
Benih Jagung Manis – Benih adalah hal terpenting dalam penanaman jagung manis karena jika tidak ada benih maka bagaimana jagung bisa tumbuh.Cara menanam jagung manis yang benar harus memperhatikan benih jagung yang akan ditanam.
Benih jagung harus benar – benar benih unggulan dalam artian bukan jenis jagung yang jelek. Anda bisa mendapatkan benih tersebut dengan membelinya. Untuk lebih jelas tentang penanaman benih, simak artikel dibawah ini.

Para petani terdahulu sering menggunakan benih hasil panen sendiri karena jagung terdahulu berbeda dengan jagung pada sekarang ini.
Jagung sekarang ini sudah mengalami berbagai metode yang berkaitan dengan bahan-bahan kimia sehingga hasil regenarasi benih jagung jika di tanam lagi tidak akan sama atau bisa menghasilkan hasil panen yang berkualitas terkadang tinggi tanaman tidak akan beragan membuat hasil panen tidak busa maksimal.
Sebaiknya bila kita ingin menanam jagung gunakan benih jagung hibrida yang bisa didapatkan di toko pertanian terdekat dengan kemasan yang baik.
Sekarang ini sudah banyak pabrik-pabrik yang membuat benih jagung berkualitas yang bisa kita dapatkan, dengan menggunakan benih tersebut minimal kita sudah meminimalalisir 1 kegagalan dalam penanaman jagung tersebut.
Penanaman jagung tidak perlu penyemaian apabila sudah mendapatkan benih kita bisa menaburkan kelahan saat lahan sudah siap untuk ditanami.
Proses Penanaman Benih jagung Manis

Untuk penaman benih agar jagung bertongkol besar sebaiknya di lakukan pada pagi hari dengan cuaca sedang sedang dan tidak turun hujan dan tidak terlalu panas artinya pada saat itu tanah masih terlihat lembab dan tidak basah ketika hal itu sampai terjadi lakukan proses penanaman secepat mungkin.
Penanaman benih bisa dilakukan dengan cara pembuatan kubang dengan menggunakan kayu dengan diameter 6 cm berbentuk tongkat atau bambu yang di lancipkan pada bagian bawah berfungsi untuk membuat lubang, dalam bahasa jawa sering di sebut dengan menajuk.
Buat lubang dengan kedalaman lebih kurang 7 cm berjarak antara lubang ke lubang yang lain sekitar 30 cm agar saat jagung tumbuh zat hara dalam tanah tidak saling berebut.
Setelah lubang dibuat masukkan benih jagung tersebut ke dalam lubang kemudian tutuplah kembali benih tersebut dengan menggunakan tanah setelah di masukkan ke lubang tersebut.
Setelah proses penanaman benih saya juga ingin memberikan cara pemeliharaan nya agar anda tidak perlu repot – repot mencari di artikel lain.

Dalam proses awal benih jagung sudah dibekali makanan pada kecambah. Setelah tumbuh dan saat tanaman ini menjelang tumbuh dewasa mereka sangat mengandalkan makanan yang tersedia di lahan.
Bukan itu saja tanaman jagung mungkin bisa terserang hama tanaman. Proses pemeliharaan memang tidak semudah yang saya tulis saat ini, namun anda memiliki gambaran untuk pemeliharaannya.
Dalam pemeliharaannya beberpa tahapan lain seperti penyulaman, penjarangan, pembubuan, pengairan dan pemupukan sususlan sangat penting dilakukan untuk perkembangan si jagung
Penyulaman dilakukan Jika bibit jagung tidak dalam kondisi pertumbuhan yang baik maka bisa dilakukan proses penyulam atau pergantian bibit baru.
Namun proses penyulam hanya bisa dilakukan pada tanaman yang berusia muda sehingga dapat tumbuh seragam dengan tanaman jagung manis yang lainnya.
Jika melakukan penyulaman,jangan sampai terlambat anda memiliki waktu 1 minggun dan jangan lebih dari 1 minggu.
Lakukan penjarangan dan kontrol terus pertumbuahan dan perkembangan tanaman jagung anda.
Untuk penjarangan biasanya di lakukan pada jagung yang sudah berumur 1 minggu lebih atau 10 hari.
Pembubunan dilakukan dengan cara menggali parit antar bedengan dan tanah di balik pada bagian perakaran tanaman.
Hal ini di bertujuan agar tanaman jagung tidak mudah rebah dan membuat jagung lebih kokoh untuk menompang batang dan calon buah yang akan tumbuh.
Galian pada parit memungkinkan air untuk masuk dan air itu akan diserap oleh tanaman dengan mudah. Jadi saya rasa ini sangat penting dilakukan untuk perkembangan si jagung.
Taburkan pupuk organik separti pupuk kandang dan berikan nutrisi pada tanaman, saya rasa anda sudah paham dalam hal pemupukan.
Tentu saja air sangat penting untuk tanaman jagung menjelang awal hingga panen tiba.
Pastikan anda memahami hal ini, ada beberapa fase jagung sangat membutuhkan air dan mereka lebih mengutamakan air.
Pada fase bunga akan tumbuh berkisar antara usia tanaman 45 – 55 hari setelah tanam dan anda harus menyediakan banyak air.
Pada tanaman menjelang pengisian biji mereka berusia 50 – 80 hari dihitung setelah tanam juga membutuhkan air. Dan saya rasa jagung lebih membutuhkan air ketika pada fase pertumbuhan bunga.
Syarat tumbuh tanaman jagung bertongkol besar dapat tumbuh di daerah beriklim sedang hingga subtropis/tropis basah dengan batas lintang 50°LU-45°LS.
Untuk dapat tumbuh optimal dan menghasilkan produksi yang baik, penanaman dilakukan pada lokasi dan iklim yang cocok dengan syarat tumbuhnya. Faktor-faktor yang menjadi syarat tumbuh tanaman jagung antara lain;
Ketinggian tempat berpengaruh dalam cara memperbesar tongkol jagung.Dapat dilakukan di dataran rendah atau dataran tinggi, baik di tegalan atau di sawah tadah hujan, maupun sawah irigasi. Tapi untuk dataran tinggi berkisar 1.000-1.800 m dpl.
Dapat hidup hampir disemua jenis tanah, kering berpasir atau tanah liat, dengan beberapa persyaratan.
Dapat tumbuh baik dalam keasaman tanah (pH) berkisar 5.5-7 pH dan yang paling baik adalah 6.8 pH.
Keasaman tanah ada hubungannya dengan ketersediaan unsur hara tanaman, walaupun agak toleran dengan unsur basa.
Penanaman untuk tanah yang memiliki pH kurang dari 5.5 mengakibatkan tanaman tidak optimal karena keracunan alumunium,mempunyai aerasi dan ketersediaan air dalam kondisi baik.
Kemiringan tanah yang seseai adalah 8%, dengan kemungkinan erosi tanah sangat kecil.
Sedangkan kemiringan 5-8%, perlu dilakukan pembuatan teras, sedangkan jika lebih dari 8% kurang sesuai untuk tanaman jagung.
Curah hujan yang diperlukan untuk tanaman jagung mulai 250-10.000mm. Sedangkan tanaman jagung yang tidak beririgasi memerlukan curah hujan ideal sekitar 85-200 mm/bulan selama proses pertumbuhan.
Tanaman jagung membutuhkan cukup banyak air, terutama pada proses pertumbuhan awal, berbunga, dan pengisian biji.
Kekurangan air akan menyebabkan hasil yang kurang baik. Kebutuhan setiap bibit sangat beragam, rata-rata kebutuhan air untuk tiap tanaman berkisar 2 lt saat kondisi panas dan berangin. Kekurangan air mengakibatkan menurunnya produksi sampai 30%.
Cahaya matahari sangat diperlukan untuk pertumbuhan, dengan demikian diusahakan mendapat sinar matahari langsung.
Tanaman yang ternaungi atau terhalang dari sinar matahari mengakibatkan terhambat pertumbuhannya, biji menjadi kurang baik bahkan tidak dapat terbentuk buah.
Suhu yang dibutuhkan untuk pertumbuhan terbaik 27-32° C. Perkecambahan benih optimal terjadi pada suhu 21-27° C. Setelah berkecambah, pertumbuhan bibit dan tanaman bisa berlangsung pada suhu 10-40° C.
Sedangkan saat pemasakan biji dipengaruhi oleh kondisi suhu lingkungan. Pada musim kemarau, waktu pemasakan akan lebih cepat dan hasilnya lebih menguntungkan.
Alangkah baiknya proses panen jagung direncanakan saat musim kemarau, juga karena faktor mempermudah pengeringan.
Itulah artikel tentang benih jagung manis dilengkapi penanaman dan pemeliharaannya. Jadi anda tidak perlu repot – repot mencari cara perawatan dan penanamannya. Semoga bermanfaat untuk anda, sekian dan terima kasih.
Saya adalah seorang penulis di lintasusaha.com yang sangat tertarik pada perkembangan teknologi, khususnya dalam bidang teknologi IT. Saya juga senang belajar berbagai hal dan berbagi informasi seputar dunia bisnis serta tips terbaru dengan pembaca.