
Pada ulasan kali ini saya akan membahas tentang resep kue basah tradisional nikamat yang melegenda
Kue di Indonesia dapat diartikan dengan segala macam yang dapat disantap dan dimakan di samping makanan utama nasi, lauk-pauk dan buah-buahan.
Disamping itu kue Indonesia juga dapat diartikan sebagai penganan atau makanan kecil yang terdapat di Indonesia.
Makanan kecil ini dapat dikonsumsi sebagai makanan hidangan pesta atau selamatan, dapat pula sebagai sajian kepada tamu
Berikut macam macam resep kue basah tradisonal nikmat dan melegenda

Kue basah umumnya empuk, bertekstur lembut, dan tidak dapat bertahan lama (hanya bertahan beberapa hari atau kurang).
Hal ini karena umumnya kue tradisional terbuat dari tepung beras, gula, dan santan, sehingga lekas basi.
Kue basah biasanya dimasak dengan cara dikukus, direbus, atau digoreng. Kebanyakan kue tradisional Nusantara adalah kue basah, dan umumnya dapat ditemui di pasar tradisional di Indonesia.
Klepon merupakan sejenis makanan tradisional Indonesia yang termasuk ke dalam kelompok jajan pasar. Hampir seluruh daerah di Indonesia memilikinya.
Berbentuk bulat dengan warna hijau dan gula merah ditengahnya. Makanan ini terbuat dari tepung beras ketan yang dibentuk seperti bola-bola kecil dan diisi dengan gula merah lalu direbus dalam air mendidih serta bisa dibuat dari umbi-umbian.
Kipo adalah nama salah satu warisan kuliner terkenal dari daerah Kotagede yang memiliki runtutan cerita sejarah dan etimologi bahwa pada masa lalu orang sering menanyakan mengenai jenis makanan yang langka namun rasanya sangat enak ini.
Kalimat tanya yang terucap dari masyarakat masa lalu itu adalah kalimat berbahasa Jawa; “Iki opo?” yang memiliki arti “Ini apa?
Dari kalimat tanya “iki opo,” tersebut, kemudian berkembang menjadi akronim kipo. Memang pada penulisan seharusnya nama kipo itu dituliskan dengan kata “kipa” bukan kipo.
Sebuah makanan jajanan yang memiliki bentuk agak pipih dan memanjang, dan berwarna hijau, sementara ukurannya sebesar ibu jari.
Kipo ini dulu sempat menjadi panganan langka, namun sejak tahun 1986 kipo dipopulerkan kembali oleh Paijem Djito Suhardjo, yaitu seorang warga Kotagede yang saat itu mengikuti sebuah lomba makanan dengan bahan pokok berupa tepung ketan.
Dan dari masakan yang resepnya diwarisi dari orangtuanya yang bernama Mangun Irono, pada perlombaan memasak itu Bu Djito mendapatkan perhatian dari khalayak ramai.
Bu Djito selanjutnya memberdayakan jenis kuliner kue kipo sampai tahun 1991 yaitu ketika beliau meninggal, kemudian usahanya tetap dilanjutkan oleh anak-anaknya dengan lokasi yang berada di Jalan Mondorakan, Kotagede, Yogyakarta.
Ukuran kipo yang tak terlalu besar ternyata justru mlah membuat banyak orang semakin ketagihan karena memiliki rasa yang lezat. Kelezatan rasa ini tidak bisa lepas dari bahan alami yang digunakan dalam pembuatan kue kipo.
Diantaranya adalah campuran antara kelapa parut dengan gula merah, dan dilapisi oleh kulit yang dibuat dari olahan tepung ketan.
Adonan tepung ketan dibentuk sebagai kulit luarnya, sedangkan di dalam kulit ketan terdapat isi yang disebut dengan enten-enten, enten-enten ini terbuat dari parutan kelapa muda dicampur dengan gula Jawa.
Perpaduan ini diadoni dengan santan dan sedikit garam, kemudian dipanggang hingga menghasilkan rasa yang manis-manis gurih.
Oleh karenanya selain memang dari aroma bahan bakunya, kesedapan rasa kipo ini juga bergantung dari proses pemanggangan yang dilakukan di atas loyang ataupun cobek.
Kipo yang belum dipanggang umumnya diletakkan pada selembar daun pisang, dimana pada setiap satu lembar daun pisang biasanya diisi dengan susunan berjajar memanjang sebanyak 5 sampai 8 butir.
Susunan kipo mentah di atas daun itulah yang selanjutnya dipanggang di atas loyang berdurasi 2 hingga 3 menit.
Aroma kue kipo dari perasan daun suji, kelapa, gula, dan daun pisang benar-benar menjadi aroma khas yang alami. Rasa legit dan gurih yang berasal dari balutan adonan ketika dikunyah terasa kenyal, hal ini tentu saja memberikan efek yang sensasional dari jenis kuliner bernama kipo.
Kipo menjadi makanan unik yang direkomendasikan bagi Anda yang gemar dengan wisata kuliner Nusantara, karena harganya juga sangat terjangkau, yaitu Rp 1.500,- untuk satu kemasan yang berisi 5 kipo.
Hanya saja ada yang butuh diperhatikan, utamanya bagi Anda yang hendak menjadikannya sebagai oleh-oleh, disarankan agar segera dinikmati.
Pasalnya kipo termasuk jenis makanan alami tanpa bahan pengawet, sehingga tidak dapat bertahan lama, paling lama hanya 24 jam saja.
Kue putu ayu terbuat tepung terigu dan kelapa muda setengah tua yang diparut sebagai bahan utamanya, ditambah telur dan santan serta gula pasir.
Ada juga yang menambahkan vanili sebagai penguat aroma, pasta pandan sebagai pewarna dan kadang juga ada yang menggunakan pewarna alami seperti daun suji.
Kue putu ayu dimatangkan dengan cara dikukus, dengan memakai pandan wangi pada air kukusannya.
Bagi kalian yang akan membuat kue basah seperti kue putu ayu ini yang menggunakana parutan kelapa, kalian bisa menggunakan mesin pemarut untuk mempermudah dalam membantu memarut kelapa.
Kue Apem merupakan jajanan tradisional yang terbuat dari tepung beras dan juga santan. Bentuknya mirip seperti mangkok kecil dan tipis.
Selain di Indonesia, rupanya Apem juga populer di wilayah Asia Tenggara lainnya lho.
Perlu kamu ketahui bahwa seriap daerah memiliki ciri khas Apem nya masing-masing. Hal ini menjadi keunikan salah satu kue tradisonal yang ada diIndonesia ini.
Kue lumpur merupakan salah satu jajanan khas pasar berupa kue basah yang banyak digemari karena memiliki rasa yang begitu enak dan juga lezat.
Jajanan kue lumpur ini terbuat dari bahan utama seperti kentang, tepung terigu, telur yang kemudian dikombinasikan dengan bahan bahan yang lainnya untuk menghasilkan kue yang begitu istimewa.
Kue ini memiliki tekstur yang sangat lembut dan juga lumer, sehingga siapa saja yang menyantapnya akan merasa ketagihan. Aromanya yang khas akan membuat setiap orang tergoda.
Dari banyaknya variasi kue lumpur, salah satu kue lumpur yang populer yaitu kue lumpur susu. Kue lumpur yang dikombinasikan dengan susu akan semakin spesial dan istimewa.
Kue lumpur sangat pas dijadikan sebagai cemilan untuk keluarga tercinta di rumah ataupun sebagai bekal buah hati ke sekolah.
Resep kue tradisional kue lumpur susu cukup mudah dan sederhana, bahan bahannya praktis dan terjangkau.
Kue lapis adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang digemari banyak orang karena rasanya yang enak dan rasanya yang khas. Kue lapis ini memiliki tekstur kenyal yang biasanya memiliki warna menarik dan berbeda yang disusun berlapis-lapis.
Makanan ini dibuat dengan campuran bahan, dengan bahan utama adalah tepung beras.
Kue berlapis tepung beras ini cocok untuk dihidangkan di berbagai acara atau untuk camilan di sore hari. Manisnya kue ini akan selalu siap untuk memanjakan lidah keluarga Anda
Kue lapis merupakan makanan khas indonesia yang dibuat dari dua warna yang ditumpuk berlapis-lapis, sehingga sering disebut kue lapis.
Biasanya Kue lapis dibuat dengan tepungberas, tepung terigu,atau tepung kanji. Kue ini mudah ditemukan di hampir setiap daerah di Indonesia.
Rasanya kenyal, legit dan manis membuat kue ini tetap disukai oleh semua kalangan.
Itu tadi ulasan tentang resep kue basah tradisional nikmat dan melegenda semoga bermanfaat dan bagi anda yang ingin mangetahui resep kue lapis lembut, kenyal dan mudah dibuat silahkan di cek..
Sekian terimakasih 🙂
Saya adalah seorang penulis di lintasusaha.com yang sangat tertarik pada perkembangan teknologi, khususnya dalam bidang teknologi IT. Saya juga senang belajar berbagai hal dan berbagi informasi seputar dunia bisnis serta tips terbaru dengan pembaca.