Cara Membuat Bandeng Presto yang Gurih dan Lezat

cara membuat bandeng presto

Cara membuat bandeng presto sebenarnya sangat mudah, syaratnya anda harus mempunyai panci prestonya, karena panci presto adalah kunci utama saat membuat bandeng presto agar pembuatannya semakin mudah dan praktis.

Sebenarnya kita bisa saja menggunakan panci biasa, namun prosesnya sangat ribet dan memerlukan waktu yang cukup panjang.

Kita akan menghasilkan ikan bandeng tulang lunak karena cara memasaknya menggunakan temperatur panas yang sangat tinggi yang hanya dapat digunakan di panci presto.

Bandeng presto biasanya digoreng begitu saja, namun terkadang dilapisi telur dan tepung yang dibumbui supaya menghasilkan bandeng presto goreng yang renyah dan crispy.

Paling enak di santap bersama nasi putih hangat atau nasi uduk beserta saus/sambal lengkap dengan lalapannya seperti kol, mentimun, leunca, daun selada dan lain sebagainya.

Cara Membuat Bandeng Presto

1. Resep Cara Membuat Bandeng Presto Gurih dan Lezat

Tips Sukses Membuat Bandeng Presto

Tips Sukses Membuat Bandeng Presto

Tentunya anda sudah tahu jika bandeng presto sudah menjadi salah satu makanan khas kota Semarang.

Makanan olahan ikan bandeng ini memiliki keunikan tekstur dagingnya yang sangat lembut hingga ke tulang atau durinya. Jadi anda tidak perlu  lagi repot-repot memilah duri saat menyantapnya.

Jika anda ingin menikmatinya, tak perlu lagi jauh-jauh ke Semarang. Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Agar bandeng yang dibuat terasa lezat, simak tips membuatnya di bawah ini.

1. Memilih dan Membersihkan Bandeng

Pilihlah bandeng yang masih segar dan berkualitas bagus. Ingat, kualitas bahan makanan yang bagus akan menghasilkan sajian dengan cita rasa yang berkualitas pula.

Sebelum mengolahnya, silahkan buang kotoran pada ikan bandeng dan bersihkan di bawah air mengalir hingga tak ada kotoran yang tersisa. Jika tak ingin repot, anda bisa biarkan sisiknya.

2. Membumbui Ikan

Saat proses pembumbuan, ikan dilumuri dengan bumbu-bumbu seperti garam, bawang putih, ketumbar, dan kunyit. Anda tidak perlu menambahkan air pada bumbu-bumbu tersebut.

Kunyit juga bisa pula secara terpisah dioleskan setelah bandeng dibumbui, untuk memberikan warna kuning pada permukaan ikan bandeng.

Anda juga bisa menambahkan rempah-rempah seperti daun salam, laos, dan serai agar bandeng menjadi semakin lezat.

Jangan lupa, gunakan jumlah garam yang lebih banyak dari jumlah yang biasa kita gunakan dalam membuat ikan goreng. Penambahan garam ini bertujuan supaya rasa gurih ikan tidak hilang setelah dipresto.

Semua bumbu-bumbu yang digunakan tadi bisa juga dihaluskan menjadi satu, baru setelah itu dilumurkan ke seluruh permukaan ikan.

3. Memasak dengan Panci Presto

Setelah dibumbui, saatnya bandeng dimasak. Jangan lupa untuk menakar air dengan ukuran yang pas. Siapkan panci presto dan berikan air sebanyak sampai batas tinggi angsangnya.

Usahakan jangan kurang atau jangan lebih. Berikan air dengan ukuran yang pas. Setelahnya tinggal letakkan bandeng pada angsang dan tutup panci presto.

Masaklah dengan menggunakan api kecil selama 45 menit hingga 2 jam setelah muncul bunyi desisan panci.

Sesekali anda boleh membuka katup uap panci prestonya, supaya tekanan berkurang dan ikan bandeng menjadi tidak mudah hancur.

Jika anda sudah mencium aroma sedap dan harum, itu tandanya bandeng presto sudah matang. Cicipi rasa bandeng yang anda buat.

Apabila masih terasa kurang asin, oleskan garam pada bandeng dan tutup kembali pancinya. Masak lagi bandeng, hingga garamnya meresap. Jangan terlalu lama memasaknya ya, cukup sebentar saja.

4. Penyajian

Setelah bandeng dirasa sudah matang, matikan api. Diamkan panci hingga suhunya menurun, tidak mengeluarkan uap, serta hilang bunyi desisannya. Baru setelah itu buka tutup panci dan  tunggu bandeng sampai dingin.

Jika anda mengangkatnya selagi masih panas, bandeng akan mudah hancur. Bandeng presto bisa juga digoreng begitu saja atau dibuat menu hidangan lain.

Jika anda ingin mengorengnya, bisa dicampurkan dengan kocokan telur atau tepung terlebih dahulu, agar lebih renyah dan krispi. Nikmati bersama sambal dan nasi hangat.

Manfaat Sehat di Balik Bandeng yang Penuh Duri

Manfaat Sehat di Balik Bandeng yang Penuh Duri

Bandeng merupakan salah satu ikan yang banyak ditemukan di kawasan Asia, khususnya Asia Tenggara. Dengan harga yang relatif murah, bandeng dapat ditemukan di berbagai pasar tradisional hingga pusat perbelanjaan ternama.

Meski begitu, banyak pula orang yang malas menyantap ikan bernama latin Chanos chanos ini. Durinya yang banyak dan berukuran sangat kecil serta bau lumpur yang kuat meski dimasak dalam waktu lama menjadi beberapa alasannya.

Padahal, di balik itu semua, bandeng mengandung banyak nutrisi yang sangat baik bagi tubuh. Bila dikonsumsi secara teratur, kandungan penting seperti Omega-3 dan lemak baik di dalamnya sangat bagus untuk meningkatkan kesehatan jantung.

Tak hanya itu saja, berikut kami rangkum lima manfaat yang dapat diperoleh dengan konsumsi bandeng secara teratur. Silahkan lihat ulasannya berikut ini.

1. Menurunkan Kolesterol

Di dalam ikan bandeng, terkandung beberapa jenis asam esensial yang dibutuhkan oleh tubuh seperti Omega-3, DHA, dan EPA. Dalam satu ekor ikan bandeng yang berukuran sedang saja, sedikitnya ada sekitar 20,3 gram asam lemak yang dapat memenuhi asupan lemak harian.

Bila dikonsumsi secara teratur, kandungan lemak esensial ini sangat berguna untuk mengontrol kolesterol di dalam darah serta meningkatkan kesehatan jantung anda.

2. Menyehatkan Ginjal

Kandungan vitamin B12 yang ada di dalam ikan bandeng dapat membantu proses ekskresi atau pembuangan limbah yang tidak diperlukan oleh tubuh.

Dengan mengkonsumsi bandeng secara teratur, vitamin B12 akan meningkatkan kerja ginjal dan mencegah penumpukan limbah yang dapat menyebabkan gangguan nefrolitiasis atau penyakit batu ginjal.

3. Meningkatkan Kesehatan Tulang dan Gigi

Di balik banyaknya duri halus pada ikan bandeng, kandungan kalsium pada ikan ini juga terbilang cukup tinggi. Di dalam satu ekor ikan bandeng, terdapat sekitar 1400 mg kalsium dan fosfor yang bisa menurunkan risiko pengeroposan tulang dan gigi.

Selain itu, kandungan vitamin D di dalam ikan bandeng juga dapat meningkatkan kepadatan tulang serta mencegah penyakit osteoporosis pada orang tua.

4. Mencegah Depresi

Ikan bandeng mengandung potasium yang dapat melancarkan aliran darah serta mengendurkan otot dan saraf yang tegang. Selain itu menurut seorang pakar teknologi pangan IPB (Institut Pertanian Bogor), Prof. Ir. Ahmad Sulaeman, MS, PhD, konsumsi 100 gram ikan bandeng yang kaya EPA dan DHA secara teratur dapat menurunkan risiko terkena depresi dan penyakit saraf lainnya.

5. Membantu Pertumbuhan Janin

Selain Omega-3, bandeng juga mengandung asam oleat akan meningkatkan perkembangan otak dan saraf bayi saat masih di dalam kandungan. Selain itu, kandungan vitamin A, C, dan betakaroten juga dapat membantu meningkatkan kekebalan dan fungsi penglihatan pada bayi.

Sekian artikel tentang cara membuat bandeng presto yang bisa penulis lintas usaha berikan. Jika berkenan, silahkan dicek juga resep bolu pisang kukus lembut yang mudah dan simpel. Semoga Bermanfaat.