Pada ulasan kali ini, saya akan menjelaskan bagaimana resep kue apem tradisional yang sederhana namun rasanya enak.
Kue apem, jajanan pasar yang murah dan sering dijumpai di pasar-pasar sekitar rumah anda. Walaupun terlihat sederhana, Kue ini ternyata rasanya enak.
Kue ini biasanya dimakan bersama teh hangat atau untuk camilan ketika mengobrol bersama orang-orang terdekat anda.
Apem, atau dikenal juga dengan nama Appam di negeri asalanya India, yaitu makanan tradisional yang terbuat dari tepung beras yang didiamkan semalam dengan mencampurkan telur, santan, gula dan tape serta sedikit garam kemudian dibakar atau dikukus. Bentuknya mirip serabi tetapi lebih tebal.
Resep Kue Apem Tradisional Selong yang Lembut
Bahan Bahan Untuk Resep Kue Apem Tradisional Selong yang Lembut
- 400 ml air kelapa
- 4 butir telur ayam
- 2 sendok makan ragi instan
- 500 gram tepung beras
- 650 gram gula pasir
- 1/2 sendok teh vanilli
- 50 grm tepung tapioka
- 1 sendok teh garam
- 600 ml santan kental
- 1/2 sendok teh pasta pandan atau lainnya sesuai dengan selera
Langkah-langkah Resep Kue Apem Tradisional Selong yang Lembut
Langkah-langkah Cara Membuat Adonan Kue Apem Selong
- Pertama, siapkan wadah dan masukan air kelapa ke dalamnya. Lalu masukan ragi instan. Aduk-aduk kedua bahan tersebut sampai merata. Jika sudah, sisihkan terlebih dahulu.
- Kemudian, ambil kembali wadah dan campurkan bahan-bahan seperti tepung beras, gula pasir, tepung tapioka, vanili, dan garam. Aduk-aduk semua bahan tersebut sampai tercampur rata.
- Setelah itu, masukan campuran air kelapa dan ragi instan tadi ke dalam wadah yang sudah berisi adonan tepung. Tambahkan air ini sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk.
- Kemudian, masukan telur ayam yang sudah anda siapkan. Aduk kembali sampai rata.
- Ambil santan kental yang sudah anda siapkan. Lalu masukan santan kental tersebut ke dalam adonan pasta pandan atau pasta lainnya sesuai dengan selera anda. Lalu aduk kembali sampai merata.
- Karena memanfaatkan ragi instan, maka dari itu tutup adonan dengan menggunakan plastik. Lalu diamkan adonan tersebut salama kurang lebih 4 jam sampai adonan benar-benar mengembang.
Langkah-langkah Cara Membuat Kue Apem Selong
- Jika adonan sudah siap, maka anda bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.
- Siapkan cetakan kue apem dan simpan di atas kompor menyala. Biarkan cetakan tersebut panas.
- Setelah cetakan panas, tuangkan adonan ke dalam cetakan tersebut.
- Tuangkan adonan dengan tinggi sekitar sepertiga dari tinggi cetakan. Agar adonan melebar serta menghasilkan pinggiran yang cantik, anda bisa menekan-nekannya.
- Diamkan adonan mengembang di dalam cetakan. Jika adonan sudah mengembang, anda bisa langsung menutup cetakan dan diamkan sampai kue apem matang.
- Jika kue apem sudah matang, anda bisa langsung mengangkatnya dan menyajikannya.
Resep Kue Apem Tradisional Gula Merah Tepung Beras Kukus Khas Jawa
Bahan Utama Kue Apem Gula Merah Tepung Beras
- 150 gram gula merah
- 175 ml air kelapa
- 150 gram tepung beras
- 1 lembar daun pandan
- 1 sendok teh bumbu spekuk
- 1/2 sendok teh ragi instan
- 100 gram terigu
- 1 sendok teh baking powder
- 180 ml santan yang diambil dari 1/2 butir kelapa
- 1/2 sendok teh garam
Bahan Taburan
- 100 gram kelapa parut kasar
- 1 lembar daun pandan
- 1/4 sendok teh garam
Langkah-langkah Resep Kue Apem Gula Merah Tepung Beras Kukus Khas Jawa
Langkah-langkah Mengolah Bahan Taburan
- Pertama, siapkan alat untuk mengukus.
- Jika alat tersebut sudah siap, kukus semua bahan taburan yang sebelumnya sudah dicampur rata.
- Kukus bahan taburan selama kurang lebih 15 menit atau hingga matang.
langkah-langkah Resep Kue Apem Gula Merah Tepung Beras Kukus
- Jika bahan taburan sudah selesai diolah, anda bisa langsung mengolah adonan untuk kue apem.
- Langkah awal yang harus anda lakukan yaitu, rebus gula merah, daun pandan dan air kelapa sambil diaduk-aduk sampai gula merah larut.
- Jika gula sudah larut, anda bisa langsung mengukur air tersebut sebanyak 225 ml dan tunggu sampai hangat.
- Jika air gula sudah hangat, tuangkan ke dalam wadah yang sudah berisi tepung beras sambil diuleni sampai merata dan lembut.
- Biarkan hinga adonan dingin.
- Jika adonan sudah dingin, masukan bahan-bahan lainnya seperti ragi isntan, tepung terigu, garam, santan dan bumbu spekuk sambil dikocok dengan kecepatan rendah selama kurang lebih 15 menit
- Lalu diamkan adonan selama kurang lebih 30 menit.
- Tambahkan baking powder ke dalam adonan dan aduk sampai merata.
- Tuangkan adonan ke dalam cetakan muffin oval dengan tinggi 3 cm.
- Panaskan cetakan tersebut selama kurang lebih 5 menit.
- Kukus adonan selama kurang lebih 30 menit dengan menggunakan api sedang sampai benar-benar matang.
- Apabila sudah matang, anda bisa langsung mengangkatnya dan menyajikannya dengan taburan kelapa yang sudah diolah tadi.
-
-
-
-
-
-
-
4 gr ragi instant fermipan
- Ambil 1/2 bagian kelapa.. kukus. 1/2 bagian sisa.. di buat 4 gelas santan. Rebus hingga mendidih. Diamkan hingga hangat kuku.
- Campur bahan jadi 1…kecuali kelapa kukus toping dan margarine. tuang santan sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga tercampur rata.diamkan hingva 4 jam.
- Setelah 4 jam.. masukkan kelapa kukus. Dan 100 gr margarine leleh.
- Panggang dengan mengalasi cetakan dgn seng dan pasir… supaya tdk cepat gosong bagian pantat apem.
- Setelah cetakan panas, olesi dgn margarine. Tuang 1 sendok sayur.. tutup rapat… setelah mengembang setengah matang beri toping… tutup sebentar.. kemudian balik… hingga matang sempurna.
Filosofi Kue Apem
Kue apem bukan hanya sekadar kue yang enak dimakan. Melainkan ada makna filosofisnya yang bisa menjadi ilmu pendidikan karakter bagi siswa di sekolah.
Pertama yaitu nilai religius
Dalam masyarakat Jawa terkenal sebagai masyarakat yang religius atau agamis. Religius maksudnya berhubungan dengan praktik Ketuhanan atau keagamaan.
Kue apem ini merupakan simbol permohonan ampun atau pemohonan maaf atas berbagai kesalahan yang telah dilakukan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang sesuai dari pengertian kata apem itu sendiri
Kedua yaitu nilai syukur
Masyarakat Jawa merupakan masyarakat pemeluk agama dan kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa.
Karena itu mempunyai kesadaran akan kewajibannya dalam melakukan pengabdian dan selalu bersyukur kepada-Nya.
Syukur atas segala karunia yang diberikan Tuhan setiap waktu. Dengan kue apem ini dijadikan sebagai sarana untuk mengungkapkan rasa syukur terhadap rezeki yang sudah kita dapatkan.
Karena itu, dalam setiap acara selamatan atau kenduri selalu disertakan apem di dalamnya.
Ketiga yaitu nilai peduli sosial
Dalam masyarakat Jawa memiliki jiwa kepedulian sosial yang sangat tinggi. Sesuai dengan sila ke-2 dari Pancasila, yang berbunyi Kemanusiaan yang adil dan beradab.
Hal ini seperti yang dilakukan Ki Ageng Gribik kepada masyarakat di Jatinom.
Beliau membuat kue apem lalu dibagikan kepada penduduk desa yang kelaparan sambil mengajak mereka mengucapkan lafal dzikir Qowiyyu.
Hal serupa juga dilakukukan di Cirebon, kue apem dimaknai sebagai kue kebersamaan. Sebab, dalam masyarakat Cirebon, kue ini dibuat ketika bulan Safar untuk dibagikan kepada para tetangga secara gratis.
Menunjukkan bahwa sikap masyarakat saling membantu dengan sarana kue apem tersebut. Lambat laun kebiasaan‘membagi-bagikan’ kue apem ini berlanjut pada acara-acara selamatan, terutama menjelang Ramadhan.
Dari ulasan di ata, anda dapat mengetahui tentang asal-usul apem, resep kue apem dan sebagainya. Sekian ulasan kali ini, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
Sebagai penulis di lintasusaha.com, saya sangat tertarik pada perkembangan teknologi, khususnya dalam bidang teknologi IT. Saya juga senang belajar berbagai hal dan berbagi informasi seputar dunia bisnis serta tips terbaru dengan pembaca.