Resep Bubur Sumsum Tanpa Santan Namun Tetap Enak

Pada ulasan kali ini, saya akan menjelaskan tentang resep bubur sumsum tanpa santan namun tetap enak. Siapa yang tidak kenal dengan bubur sumsum?

Kuliner yang satu ini sering kita jumpai di pinggir jalan, dipasar tradisional, bahkan kadang-kadang kita melihat makanan ini  di mall dan di toko online.

Kadang-kadang kita makan makanan satu ini di acara-acara syukuran atau tasyakuran, atau di saat peringatan 17 Agustus.

Bubur sumsum merupakan makanan tradisional yang memiliki banyak pengemar baik di dalam masyarakat Indonesia maupun di negara tetangga.

Untuk di negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, bahkan Hongkong hingga Taiwan, biasanya  bubur sumsum diperkenalkan kepada masyarakat di negara tetangga oleh para Tenaga Kerja Wanita Indonesia yang bekerja di negara-negara tetangga.

Bubur sumsum ini berasal dari  adat istiadat masyarakat yang ada di Pulau Jawa Indonesia.

Pada perkembangannya, hidangan tradisional bubur sumsum ini menjadi bagian dari kehidupan, adat istiadat dan budaya di sebagian besar masyarakat Indonesia.

Tidak hanya penduduk yang berada di Pulau Jawa saja yang sering menyajikan dan mengkonsumsi bubur sumsum ini.

Tetapi penduduk di daerah lain yang sudah pernah merasakan nikmatnya bubur sumsum juga ikut menjadikan bubur sumsum ini sebagai hidangan favorit mereka.

Nama bubur sumsum ini sebenarnya diambil dari penampilannya yang seperti sumsum tulang yang berwarna putih bersih.

Karena rasanya yang manis dan lembut, bubur sumsum ini dipercayai mampu mengembalikan stamina dan energi yang hilang dari berbagai  aktivitas sehari-hari.

Bahkan, ada beberapa orang yang menyukai menu bubur sumsum ini sebagai hidangan di saat sarapan.

Bubur sumsum biasanya disajikan untuk perayaan selamatan rumah atau perayaan selamatan lainnya.

Selain itu, bubur sumsum juga sering dihidangkan untuk penutup setelah ada hajatan besar seperti sesudah ada upacara dan perayaan pernikahan, kelahiran atau upacara-upacara besar lainnya.

Bahkan karena rasanya yang manis, banyak orang yang menyajikan bubur sumsum ini sebagai menu untuk berbuka puasa.

Resep Bubur Sumsum Tanpa Santan

Bahan Utama:

  • 100 g tepung beras
  • 50 gr krimer
  • 1 sdt garam
  • 2 lembar daun pandan
  • 400 ml air matang

Pelengkap bubur sumsum :

  • 50 gr gula pasir
  • 200 gr gula jawa merah
  • 250 ml air
  • 1 lembar daun pandan

Langkah-Langkah Resep Bubur Sumsum Tanpa Santan:

  1. Cairkan krimer dengan 400ml air.
  2. Masukkan tepung beras ke dalam panci, tuang krimer cair 200 ml aduk rata.
  3. Rebus sisa krimer cair, daun pandan, dan garam hingga mendidih.
  4. Masukkan tepung beras yang telah diencerkan, aduk sampai mengental kemudian angkat.
  5. Sisir Gula jawa merah
  6. Rebus gula pasir, gula jawa merah, garam, dan pandan sampai mendidih
  7. Sajikan bubur sumsum tanpa santan dengan pelengkapnya. Bubur sumsum tanpa santan lezat siap dinikmati.

Resep Bubur Sumsum Tanpa Santan Untuk Bayi

Ingin menghindari penggunaan santan untuk si Kecil? Tak usah bingung, ini dia resep bubur sumsum tanpa santan untuk si Kecil yang lebih sehat.

Bahan Bubur:

  • 2 gelas belimbing tepung beras
  • 2 gelas belimbing air
  • 250 ml susu cair (pengganti santan)
  • sejumput garam
  • selembar daun pandan
  • Bahan kuah
  • secukupnya gula merah
  • selembar daun pandan
  • secukupnya air.

Langkah-Langkah Resep Bubur Sumsum Tanpa Santan Untuk Bayi:

  1. Masukkan air ke dalam panci tunggu sampai setengah mendidih, matikan api masukkan sejumput garam, susu cair, daun pandan dan tepung beras, aduk sampai tidak bergerindil.
  2. Setelah tepung selesai di aduk dan tidak bergerindil nyalakan api, aduk lagi sampai adonan tidak lengket.
  3. Jika adonan sudah tidak lengket matikan api, bubur pun selesai.
  4. Masukkan gula merah daun pandan dan air, tunggu sampai gula larut dan mendidih, matikan api.

Tips Untuk Anda

  • supaya resep bubur sumsum tanpa santan yang anda buat tidak menggumpal sebaiknya jangan menggunakan tepung beras putih terlalu banyak, aduk tepung secara merata supaya semua bahan tercampur sempurna
  • jika anda ingin membuat bubur sumsum hijau tambahkan 200 ml air daun pandan dan suji untuk pewarna
  • jika ingin bubur sumsum hijau pandan gurih,  gunakan santan kelapa yang lebih kental
  • bubur sumsum hangat nikmat jika di nikmati ketika dingin

Filosofi Bubur Sumsum

Bubur sumsum atau sering juga disebut dengan jenang sumsum memiliki dua elemen berbeda, yaitu warna putih dan rasa manis.

Warna putih dari bubur sumsum mempunyai makna kebersihan hati dan pikiran serta tubuh kembali segar.

Sedangkan rasa manis menunjukkan kesejahterasan dan rasa terima kasih, manisnya hidup serta kebahagiaan.

Biasanya bubur sumsum disajikan untuk orang-orang yang membantu kelancaran berjalannya acara besar, seperti pernikahan, sunatan dan lainnya atau biasa disebut orang-orang yang rewangan.

Sesuai makna simbolisnya, bubur sumsum dibuat dengan tujuan supaya orang-orang yang sudah membantu tersebut dapat melepas rasa lelah karena sudah bekerja keras.

Rasa manis dapat membantu mengembalikan energi, sedangkan bubur tepung beras yang lembut akan memberikan kenikmatan di mulut dan perut serta lebih mudah dicerna.

Bubur sumsum juga bisa diartikan sebagai makanan yang membawa kekuatan dan kedekatan di masyarakat, karena  rasanya yang manis dapat menguatkan tubuh dan menghilangkan lelah.

Biasanya dimakan secara bersama-sama dengan banyak orang sehingga dapat menjalin silaturahmi antar masyarakat.

Bubur sumsum sampai saat ini, masih sering disajikan di dapur untuk orang-orang  “rewang” atau orang-orang yang ikut membantu kelancaran acara besar.

Sikap gotong royong dan saling membantu tersebut dibalas oleh tuan rumah sebagai bentuk rasa terima kasih dengan semangkuk bubur sumsum manis.

Bubur Sumsum

Terakhir yang paling terkenal yaitu bubur sumsum yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Ternyata bubur ini bermanfat mengembalikan stamina setelah lelah menyelenggarakan hajat atau perayaan adat, seperti pernikahan.

Bubur yang mengandung karbohidrat dan cairan kinca atau gula palma cair itu dibagikan kepada semua yang membantu terselenggaranya acara. Sebagai rasa syukur, ucapan terima kasih serta pemulihan tenaga.

Bubur ini juga memiliki sebutan lain bubur lemu di Solo, sementara nama bubur sumsum lebih terkenal di Yogyakarta dan daerah lainnya.

Manfaat Tepung Beras

Banyak jenis makanan yang berbahan dasar tepung beras. Tidak hanya lezat dan mengenyangkan, mengkonsumsi makanan yang berbahan tepung beras mempunyai berbagai manfaat untuk kesehatan.

Tidak hanya dijadikan sebagai makanan olahan, tepung beras juga banyak dimanfaatkan mentah untuk kecantikan. Adapun secara umum, menfaat tepung beras yakni:

Menjaga Kesehatan Tulang

Bukan hanya susu saja yang memiliki kandungan kalsium. Tepung beras juga mengandung kalsium di dalamnya, yang tentu saja kalsium sangat baik dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan tulang.

Mengkonsumsi tepung beras dapat dijadikan salah satu cara untuk melengkapi kebutuhan kalsium harian apabila anda tidak suka atau alergi dengan protein susu.

Dengan terpenuhinya kebutuhan kalsium untuk tulang, tulang bisa terhindar dari penyakit osteoporosis.

Menguatkan Gigi

Tidak hanya tulang dan menjaga tulang supaya tidak terkena osteoporosis, kalsium juga sangat diperlukan oleh gigi.

Mengkonsumsi makanan yang mempunyai kandungan kalsium seperti tepung beras  bisa membantu menguatkan gigi dan menjaga kepadatan gigi supaya gigi tidak mudah berlubang.

Sumber Energi

Kandungan karbohidrat yang ada pada tepung beras bisa menjadi salah satu sumber energi bagi tubuh.

Meningkatkan Metabolisme

Energi tubuh yang tercukupi mampu membantu meningkatkan metabolisme didalam tubuh.

Karbohidrat dalam tepung beras sebagai sumber energi tubuh, dapat membantu membakar kalori pada lemak pada tubuh. Kalori akan terbakar ketika tubuh sedang melakukan berbagai aktivitasnya.

Melancarkan Pencernaan

Tepung beras baik dikonsumsi untuk beberapa orang yang sedang mengalami gangguan pencernaan yang mengharuskan mengkonsumsi makanan yang lembut supaya dapat dengan mudah diserap oleh usus.

Selain itu, kandungan  serat yang terdapat di dalam tepung beras juga bisa mengurangi rasa sakit ketika sedang terjadi gangguan pencernaan.

Mengatasi Diare

Meskipun memiliki tekstur yang lembek, tepung beras sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan. Bahkan tepung beras mempunyai manfaat sebagai solusi penyakit diare.

dari ulasan diatas anda dapat mengtahui tentang filosofi bubur sumsum, jenis-jenis bubur, resep bubur sumsum hijau dan sebagainya. Terima kasih sudah membaca ulasan kali ini, selamat mencoba, dan semoga bermanfaat.