
Usaha makanan ringan adalah usaha berskala rumah tangga yang memiliki peluang sangat bagus untuk saat ini maupun yang akan datang. Permintaan pasar untuk makanan ringan terus mengalir.
Hampir setiap daerah di Indonesia punya banyak ragam kuliner khas masing-masing. Hal ini yang membuat bisnis kuliner tidak akan pernah mati.
Bukan hanya makanan yang mengenyangkan saja seperti rumah makan padang atau warteg. Memilih usaha makanan ringan juga punya peluang tersendiri untuk meraih kesuksesan.
Apalagi salah satu usaha rumahan ini tidak membutuhkan modal yang besar. Tak heran jika anda bisa merintis usaha sendiri hanya dengan modal minimal Rp 100.000 saja.
Disamping itu, Anda juga tidak harus menyewa tempat untuk Anda berjualan. Karena pemasaran untuk makanan sejenis cemilan sangat mudah.
Anda bisa menitipkan ke warung-warung dan minimarket didaerah anda. Sehingga tanpa menyewa kios pun anda bisa tetap meraih banyak keuntungan.
Berikut ini usaha makanan ringan yang layak anda coba.

Bisa dibilang keripik singkong sudah ada sejak lama. Maka tak heran jika menyebutnya sebagai makanan ringan legendaris.
Keripik singkong menjadi salah satu jenis cemilan yang paling dicari oleh masyarakat karena rasanya yang renyah dan enak.
Tak heran jika para pebisnis berlomba-lomba menjadikan keripik singkong sebagai jenis produk yang mereka andalkan.
Katakanlah dari 10 kg singkong per hari bisa menghasilkan 100 bungkus singkong dengan harga jual Rp 2.000.
Usaha makanan ringan kriuk yang kedua ialah keripik tempe. Hampir sama dengan keripik singkong.
Keripik tempe juga memiliki tempat tersendiri bagi para penikmat kuliner tanah air. Rasanya yang enak dan gurih menjadikan makanan ini cukup digemari.
Total biaya sebesar Rp 6.800.000
Asumsikan dalam sehari hari bisa menghasilkan 75 bungkus keripik tempe dengan harga jual Rp 4.000.
Masih berhubungan dengan bahan baku kedelai. Keripik tahu menjadi salah satu jenis bisnis rumahan yang menjanjikan terutama untuk ibu rumah tangga. Biasa jenis tahu yang sering dijadikan keripik adalah tahu pong.
Total biaya operasional sebesar Rp 2.510.000
Asumsikan dalam sehari hari bisa menghasilkan 25 bungkus keripik tahu denganharga jual Rp 5.000.

Keripik pisang mungkin menjadi salah satu makanan ringan tradisional. Namun, bukan berarti akan kalah bersaing dengan jenis makanan ringan jaman sekarang. Buktinya banyak orang yang sukses berbisnis keripik pisang.
Total 400.000
Total biaya operasional sebesar Rp 2.410.000
Asumsikan dalam sehari hari bisa menghasilkan 30 bungkus keripik pisang dengan harga jual Rp 5.000.
Dari jaman dahulu hingga sekarang, keripik kentang selalu menjadi primadona diantara jenis keripik lainnya. Hal ini wajar mengingat keripik kentang memang sangat enak dan renyah.
Sudah begitu, jarang sekali menemukan keripik kentang yang dijual dengan kisaran harga Rp 1000 atau Rp 2000.
Total 400.000
Total biaya operasional sebesar Rp 6.660.000
Asumsikan dalam sehari hari bisa menghasilkan 50 bungkus keripik keripik denganharga jual Rp 6.000.
Satu lagi jenis keripik yang cukup populer dikalangan para penikmat cemilan ialah keripik sukun. Makanan ini sangat enak dan renyah jika bisa membuatnya dengan benar.
Namun, kendala untuk jenis keripik ini ialah bahan baku sukun yang cukup sulit dicari. Apalagi jika tidak pada musimnya.
Total 400.000
Total biaya operasional sebesar Rp 5.300.000
Asumsikan dalam sehari hari bisa menghasilkan 50 bungkus keripik keripik denganharga jual Rp 5.000.
Ini dia jenis keripik yang dibuat dari sayuran atau jenis dedaunan. Orang biasa menyebutnya keripik bayam. Rasanya sangat enak, gurih dan renyah. Hal ini yang membuat keripik bayam sangat diminati oleh para konsumen.
Total biaya operasional sebesar Rp 4.560.000
Asumsikan dalam sehari hari bisa menghasilkan 60 bungkus keripik keripik denganharga jual Rp 4.000.

Apalagi rempeyek kacang merupakan makanan ringan yang juga cocok disajikan pas hari-hari besar seperti hari raya idul fitri.
Sehingga rempeyek sangat cocok dijadikan peluang usaha menjelang lebaran. Anda bisa menjual dengan kemasan kiloan. Karena harga per kilonya bisa mencapai Rp 100.000 di hari raya.
Total biaya operasional sebesar Rp 1.430.000
Asumsikan dalam sehari hari bisa menghasilkan 20 bungkus rempeyek kacang dengan harga jual Rp 5.000.
Jika anda mencari usaha makanan ringan serba 2000, maka anda bisa memilih bisnis kerupuk seblak.
Belakangan ini kerupuk khas Bandung ini cukup digemari oleh para konsumen karena adanya keanekaragaman rasa yang disajikan.
Selain rasa pedas yang terus dipertahankan. Ada variasi rasa lain seperti rasa pedas manis, keju, barbeque dan balado.
Total biaya operasional sebesar Rp 1.170.000
Asumsikan dalam sehari hari bisa menghasilkan 40 bungkus kerupuk seblak dengan harga jual Rp 2.000.
Makanan dengan bahan baku kacang sangat disukai oleh para penikmat cemilan. Mulai dari kacang kulit, kacang atom, kacang polong, kacang koro dan kacang bawang.
Khusus kacang bawang saya masukkan dalam daftar usaha makanan ringan mengingat cara pembuatannya yang mudah namun bisa meraih omset yang besar.
Total biaya operasional sebesar Rp 1.560.000
Asumsikan dalam sehari hari bisa menghasilkan 100 bungkus kacang bawang dengan harga jual Rp 1.000.
Makaroni menjadi salah satu jenis usaha makanan ringan rumahan yang cukup menjanjikan.
Alasannya karena banyaknya permintaan pasar terkait makaroni yang sudah matang baik dari harga kemasan Rp 1.000 hingga kiloan.
Total biaya operasional sebesar Rp 1.050.000
Asumsikan dalam sehari hari bisa menghasilkan 50 bungkus makroni dengan harga jual Rp 1.000.

Basreng adalah singkatan dari bakso goreng. Tidak seperti bakso pada umumnya yang disajikan dengan mie dan kuah. Basreng lebih cocok disebut makanan ringan karena mirip seperti keripik.
Total biaya operasional sebesar Rp 1.710.000
Asumsikan dalam sehari hari bisa menghasilkan 20 bungkus basreng dengan harga jual Rp 5.000.
Dibeberapa daerah, seringkali usus ayam hanya dijadikan sebagai makanan ikan lele. Namun ada juga yang tetap disajikan sebagai lauk tambahan.
Usus ayam ternyata juga bisa dijadikan usaha makanan ringan rumahan yang berharga mahal.
Total biaya operasional sebesar Rp 1.430.000
Asumsikan dalam sehari hari bisa menghasilkan 20 bungkus usus crispy dengan harga jual Rp 5.000.

Bisnis makanan ringan tentu memerlukan ketekunan dan manajemen yang baik. Kebanyakan pengusaha sukses makanan ringan adalah pengusaha yang sudah lama berjualan dan memiliki pelanggan tetap.
Ditambah makanan ringan yang dipasarkan sangat inovatif dan juga rasanya enak karena kunci utama bagi para pemula dalam bisnis makanan ringan adalah kreatif dan inovatif.
Ada banyak hal yang mempengaruhi kesuksesan seorang pemula dalam bisnis makanan ringan seperti yang akan kita bahas berikut ini.
Makanan ringan yang akan dijual harus mempunyai kualitas yang bagus, baik dari segi bahan yang digunakan, segi pengolahan maupun segi pengemasan.
Bahan yang digunakan haruslah bahan yang higienis dan tentunya tidak mengandung zat yang berbahaya.
Cara pengolahannya harus sesuai dengan aturan, misalnya goreng lah camilan dengan minyak yang berkualitas dan diganti secara berkala.
Kemudian kemaslah makanan ringan yang sudah digoreng dengan menggunakan kemasan yang baik serta menarik.
Pemenang bisnis makanan ringan adalah pengusaha yang selalu berinovasi tinggi untuk menciptakan makanan ringan yang berbeda, sehingga produk tersebut lebih mudah dicari dan dibedakan oleh konsumen.
Jadi tidak masalah produk yang dijual sudah ada di pasaran, asalkan produk yang dijual tersebut tentunya berbeda secara inovasi dengan produk yang sudah beredar.
Layani pelanggan dengan sangat baik dan bijaksana, tidak peduli apakah Anda kenal atau tidak dengan pelanggan tersebut.
Ciptakan kesan yang mendalam kepada pelanggan, dengan senyum dan sapa bukan hanya dengan sekedar kata-kata, sehingga pelanggan dengan senang hati akan berkunjung kembali.
Selain itu manfaatkan media sosial untuk mem-branding makanan ringan yang dijual untuk membangun hubungan yang dekat dengan pelanggan.
Sebab hal ini tentu akan memberikan dampak positif, seperti iklan gratis dari mulut ke mulut pelanggan. Iklan dari mulut ke mulut terbukti sangat efektif untuk menjaring pelanggan lain serta meningkatkan penjualan Anda.
Strategi penjualan yang bagus tentu akan mempengaruhi perkembangan usaha kedepannya.
Karena itu sebagai pemula bisnis makanan ringan, Anda harus bisa membangun strategi penjualan yang tepat dan juga mampu membaca pasar untuk meningkatkan penjualan.
Seperti misalnya memberi diskon, menambah bobot makanan, atau dengan membagikan sampel produk secara gratis kepada masyarakat di area yang menjadi pangsa pasar.
Selalu berfikir ke depan dan menyeluruh serta berpikiran positif harus ditanamkan dalam jiwa dan pikiran seorang pebisnis. Dalam menjalankan bisnis tentunya dituntut untuk melayani pelanggan dengan sangat baik.
Sehingga pikiran yang jernih akan sangat membantu berfikir kedepan dengan tenang.
Jauhkan pikiran sempit dan negatif karena apa yang dipikirkan dapat menjadi kenyataan, sehingga tentu sangat penting untuk selalu berpikir secara positif.
Sekian artikel tentang usaha makanan ringan yang bisa penulis lintas usah berikan. Jika berkenan, silahkan dicek juga cara membuat donat empuk dan mengembang yang tentunya enak dan mudah dibuat. Semoga bermanfaat.
Sebagai penulis di lintasusaha.com, saya sangat tertarik pada perkembangan teknologi, khususnya dalam bidang teknologi IT. Saya juga senang belajar berbagai hal dan berbagi informasi seputar dunia bisnis serta tips terbaru dengan pembaca.