fosfor, zat besi,            kalium,folat, tiamin,dan beberapa micronutrient lainnya.

Beras memiliki sedikit natrium dan tidak memiliki vitamin C. Jumlah minimum nutrisi ini membuat beras                  tidak  memiliki nutrisi yang berarti bagi tubuh. Meski memiliki beragam kandungan di dalamnya, namun                      jumlah dari tiap kandungan tersebut sangat rendah.

  • Risiko Naiknya Berat Badan

    Bahaya makan nasi putih berlebihan yang pertama yaitu risiko peningkatan berat badan. Karena hal ini tidak lain dipicu oleh adanya konsumsi karbohidrat yang tinggi berasal dari nasi putih. Sebab, nasi putih merupakan jenis karbohidrat dengan indeks glikemik yang dihitung tinggi dan sangat mungkin membuat timbulnya lonjakan pada gula darah dan akhirnya memicu diabetes.

    Terutama jika mengonsumsi nasi putih dalam jumlah banyak tanpa diimbangi dengan aktivitas fisik. Padahal, jumlah karbohidrat yang jumlahnya terlalu berlebih tersebut, bisa disalurkan melalui aktivitas fisik seperti olahraga.

    Akantetapi lebih bijak dan lebih baik bagi kesehatan, jika Anda mulai mengurangi konsumsi nasi putih dan berlahan menggantinya dengan nasi merah atau roti gandum serta beragam jenis karbohidrat kompleks lainnya.

  • Menyebabkan Sembelit

    Bahaya memakan nasi putih berlebihan ternyata juga bisa menyebabkan penyakit sembelit. Timbulnya sembelit tersebut ternyata disebabkan oleh penumpukan karbohidrat di dalam sistem pencernaan yang tidak disertai dengan asupan serat yang cukup.

    Padahal, karbohidrat juga mengandung amilum yang sangat sulit larut di dalam air. Hal inilah yang bisa membuat Anda menjadi susah buang air besar dan akhirnya menjadi sembelit. Apabila sudah terlanjur sembelit, maka salah satu solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan mengonsumsi sayuran atau buah pepaya serta air putih agar pencernaan menjadi lancar.

  • Meningkatkan Kandungan Lemak Tidak Sehat

           Yang menjadi salah satu bahaya makan nasi putih berlebihan yaitu meningkatkan lemak tidak sehat. Hal ini                 tidak lain karena nasi putih mengandung karbohidrat yang cukup tinggi. Apabila konsumsi nasi berlebihan,                 maka jumlah karbohidratpun otomatis juga akan naik.

Kelebihan kabohidrat bisa memberi dampak bagi kesehatan yaitu mengalami peningkatan jumlah lemak yang             tidak sehat. Mengutip dari workingmother.com, diketahui asupan karbohidrat bisa meningkatkan jumlah                     lemak trigliserida dalam darah.

Trigliserida sendiri merupakn sejenis zat yang bisa menyebabkan masalah kesehatan tertentu jika dikonsumsi             secara berlebihan. Salah satu masalah yang bisa timbul adalah sakit jantung akibat kelebihan jumlah                              trigliserida.

 Penyebab Fibroid dan Kanker

Nasi berasal dari beras yang ditanam pada lahan dengan kondisi tanah yang tepat,bisanya pada musim penghujan. Namun, kondisi tanah tersebut  juga bisa saja tercemar dengan aneka limbah dan berbagai zat logam, salah satunya logam arsenik. Padahal ini menjadi masalah tersendiri jika dikonsumsi dalam jangka panjang dan dengan jumlah berlebihan.

Sebab, beras yang akan dimasak jadi nasi jika tidak benar cara mengolahnya masih berisiko mengandung logam arsenik yang mengganggu sistem reproduksi dan berujung pada timbulnya kanker.

Olahan Nasi

Siapa saja yang biasa masak sendiri pasti pernah punya pengalaman dengan kelebihan nasi yang tidak habis dimakan. Jika sudah begini biasanya nasi sisa cuma dimasak ulang menjadi makanan yang praktis, misalnya nasi goreng. Padahal olahan nasi sisa bisa lebih bervariasi dan lebih beragam.

Selain nasi goreng, nasi putih yang tersisa bisa juga di sulap dan bisa diproses kembali menjadi nasi bakar atau bola-bola nasi goreng. Mungkin dua jenis olahan nasi sisa yang baru disebutkan ini sudah pernah Anda buat. Tetapi bagaimana dengan kerupuk, sempol, atau kue lumpur yang diolah dari nasi putih? Bisa jadi Anda belum pernah mencicipi kreasi nasi sisa yang satu ini kan pastinya. Diantarnya nasi bisa diolah kembal seperti berkut ini:

  • Kerupuk bawang
  • Kue lumpur nasi
  • Sempol nasi
  • Omelet nasi
  • Pempek dos
  • Nasi bakar
  • Crispy Rice Ball
  • Cireng nasi

Pada akhirnya nasi merupakan makanan pokok bagi rakyat Indonesia khususnya. Begitu pentingnya nasi untuk makan, ntah dengan metode apapun cara memasaknya tetaplah akhirnya sama sama menjadi nasi yang bisa dikonsumsisehari hari. Tetapi perhatikanlah jiika nasi tersisa tdaklah untuk dibuah melainkan bisa dimanfaatkan kembali menjadi cemilan yang sudah saya bahas diatas. Sekian terimakasih :)))))))